Hasrat Cinta Anak SMA

Hasrat Cinta Anak SMA
episode 36


__ADS_3

Melia langsung keluar rumah,setelah sambungan telepon itu terputus.dia segera berangkat ke Klinik,seperti yang dikatakan kakaknya.


Karena terburu buru,Melia juga tidak sempat memberi tahu ibunya.dia langsung melajukan motornya,bahkan Melia pun tidak berganti pakaian.dia hanya memakai celana pendek selutut,dan baju kaos oblong.


Pikirannya kacau,saat sang kakak minta di jemput disebuah klinik,Melia takut kakaknya kenapa napa,sambil mengendarai motornya,pikiran Melia terus melayang.


'ya tuhan,semoga kak arya tidak kenapa napa ?' doa nya dalam hati disepanjang jalannya.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh,Melia memasuki parkiran Klinik.dia memarkir motornya,dan langsung menghubungi nomor ponsel kakaknya.


"kak,aku sudah di parkiran,kakak dimana ?" tanya Melia,saat panggilan telepon sudah terhubung.


"tunggu disana,kakak akan segera keluar ."Melia memasukkan ponselnya ke box motornya,setelah panggilan mereka terputus.dia menunggu kakaknya di parkiran.


"Mel,yuk pulang."ucap sang kakak,yang sudah berada di hadapannya.Melia memperhatikan keadaan sang kakak.dan langsung berdiri dari motornya,dan menghampiri Arya.


"kakak kenapa ? Kok wajah kakak lebam gini ? Kakak berantem ?" tanya Melia sambil memeriksa luka di sudut bibir Arya,dan beberapa lebam di pinggir matanya.Arya meringis saat tangan Melia menyentuh lebam itu.


"kakak ga apa apa,yaudah yuk pulang.tapi kakak gak bisa bawa motor kakak"Arya meremas perutnya,yang mungkin juga sakit karena pukulan preman tadi.dia tadi juga berjalan membungkuk memegangi area perutnya.


"motor kakak gimana ?" tanya Melia,karena Arya akan pulang bersama Melia."biarin disini dulu,besok kita ambil" ucapnya.Melia pun memutar motornya,dan Arya naik di jok belakang.mereka pulang dengan Arya yang di bonceng oleh Melia.


Diperjalanan,Melia kembali menanyakan apa yang sebenarnya terjadi,Arya pun menceritakan semuanya.


......................


Kenzo masih berada di kafe Mirecle,dia masih menunggu kedatangan Melia.sampai jam di layar ponselnya menunjukkan pukul setengah lima sore,akhirnya Kenzo memutuskan untuk pergi dari kafe itu.


Dia melajukan motornya dengan hati penuh rasa kecewa,dua jam dia menunggu,namun Melia tidak menampakkan batang hidungnya.bahkan,di telepon pun Melia tidak mengangkat.


Kekecewaan,yang Kenzo rasakan,mampu mengukir raut wajahnya menjadi pias.tidak ada lagi senyuman yang sedari tadi merekah di bibirnya.gemuruh amarah di dadanya,juga seakan ingin meledak.


'sialll sialll sialll' umpat Kenzo dalam hatinya,dia sekali kali juga memukulkan kepalan tangannya ke setang motornya.

__ADS_1


Kenzo membela jalanan,dengan kecepatan laju motor 170km/jam,dia benar benar tersulut emosi.


Dipertigaan jalan,arah kerumahnya yang seharusnya lurus,Kenzo malah membelokkan motornya,melaju kearah jalanan menuju rumah Melia.entah kenapa,dia ingin sekali langsung datang kerumah Melia,dan minta penjelasan tentang semua ini.


Kenzo menghentikan motornya,dia berhenti di sebuah trotoar di pinggir jalan yang mengarah kerumah Melia.dia baru sadar,kalau dia belum tau alamat rumah Melia,yang dia tahu hanya nama kampungnya.


Dia mengacak rambutnya kesal,sambil duduk menyamping diatas motornya menghadap jalanan.Kenzo meneguk air mineral yang dibelinya tadi diwarung dekat dia berhenti.


'Astaga,itu Melia kan ? siapa laki laki yang diboncengnya ? Sialll.jadi ini alasan kenapa dia gak datang ?" Kenzo yang duduk di trotoar pinggir jalan itu,melihat Melia saat dia melintas di jalan raya saat menjemput kakaknya pulang.


