Hasrat Cinta Anak SMA

Hasrat Cinta Anak SMA
episode 21


__ADS_3

Melia yang merasa kesal langsung menarik tangannya paksa .


ctak


"aaahhh"tngan melia terkena besi jok motor.melia kesakitan dan mengkibas kibaskan tangannya.rasa kesalnya kini bertambah karena gara gara kenzo kini dia harus merasakan sakit di bagian tangannya tepat di ujung jari jari kirinya.kenzo yang melihat kejadian itu merasa bersalah dan ingin melihat keadaan melia namun melia enggan disentuh lagi oleh kenzo.


melia melangkah pergi dengan langkah yang cepat meninggalkan kenzo yang kini kesal dengan sikapnya sendiri.dia mengacak rambutnya kasar dan terlihat mengepalkan tangan sesekali kenzo terlihat meninju udara.dia berjalan meninggalkan parkiran dan bergabung dengan temannya di depan kelasnya.


sedangkan melia kini menggigit bibir bawahnya menahan sakit di jari tangannya.dia melangkah dengan tangan yang di kibaskan terkadang juga di tiupnya agar rasa sakit itu agak reda.


"mel"panggil rena setelah melia sampai dikelas dan duduk disamping rena.padahal bel belum berbunyi namun melia memilih untuk langsung masuk kelas.


"ta ta tangan lo ke ke kanapa mel?"tanya rena yang melihat melia mengkibaskan tangannya dan terkadang terdengar ringisan dari mulut melia.


"oh ini tadi kepentok motor ren"jawab melia sambil meniup ujung jarinya.jari melia terlihat merah tentu itu sangat sakit buat melia.rena membantu melia kipasin tangannya pakai buku .ya lumayan untuk meredakan rasa sakitnya.


.

__ADS_1


kenzo yang masih teringat dengan kejadian tadi dengan melia.merogoh ponsel yang ada di saku celananya.dia mengetik pesan dan mengirimkannya.kenzo bangkit dari duduknya dan berjalan menuju UKS disana dia berbincang dengan pengjaga UKS setelah menerima sebuah benda dia pun meninggalkan tempat itu agak terburu buru.


kini di belakang kelas Xb kenzo ketemuan dengan teman sekelasnya melia yaitu jeni.ternyata yang dia kirimi pesan ada jeni meminta jeni untuk bertemu dengannya karena kenzo ingin memberika salep obat memar untuk melia.


jeni masuk kekelas dan menemui melia dan rena yang lagi sibuk dengan jari melia.jeni memberikan salep yang tadi dia terima dari kenzo dan meminta melia memakainya.


"kok lo tau kalau jari gue memar?"tanya melia heran karena saat kejadian tadi dia tidak melihat adanya jeni disitu


"oh itu .gue tadi lihat lo jalan sambil kibasin tangan gitu"ucap jeni berbohong karena permintaan kenzo yang melarangnya untuk jangan beritahu melia kalau obat itu darinya.


melia hanya membentuk mulutnya dengan huruf O .melia yang sama sekali tidak percaya dengan jawaban jeni memilih untuk diam dan langsung mengoleskan salap itu kejarinya.


ponsel kenzo berbunyi.ada pesan masuk di ponselnya .langsung diraihnya benda pipih itu dan membuka pesan yang ternyata dari jeni.bukan tulisan yang dia kirim tapi photo melia yang sedang mengoleskan salap kejarinya.seketika sudut bibir kenzo ditariknya kenzo tersenyum memandang photo yang barusan di kirim jeni.


bel masuk kelas berbunyi dan murid masuk kelas dan belajar seperti biasa.


.

__ADS_1


Arya kini berkutat dengan tugasnya.karena hari masih terlalu pagi dan pembeli belum ada yang datang arya memilih membersihkan kaca depan tempat penataan segala macam lauk dan sayuran itu.RUMAH MAKAN PADANG ya ini lah nama tempat arya bekerja sekarang.tempat ini lumayan luas dengan etalase yang super besar tempat dimana semua menu di perlihatkan disini.arya mengelap kacanya yang memang tampak berdebu.


"permisi"tiba tiba ada suara dari belakang arya .sontak arya kaget dan menoleh kearah suara tersebut.dilihatnya seorang ibu ibu tua dengan karung yang ada di bahunya.sepertinya ibu ini adalah seorang pemulung yang akan mengambil bekas bekas minuman yang ada di tong sampah depan rumah makan ini.


arya menganggukkan kepala dan menebar senyumnya ke ibu tua itu .dilihatnya dari kejauhan ibu ibu itu mengais tong sampah hanya untuk mencari nafkah.tersirat rasa kasian di benaknya ,dielusnya dada seraya bersyukur akan kehidupan keluarganya karena masih banyak yang berada di bawah mereka.bahkan untuk makanpun susah seperti yang terlihat didepan matanya sekarang.


arya menghentikan kegiatannya dan masuk ke dalam rumah makan itu.di bungkuskannya satu makanan dengan lauk rendang dan diambilnya satu minuman lalu keluar dan menghampiri ibu ibu pemulung itu.


"ini buat ibu.silahkan ambil"ucap arya lembut dan tersenyum manis ke ibu itu.ibu itu menggosokkan tangannya ke baju yang dia pakai dengan tujuan membersihkan tangannya yang kotor karena mengais sampah dan meraih kantong kresek yang arya ulurkan kearahnya.ibu itu menatap arya dengan penuh rasa bahagia dan pergi setelah mengucapkan terima kasih ke arya.


arya kembali mengelap kaca dan menyelesaikan tugasnya sedangkan karyawan yang lain sibuk di dapur memasak lauk dan juga ada yang mengelap meja serta menata kursi.


"ar.tolong kamu kepasar yah beli ayam karena stok tinggal sedikit"ucap salah satu karyawan yang baru saja keluar dari dapur rumah makan itu dan memberikan 2 lembar uang berwarna merah.arya pun meraih uang itu dan pergi kearah pasar.ya memang arya perna kepasar sekali saat dulu dia mengantar ibunya belanja untuk acara di rumahnya beberapa hari lalu sehingga arya tahu di mana letak pasarnya.


arya melajukan motornya dengan cepat karena takut karyawan yang tadi menunggunya kelamaan.setelah apa yang ingin dibelinya dapat aryapun kembali ke rumah makan tersebut.dilihatnya pembeli sudah berdatangan karena memang hari sudah siang dan sudah waktunya makan siang.arya membantu karyawan lain terkadang dia bantu bungkus nasi terkadang juga berada di dapur untuk cuci piring bekas pembeli yang makan disana.arya termasuk karyawan yang gesit dan bertanggung jawab dalam bekerja tidak heran kalau pathner kerja arya kagum padanya.


.

__ADS_1


bel pulang akhinya berbunyi.melia keluar kelas dengan wajah lesunya karena otaknya puyeng belajar kimia yang dianggapnya pelajaran yang sulit itu.melia berjalan menuju parkiran bersama dengan jeni dan rena yang mengekor dibelakang.


__ADS_2