Hasrat Cinta Anak SMA

Hasrat Cinta Anak SMA
episode 39


__ADS_3

Hari ini,Arya tidak masuk kerja.karena kondisinya yang belum memungkinkan untuk bekerja.Arya di beri cuti kerja dua hari oleh bosnya.


"Assalamualaikum,"ucap seorang wanita,yang bertamu kerumahnya Arya.Ibu yang mendengar ada suara dari luar rumahpun keluar.


"Waalaikumsalam,cari siapa yah ?"tanya Ibu yang tidak mengenali siapa tamu yang datang itu.


"Apa betul,ini rumahnya Arya bu ?" tanya wanita itu sopan.wanita itu juga membawa keranjang yang berisi aneka buah ditangannya.mungkin dia teman kerjanya Arya.


"Iya betul,silahkan masuk dek.biar Ibu panggilkan Arya dulu."Ibu bergegas memanggil Arya di kamarnya,Arya yang sedari tadi tiduran dan memainkan ponselnya pun keluar dan meneui wanita itu.


Setelah Arya duduk di sofa bersama wanita itu,Ibupun pamit kebelakang untuk bikin minuman untuk tamunya.


"Maaf,kamu siapa yah ?" tanya Arya memulai percakapan dengan wanita itu.Arya memang tidak mengenalinya,tapi wajahnya sekilas tidak asing bagi Arya.


"Aku,Nisa.orang yang kemaren kamu tolong saat kena jambret di jalan,makasih yah.oyah aku juga minta maaf gara-gara kamu nolong aku,kamu jadi sakit begini."ucap wanita itu panjang lebar.ternyata dia adalah orang yang kemaren sempat ditolong oleh Arya saat dia pulang dari pasar.


"Oh,iya gak apa-apa kok.sudah kewajiban sesama manusia untuk saling menolong."ucap Arya,padahal Arya menolongnya ikhlas,tapi wanita ini malah mengunjunginya dan membawakan buah.


"Tau rumahku dari mana yah ?" tanya Arya penasaran,karena memang saat itu dia sama sekali tidak berkenalan ataupun memberikan alamat rumah.kok bisa ujuk-ujuk wanita ini datang ke rumah Arya?.


Wanita yang bernama Nisa itu menjelaskan,kalau dia sempat memperhatikan pakaian seragam yang dikenakan oleh Arya saat dia menolongnya dari preman.sehingga dia tau kalau Arya adalah karyawan dari sebuah rumah makan.


Nisa mendatangi rumah makan itu dan mencari tahu siapa yang menolongnya tadi.dia juga meminta alamat rumah Arya ke bos rumah makan itu.Nisa merasa harus berterima kasih langsung ke Arya,makanya dia memutuskan untuk mengunjunginya.


"Silahkan dek,diminum dulu."ucap Ibu yang membawakan minuman untuk Nisa dan juga Arya."Makasih bu."ucap Nisa sopan dan tersenyum ke Ibunya Arya.Ibu membalas senyumnya dan pamit kembali kedapur.

__ADS_1


Setalah berbincang lama dengan Arya,Nisa pamit pulang.sebelumnya mereka juga sempat bertukar nomor ponsel,karena Nisa akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada Arya.


Nisa keluar rumah Arya,dia berjalan menuju sebuah mobil mewah berwarna merah yang terparkir di pinggir jalan depan rumah Arya.ternyata Nisa bukan orang sembarangan,dilihat dari penampilannya juga seperti wanita kantoran.


......................


Sedangkan ditempat lain,Melia dan Rendy masih saja betah duduk di bangku taman depan kelasnya.Melia yang tidak dapat mengiyahkan perkataan Rendy kini memilih diam.


"Gue masuk dulu Ren."ucap Melia,dia langsung meninggalkan Rendy yang masuk terduduk di bangku itu.Melia tidak mengerti kenapa Rendy memintanya untuk menjauhi Kenzo.


Melia kembali masuk kekelasnya,dan duduk di bangkunya samping Rena.sedangkan Jeni sudah duduk di bangkunya yang berjarak tiga meja dari Melia.


......................