Arya yang duduk di jok belakang,terlihat seperti sedang memeluk Melia.lantaran,badan Arya yang meringkuk dan tangan yang menahan perutnya.tentu,hal itu tidak luput dari pandangan Kenzo.


Kesal hatinya kini bertambah,secara tidak sadar Kenzo meremas botol minuman ditangannya hingga penyok.dibuangnya secara asal botol itu,dan Kenzo memutar motornya kembali kearah pulang.


......................


"Assalamualaikum bu,"ucap Melia sambil memapah tubuh Arya masuk kedalam rumahnya."Waalaikumsalam"Ibu keluar menyambut kedatangan anaknya.


"Ada apa bu ?" tanya Ayah,dia keluar dari kamarnya.keadaan Ayah memang sudah membaik,namun belum diijinkan untuk bekerja dulu sampai benar benar pulih.


Melia menjelaskan semuanya,sesuai cerita yang disampaikan Arya tadi saat di perjalanan pulang.Arya yang menahan sakit diperutnya,akhirnya masuk kekamarnya untuk beristirahat.


Sedangkan Melia dan Ibu,mereka pergi kedapur untuk masak makan malam nanti.


......................


"bu,yah,Melia kekamar dulu ya "Melia pamit masuk kamar setelah selesai makan malam.jam dinding menunjukkan pukul setengah sembilan malam.


Melia meraih ponselnya,yang dia letakkan diatas meja samping ranjang.Melia baru ingat,kalau dia harus menghubungi Kenzo untuk minta maaf soal dia yang tidak datang tadi siang.


Melia mencari nomor kontak Kenzo,dan menempelkan benda pipih itu ketelinga setelah menekan tombol gambar telepon.


Melia mencoba menelpon nomor Kenzo beberapa kali,namun panggilannya tetap tidak tersambung,hanya ada suara tut tut tut lalu mati.mungkin ponsel Kenzo sedang tidak aktiv saat ini.

__ADS_1


Dret dret dret


Baru saja Melia meletakkan kembali ponselnya kemeja,namun ada panggilan masuk dari seseorang.yang diyakini Melia,itu adalah telepon balik dari Kenzo.


"Hallo,Jen "sapa Melia,ternyata yang menelponnya adalah Jeni,bukan Kenzo.


"hallo,Mel.tadi lo jadi ketemu Kenzo ?"Melia yang mendengar pertanyaan dari temannya ini tidak langsung menjawab,lantaran dia heran Jeni tau dari mana soal dia yang akan ketemuan dengan Kenzo.


"Lo tau dari mana,kalau gue janjian dengan Kenzo ?


"dari ayang beb gue lah,Mel.tadi Bagas cerita katanya Kenzo nolak diajak futsal,karena ada janji ketemu sama lo.jadi gimana ? Jadi ketemunya ?" Jeni kembali bertanya,karena Melia belum menjawab pertanyaannya tadi.


"enggak,Jen.soalnya gue ketiduran."ucap Melia memelas.


"Astafirulah,Melia.bisa bisanya lo ketiduran saat janjian sama Kenzo.tau gak lo ?dia rela gak ikut futsal demi elo ! Mala lo ketiduran segala."ucap Jeni yang kecawa dengan temannya itu.


Melia terdiam,dalam relung hatinya,dia merasa bersalah dengan Kenzo.tapi mau gimana lagi,dia tidak sengaja tidur sampai jam setengah lima.


Setelah ngomel panjang lebar,akhirnya Jeni memutuskan panggilan teleponnya.Melia yang mendapat omelan Jeni pun kepikiran dengan Kenzo.Melia mencoba kembali menghubungi Kenzo,namun sama saja,nomornya masih tidak aktiv.


"maafin gue ken .' bisik Melia dalam hati.Melia meletakkan kembali ponselnya,dan menarik selimut untuk tidur.


......................


Pagi hari disekolah,Melia sengaja menunggu kedatangan Kenzo di parkiran.Melia ingin minta maaf,dan juga menjelaskan alasan kenapa dia tidak datang kemaren.


Brem brem


Suara motor Kenzo,memasuki gerbang sekolah.Melia langsung turun dari motornya.dan berdiri disamping motornya,karena biasanya Kenzo akan parkir tepat disamping motornya.


"Makasih yah kak"ucap seorang wanita,yang baru turun dari motor Kenzo.hari ini Kenzo membonceng seorang wanita kesekolah.mungkin wanita ini kelas satu juga,namun beda lokal dengan Melia.


deg.

__ADS_1


__ADS_2