
Edo yang sangat mengenal rendy tercengang lantaran ternyata roti yang dia belikan ternyata bukan untuk sepupunya itu melainkan untuk melia.begitu banyak pertanyaan yang kini bernaung di pikiran edo perihal rendy yang bisa datang bareng melia tadi trus rendy yang pamitnya hanya pulang sebentar tapi malah masuk sekolah terlambat dan ini barusan rendy terlihat sangat peduli melia.tentu hal itu menjadi sebuah pertanyaan untuk edo namun edo belum punya waktu pas untuk bertanya karena jam istirahat yang dia pilih adalah waktu yang tepat malah rendy tidak keluar dengan alasan mau ngegame.edo seakan tidak mengenal sepupunya ini lantaran dalam waktu sehari dia bisa berubah menjadi orang lain sekarang.edo menggelengkan kepala tidak habis pikir olehnya ada apa dengan teman sebangkunya ini.rendy yang terkenal cuek dengan semua orang termasuk sama wanita kini begitu peduli dengan seorang murid baru yaitu melia.
"makan dong"ucap rendy kemelia karena melia tidak kunjung memakan roti pemberian rendy itu.melia lalu membuka roti tersebut dan memakannya sampai habis.iya memang melia sangat lapar sekarang.lalu melia mau minum namun dia kesusahan membuka tutup botol minuman itu tapi dia enggan meminta tolong kerendy maupun edo melia masih berusaha membuka namun tetap aja tidak bisa.edo mengulurkan tangan untuk membantu melia namun dengan cepat rendy menepis tangan edo dan langsung mengambil botol minuman itu dan memberikannya kemelia setelah dia membukanya.tentu hal ini membuat edo semakin penasaran dengan temannya ini.
__ADS_1
setelah bel masuk sekolah berbunyi semua murid kembali masuk kekelas.rena duduk di samping melia dan memberikan sebuah roti dan juga minuman yang sengaja dia beli untuk melia di kantin tadi.melia menolak dan mengatakan kalau dia sudah makan roti dan sudah kenyang namun rena masih tetap memberikannya ke melia. karena melihat niat tulus sang teman akhirnya melia menerima roti tersebut dan menyimpannya di dalam tasnya.melia bersyukur banget memiliki teman teman yang perduli padanya.
.
__ADS_1
Arya berkeliling di seputaran kecamatan di kampung ini.ya kampung tempat mereka tinggal sekarang memang lumayan luas dan dekat dengan kecamatannya.tidak jauh beda dengan ibu kota ditempat ini juga ramai dengan yang berjualan di pinggir jalan dan suasananya juga ramai.bedanya disini kalau cari kerja tidak usah bawak lamaran karena tidak ada perusaan besar seperti di ibu kota.disini paling kerja bengkel atau berjualan.jadi arya hanya bermodalkan niat aja nyari kerjanya.
setelah lama berkeliling akhirnya arya tertuju pada sebuah rumah makan di pinggir jalan dan dilihatnya rumah makan itu juga ramai pengunjung.mungkin tenaga arya akan di butuhkan disana.arya menghentikan motornya dan berjalan menuju rumah makan tersebut namun karena pengunjungnya ramai jadi arya menunggu waktu yang tepat untuk berbicara dengan pegawai yang bekerja disana.
__ADS_1
.