Hasrat Cinta Anak SMA

Hasrat Cinta Anak SMA
episode 27


__ADS_3

Melia merogoh ponsel di sakunya dan berkirim pesan kejeni.padahal jeni ada di sampingnya.jeni yang menerima pesan tersebut akhirnya langsung berdiri dan berpura pura mengajak melia untuk menemaninya ke toilet.sedangkan rendy tiba tiba menempelkan ponselnya ke telingah dan langsung berdiri menjauh berpura pura menerima telpon dari seseorang.padahal semua ini mereka lakukan untuk memberi kesempatan edo ngomong berdua dengan rena.


"mel.emang ada apa sih"jeni yang hanya mengikuti perintah tanpa tau alasannya apa meninggal rena dan edo berduaan disana bertanya penasaran setelah mereka berjalan menjauh dari sana.


"masa lu gak ngerti"tanya melia ke jeni yang ternyata gak ngerti maksud melia dan rendy.jeni menggeleng cepat sambil meneruskan jalannya menuju toilet.


"edo kayaknya suka sama rena"


"whatt ?? pekik jeni membuat langkah kaki mereka berhenti dan melia mengelus dada kaget dengan suara jeni yang lumayan kencang.jeni langsung menutup mulutnya.dia benar benar kaget dengan berita yang baru dia dengar dari temannya ini.


melia hanya mengangguk dan meneruskan jalannya diikuti jeni di belakang yang masih tidak percaya dengan berita itu.jeni mensejajarkan langkahnya dan bertanya lagi dengan melia soal kebenarannya.melia menjelaskan ke jeni kalau ini masih praduga antara melia dan rendy karena mereka melihat tingkah edo yang seperti mencari perhatian rena.


jeni mengangguk setelah mendengar cerita melia panjang lebar.mereka kini berada di pintu masuk toilet.namun langkah kaki jeni terhenti kala melihat sosok kenzo yang berdiri di depan ruangan lab dengan kaki diangkat.


"hahahahahaha"tawa jeni meledak melihat pemandangan yang dilihatnya di depan matanya itu.melia yang hendak melangkahkan kaki ke toilet akhirnya menoleh kearah jeni yang tertawa sambil memegang perutnya itu.ternyata disana kenzo masih berdiri didepan ruang lab dan kini kakinya di angkat trus dikepalanya juga ada tumpukan buku tebal.


Melia tersenyum puas melihat kenzo yang mendapat hukuman.mungkin gurunya menyadari kalau kenzo tadi sempat menghilang di depan ruangan karena kenzo tadi bersama melia di belakang lab.makanya hukumannya di tambah dengan tumpukan buku yang tidak boleh jatuh dari atas kepala.


Melia menggelengkan kepala pelan namun dibibirnya terlihat senyum tipis.ada rasa kasihan yang menyelimuti hatinya melihat kenzo yang dihukum seperti itu.padahal kenzo selalu berulah kemelia tapi melia masih saja mempunyai rasa iba.


"jen .ayo"ucap melia menghentikan gelak tawa jeni.mereka berdua akhirnya masuk ke toilet.

__ADS_1


Kenzo menyadari kedatangan melia dan jeni namun apalah daya dia tidak bisa menoleh kearah mereka berdua.dia hanya bisa menarik bola matanya untuk melihat kesamping tanpa bisa memutar kepalanya juga.'sialllll' umpat kenzo dalam hati.ingin sekali rasanya kenzo menghampiri melia dan jeni tapi dia ingat perkataan gurunya kalau buku itu jatuh maka hukumannya ditambah.kenzo melenguh kesal


klik


jeni yang keluar toilet lebih dulu mengambil kesempatan untuk memphoto kenzo yang sedang di hukum itu.dengan sedikit tersenyum dia langsung mengirim poto itu ke nomor melia.padahal melia sudah melihatnya secara langsung namun bagi jeni adalah momen yang harus di simpan untuk dilihat lagi suatu saat.


