
Rey yang sudah sampai didepan pintu kamar dirinya dan marissa langsung membuka knock pintu itu tanpa melepas pelukannya tangannya dari Marissa dan ciumannya
Rey masuk dan mendorong pintu nya dengan sebelah kakinya
Rey berjalan menuju rajang besar miliknya yg kini juga sudah menjadi milik Marissa istri nya.
dengan perlahan namun pasti Rey meletakkan tubuh Marissa diatas ranjang dan Rey berada tepat di atas Marissa dengan posisi merangkak dan mengapit tubuh marissa
ya ciuman keduanya memang sengaja dilepas.
Rey memandang Marissa dengan dalam
Rey mengelus lembut rambut Marissa , Marissa masih diam saja mematung dengan sikap yg ditunjukkan Rey baginya sikap Rey beberapa menit yg lalu sangat lah romantis.
elusan tangan Rey beralih ke arah pipi Marissa yg sudah merah merona oleh ulahnya sendiri.
"sayang" panggil Rey yg masih mengelus turun naik pipi Marissa.
"emm"Marissa menjawab dengan nada yg sangat lembut tapi menggoda iman Rey.
"apakah aku boleh mencintaimu" pertanyaan Rey yg sontak membuat Marissa mendelik matanya.
ya Rey sudah jatuh hati pada Marissa sejak kejadian dia bertengkar dengan Marissa dia berfikir Marissa adalah gadis yg berbeda yg pernah ditemuinya gadis yg berani melawan dirinya padahal dia tau yg dilawannya tidak lah gampang ditambah lagi ciuman nya dengan Marissa yg tiba tiba tapi berhasil memporak porandakan hati Rey yg dingin terhadap seorang perempuan.
__ADS_1
Rey tersadar dari lamunannya saat ada yg menyentuh pucuk kepala nya.
Rey memandang Marissa yg mengelus pucuk kepalanya. Rey tersenyum melihat Marissa
Marissa pun sama tanpa sadar air mata Marissa jatuh begitu mudahnya
Rey melihat pun dengan cepat menghapus air mata Marissa yg jatuh
"apakah kamu begitu membenciku saat aku bertanya apakah aku boleh mencintaimu sampai kamu harus meneteskan air matamu" tanya Rey dengan wajah sangat lesu.
Rey hendak bangkit dari posisinya dengan cepat Marissa memeluk tubuh Rey dan tubuh Rey menimpa tubuh Marissa dengan cepat Rey menopang tubuhnya agar tidak menimpa tubuh kecil Marissa.
Rey yg merasa bingung kenapa Marissa tiba tiba menarik nya kembali,Rey menatap dalam Marissa..
seakan tau apa yg ada didalam pikiran Rey, Marissa menghembuskan nafasnya berat
Rey yg mendengar pertanyaan ini langsung dari mulut Marissa membuatnya tanpa sadar menggoreskan garis tipis yg membentuk lengkungan yg membuat Marissa membalas senyuman Rey yg teramat manis menurut nya.
"sejak kapan" tanya Marissa lagi hendak memastikan dirinya.
"sejak pertengkaran kita dan ciuman pertama kita" jawab Rey yg terdengar sangat seksi menurut Marissa dengan suara seraknya Rey.
marissa kembali menorehkan senyum manisnya.
__ADS_1
marissa juga sudah jatuh hati kepada Rey ya walaupun bukan di hari pertama mereka bertemu tapi dihari kedua mereka saat mereka dijodohkan satu sama lain dan harus mengenal satu sama lain dalam satu hari.
dimana Rey tengah bercerita tentang dirinya disaat itulah Marissa merasakan perasaan yg tak pernah dirasakan kepada pria mana pun jika dia memandang nya dengan sangat intens.
degdegdeg bunyi jantung Marissa ketika memandang Rey pada saat itu. marissa sangat sensitif dengan perasaan nya dia tau bahwa dia telah jatuh hati pada bapak polisi ini belum lagi saat mengingat ciuman yg disebabkan karena sebuah kecelakaan kecil itu membuat jantung Marissa serasa mau lompat keluar dan mengatakan bahwa dia mencintai Rey.
"hey melamun?" tanya Rey dengan lembut membuat Marissa tersadar dari lamunannya mengingat bagaimana dia sudah jatuh hati pada pria yg sudah sah menjadi suaminya ini.
Rey mengelus pipi marissa naik turun dan Marissa kembali menorehkan senyum termanisnya.
Rey mencium kilas bibir Marissa.
"marissa sayang apakah kau tau aku sudah banyak menyentuh wanita entah berapa wanita yg sudah kutiduri kau tau itu saat pertemuan kedua kita dan kau tau alasan aku melakukan itu, dan kau tau apa yg aku rasakan saat aku menyentuh tubuh mereka ? (marissa menggelengkan kepalanya)
hampa,kosong dan tak bergairah aku selalu merasa tak puas dengan bermain dengan mereka. tapi saat bibir ku menempel tanpa sengaja ada perasaan bahagia,nyaman dan tentram dan jantung ini (menyentuh dadanya sendiri) berdetak begitu kencang nya. aku sadar aku sudah jatuh hati padamu di hari pertama kita bertemu Marissa. Marissa aku mencintaimu" ungkapan hati Rey yg paling dalam di ucapkan Rey di depan kekasih pujaan hati nya ini tanpa sadar air mata penuh cinta itu jatuh dengan indahnya diatas pipi Marissa.
marissa menangis terharu mendengar ungkapan cinta dari suaminya ini
Marissa mengalungkan tangannya di leher Rey dan mengecup bibir Rey kilas.
"apakah kau tau cintamu itu terbalaskan" ucap Marissa yg membuat Rey menatap dalam Marissa.
marissa mendekatkan bibirnya ke telinganya Rey
__ADS_1
" I love you and I hope your love forever for me " ucap Marissa dengan penuh cinta dan mencium pipi Rey dengan lembut.
Rey yg mendengar ungkapan cinta dari Marissa menautkan antara wajah nya dan wajah Marissa dan menangis terharu karena ungkap cinta yg mereka dengar.