Hey! My Heart Is Yours My Police

Hey! My Heart Is Yours My Police
EIGHT


__ADS_3

pagi pun datang sinar matahari yg menyeruak masuk kedalam kamar besar milik Rey membangunkan Rey dari tidurnya.


Rey menggeliatkan tubuhnya merenggangkan otot otot nya, mata nya beralih kearah sampingnya dimana perempuan yg dinikahinya semalam sedang tertidur dengan pulas nya dengan posisinya yg lucu.


tanpa sadar Rey tersenyum tipis melihat perempuan yg sedang tertidur di sampingnya.


"untung bisa kutahan kalau tidak sudah habis ku gempur dia tadi malam" batin Rey sambil memiringkan badannya kehadapan Marissa.


bagaimana tidak saat melakukan tipuan untuk menipu tuan El Paso ayah Rey agar percaya bahwa putra dan menantunya sedang melakukan antar suami dan istri.


Rey yg terpesona dengan desahan manja yg keluar dari mulut mungil milik Marissa walaupun hanya pura pura itu berhasil membuat adik Rey terbangun dari tidurnya.


"betapa seksi nya dia tadi malam"batin Rey memandang Marissa yg masih tertidur pulas.


Rey bangkit dari ranjang besar miliknya dan masuk kedalam kamar mandi untuk ritual pagi .


setelah menghabiskan waktu selama 30 menit Rey keluar dengan hanya berbalutkan handuk yg membalut pinggang sampai lutut saja selebihnya terekspos dengan bebas nya.

__ADS_1


"ceklek " bunyi pintu yg Rey buka


"uahhhh" teriak Marissa yg melihat pemandangan didepannya dan menutup matanya dengan kedua tangannya.


"roti sobek OMG bapak polisi satu ini selain tampan dia juga punya tubuh yg luar biasa (menggelengkan kepala) sih sadar lah Marissa" batin Marissa yg tanpa dia sadari Rey memandanginya karena tingkah lucu Marissa ini


"kenapa malu ? akukan suamimu kenapa harus malu?" tanya Rey menggoda Marissa dan sekaligus membuyarkan lamunan Marissa.


"kenapa Kakak Rey gak pakai baju didalam aja " tanya Marissa dengan perasaan yg gugup ditambah lagi jantungnya yg tak hendak berdetak.


"suka suka aku dong kalau kamu tidak suka bisa keluar dari rumah ini" ucap Rey sambil berjalan kearah lemari dan memakai bajunya


Marissa pun berdiri dan hendak berjalan kearah pintu kamar mandi tapi dengan cepat Rey menghalangi Marissa dengan muncul didepannya.


Marissa menghela nafas kasar


"apa lagi " tanya Marissa dengan bola mata yg di putar tanda malas meladeni laki laki yg disebut suami ini.

__ADS_1


"mau mandi" tanya Rey ,dengan santai nya Marissa mengganguk tanda iya dia mau mandi


dengan cepat Rey membuka knock pintu dan menarik tangan Marissa masuk kedalam kamar mandi


"kyaa kau mau apa" tanya Marisa dengan nada kesel dengan mata yg sudah mau keluar.


"mau mandi kan biar aku mandikan" ucap Rey dengan santainya dan menggendong Marissa ala bridal style.


"ya! turunkan aku dasar mesum ******** keparat polisi gila kurang elusan" berbagai caci makian keluar dari mulut Marissa


jengkel dengan apa yg dikatakan Marissa dengan kasar Rey menjatuhkan tubuh Marissa kedalam bathtub yg sudah berisikan air lengkap dengan busa sabun nya


"byurrr" bunyi air yg mendapatkan tubuh Marissa sudah masuk kedalamnya .


"hah hah" suara orang seperti kehabisan nafas setelah Marissa mengeluarkan kepalanya yg ikut tenggelam.


dengan cepat Marissa berdiri dan keluar dari bathtub menghampiri Rey yg sudah tertawa terbahak bahak

__ADS_1


"ya! tega sekali kau aku ini perempuan dengar pak polisi aku bakal adiun ini ke kantor polisi atas tuduhan KDRT baru juga nikah satuh hari udah di giniin bagaimana kalau bertahun tahun mati dalam kesengsaraan akunya" ocehan Marissa yg tanpa dia sadari sedari tadi Rey menatap nya penuh kagum dan gairah.


__ADS_2