Melia keluar dan langsung mengajak jeni untuk pergi.tapi mereka tidak menghampiri rena dan edo melainkan mereka pergi ke belakang kelas mereka.karena melia ingin bicara penting ke temannya ini.


"jen.lo harus lihat ini"melia merogoh ponselnya dan memperlihatkan sebuah photo kejeni.melia yakin yang mengambil photo ini adalah jeni atau pacarnya si bagas itu.karena yang tahu kejadian ini hanya mereka berdua.


"waw.so sweet"ucap jeni sambil tersenyum lebar didepan melia.melia menggeleng.bukan pendapat jeni yang dia harapkan namun penjelasan jeni kenapa photo ini bisa ada.


"bukan.bukan gue.tapi bagas"ucapnya lengkap dengan sengiran kudanya.melia menghela nafas dalam dan membentuk mulutnya dengan huruf O.melia memasukkan kembali ponsel itu ke sakunya.


"gue minta ke lo.jangan ada yang tau soal ini.ini rahasia.oke"ucap melia sambil menatap jeni serius.jeni hanya mengangguk dan membentuk jarinya huruf V .


.


"ekhemm"edo berdehem memecah keheningan ketika mereka tinggal berdua disana.rena melihat sekilas kearah edo dan kembali melempar pandangannya kedepan.melihat anak anak yang masih asik bermain.rena memang terbilang cantik dengan rambut bob,kulit putih dihiasi lesung pipi yang menambah daya tariknya.namun sedikit gagap kalau bicara.


"ren"panggil edo.namun rena tetap dengan pandangan kedepannya.'cuek banget ya dia' gumam edo dalam hati.namun edo harus tetap berusaha untuk mendekatinya.bukan edo namanya kalau gampang menyerah.ga apa apa gagap yang penting penampilannya oke.

__ADS_1


Edo sedari SMP memang sudah mengenal cinta bahkan mantan kekasihnya sudah lebih dari 5.edo lumayan tanpan dengan tinggi badan kisaran 175 kulit coklat dan lesung pipi yang juga menjadi harta karunnya.


"ren.gue boleh minta nomor ponsel lo gak"karena tidak tahu harus memulainya dengan kata kata apa akhirnya edo mala meminta nomor ponsel yang jelas jelas ada di grub kelasnya jadi edo tinggal chat pribadi aja dari sana.edo dibuat kaku dengan sikap cuek rena.padahal selama pengalaman dia mendekati wanita selalu lancar dan sukses tapi kali ini dia merasa gugup dan grogi.apa karena rena gagap makananya edo gugup.


"kan kan kan ada ada di digrub do"ucap rena gagap namun masih terdengar cuek.edo yang mendengar ucapan rena langsung terdiam mati kutu.edo bingung mau ngomong apalagi.dia hanya menggarus kepalanya yang tidak gatal.


"oke.nanti gue ambil di grub ya"ucap edo seraya minta izin untuk bisa chat pribadi ke rena ini.rena hanya mengangguk tanpa menoleh kearah edo lagi.


'sabarrr' ucap edo dalam hati.edo bertekad dia pasti bisa menaklukan bidadari gagap berhati dingin ini.


.


Bel istirahat berbunyi.jeni dan melia pergi menghampiri rena yang baru saja berdiri dari duduknya sedangkan edo masih duduk dengan tangan yang ******* ***** tengkuk lehernya.wajahnya kelihatan frustasi.dia tidak menatap kedatangan melia dan jeni


"do"panggil melia.edopun menoleh dan berdiri.terlihat senyum terpaksanya.'apa mungkin edo ditolak rena.tapi masa iya dia langsung nembak"ucap melia dalam hati.


"are you okey"kini jeni yang bertanya pada edo yang memang tampak jelas rasa galau di wajahnya.edo mengangguk tanpa berkata apapun.akhirnya mereka melangkah pergi untuk kekantin


ting


.ponsel melia berdering ada pesan masuk untuknya.melia meraih ponselnya dan raut wajahnya berubah sedih ketika membuka isi pesan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2