"Melia,tunggu."saat Melia akan melajukan motornya,Kenzo menahan tangan Melia."Ada apa ?"tanya Melia tanpa mematikan mesin motornya yang sudah menyala.pasalnya Melia bingung,bukannya tadi Kenzo begitu marah padanya ? Tapi kenapa sekarang malah menahannya.


"Ikutin motor gue,kita perlu bicara."Kenzo kemudian lari kearah motornya.dia melaju didepan motor Melia dan Melia mengikutinya dari belakang.


Kenzo melajukan motornya kearah taman yang ada di pertigaan jalan.merekapun turun dan menuju bangku yang ada di bawah pohon ditaman itu.karena ini siang hari,jadi taman itu sepi.


"Ada apa Ken ?" tanya Melia setelah mereka duduk dibangku panjang itu.Kenzo bingung mau memulai perkataannya dari mana.dia tampak menghela nafas panjang dan mengeluarkannya pelan.


"Gue minta maaf,karena tadi gue marah sama lo dan meninggalkan lo gitu aja.tapi jujur gue benar-benar kesal sama lo yang mempermainkan gue."ucap Kenzo,Melia yang mendengar perkataan Kenzo tiba-tiba naik tensi.


"Maksud lo apa,gue mempermainkan apa ?"tanya Melia dengan nada yang terdengar marah.Kenzo yang mendengar pengelakan dari Melia kini juga terbawa emosi,dia tidak menyangka kalau Melia akan bertahan dengan kebohongannya.

__ADS_1


"Menurut lo,apa kelakuan lo kemaren itu tidak termasuk mempermainkan,hah ?"tanya Kenzo dengan penuh penekanan.


"Kemaren apa ? Gue udah jelasin ke lo kan,gue ketiduran.kalau lo gak percaya si yaudah,terserah lo aja."ucap Melia mempertahankan kebenarannya.karena memang benar apa yang dikatakan oleh Melia,dia memang ketiduran.


Kenzo mengacak kasar rambutnya,dia benar-benar kesal saat ini.jika saja lawan bicaranya adalah laki-laki mungkin Kenzo sudah melayangkan tinjunya.


"Oke,lo ketiduran.tapi setidaknya,lo bisa kasih kabar gue setelah lo bangun kan ? Gak mungkin kan lo gk pegang ponsel lo seharian.asal lo tau Melia,gue nungguin lo di kafe itu sampai jam setengah lima.lo bayangin aja,gue dua jam nunggu lo disana kayak orang bego tau gak ?" Kenzo mengutarakan semua kekesalannya pada Melia.


Melia menunduk mendengarkan perkataan Kenzo.dia merasa bersalah.kenapa juga dirinya harus ketiduran kemarin.dia tidak menyanka kalau Kenzo akan menunggunya selama itu,apalagi kata Jeni,Kenzo menolak ajakan futsal demi pertemuan itu.


"Gue minta maaf,"hanya itu yang mampu Melia katakan.Kenzo hanya terdiam,sebenarnya masih banyak yang ingin dia tanyakan.apalagi tentang laki-laki yang dia lihat bersama Melia kemarin itu.


Kenzo yang tadinya,berniat untuk ngomong serius tentang perasaannya.kini mengurungkan niatnya,karena menurutnya ini bukan waktu yang pas untuk itu.apalagi masih ada masalah yang belum selesai antara dia dan Melia.


Untuk perihal siapa laki-laki yang bersama Melia kemaren itu,Kenzo akan menanyakannya nanti.karena tidak mungkin dia mendesak Melia untuk menceritakan semuanya.karena Kenzo sadar posisinya sekarang yang bukan apa-apa bagi Melia.


Tapi untuk masalah Rendy,Kenzo bisa atasi itu dengan mudah.asal nanti yang menjadi pilihan Melia itu adalah dirinya.sekarang yang harus Kenzo lakukan adalah mendekati Melia dan menumbuhkan rasa dihatinya.


"Yaudah kita pulang yuk,gue antar."ucap Kenzo,dia berdiri lebih dulu dari Melia.


"Gue kan bawa motor."ucap Melia seadanya.


"Gak apa-apa,sekalian gue mau tau alamat rumah lo dimana."ucap Kenzo dengan menarik sudut bibirnya.


Deg.

__ADS_1


__ADS_2