
"sayang apakah nyaman dibawah" tanya Rey yg masih memaju mundur kan dirinya didalam pusat tubuh Marissa
Marissa hanya mengangguk memejamkan matanya menikmati permainan dari Rey suaminya ini.
Rey mencium kembali bibir ranum milik Marissa yg sedari tadi mengeluarkan desahan lembutnya akibat ulah Rey.
desahan Marissa tertahan oleh lahapnya mulut Rey melumat mulut Marissa.
"emm emmmhh emmm" desah Marissa disela sela aktifitas nya yg panas bersama Rey.
setelah hampir berperang diatas ranjang selama satu jam akhirnya dua sejoli ini mencapai kenikmatan mereka masing masing.
Rey merengkuh kan dirinya begitu pun Marissa dengan membusungkan tubuhnya kedepan.
sama sama lemas itulah yg dirasakan dua sejoli tersebut.rey menenggelamkan wajahnya dibalik bahu Marissa begitu pun Marissa.
setelah 15 menit mengatur nafas masing masing akhirnya nafas mereka berdua kembali normal.
Rey mengangkat kepalanya dan menatap Marissa yg sedang memejamkan matanya.senyum lebar terbit dibibir sexy milik Rey dan mengecup lama kening Marissa.
Marissa membuka matanya ketika Rey mengecup kening nya.dan tersenyum kearah Rey.
"terima kasih" ucap Rey setelah dia melepas ciumannya pada Marissa dan kembali mencium kilas bibir Marissa.
Marissa kembali tersenyum lebar.dan itu membuat Rey mencium pipi gembung Marissa. dan mencubitnya gemas.
Rey beralih kesamping Marissa dan kembali memeluk Marissa dalam dalam dan tertidur pulas.
****
__ADS_1
"ya ampun main dari pagi sampai malam belum juga puas dasar Rey mesum" ucap tuan El Paso mengatai anaknya sendiri.
"mau ngomong pun takut ganggu sudahlah sebaiknya aku pulang saja biarkan mereka menjadi lebih dekat lagi" batin papa Rey dan pamit kepada kepala pelayan dan berpesan agar Rey menghubungi nya setelah selesai dengan kegiatan nya dan masuk kedalam mobilnya dan melesat ke arah rumah milik tuan El Paso sendiri.
****
Rey membuka matanya dan mendapatkan Marissa masih tertidur pulas dalam pelukkan nya.
Rey mencium kilas bibir Marissa dan bangkit secara perlahan agar tidak menggangu tidur Marissa.
dan masuk kedalam kamar mandi membersihkan diri.
Rey turun kebawah setelah beberapa menit membersihkan dirinya.
Rey turun kebawah dan melihat makan malam sudah selesai dan Rey menyantap makan malam tanpa Marissa karena dia tau Marissa kelelahan karena ulahnya.
Rey tidak membalas perkataan Jack dan langsung memakan makanan nya.
"tak perlu bangunkan Marissa dia kelelahan" titah Rey yg melihat Jack menuju kearah anak tangga.
"baik tuan" ujar Jack dan kembali kedapur.
setelah 15 menit Rey menghabiskan makanan nya dan masuk kedalam ruang kerjanya yg berada dilantai bawah.
"maaf tuan muda tadi tuan besar mencari anda" ucap Jack
"mau apa papa kemari" tanya Rey
"maaf saya tidak tau tuan " ujar Jack dengan sopan.
__ADS_1
Rey membalas dengan deheman nya saja.
dan masuk kedalam ruangan nya
****
Marissa membuka matanya setelah beberapa jam tertidur pulas karena kelelahan.
Marissa melihat jam sudah menunjukkan pukul 10 malam dan melihat Rey tidak ada disamping nya.
Marissa bergegas turun dari tempat tidurnya dan merasa kan nyeri dibagian bawah perutnya.
"dasar Rey brengsek mainnya gak kira kira sakit kan" keluhnya dan masuk kedalam kamar mandi dengan kaki tertatih.
Rey masuk kedalam kamarnya setelah selesai dengan perkejaan nya didalam ruangan dan mendapatkan ranjang besarnya kosong.
"eh?kemana dia" tanya Rey pada dirinya sendiri.
syurr syurr
bunyi gemericik air yang mengalir.
Rey mengangguk kecil mengerti bahwa Marissa sedang mandi.
Rey bajakan kearah balkon kamarnya yg terdapat sofa besar disana dan mendudukkan pantatnya disana.
ceklek suara pintu terbuka dan keluarlah Marissa yg sudah segar.
Marissa melihat Rey sedang duduk di teras kamarnya Marissa menghampiri Rey dengan berjalan tertatih karena masih merasakan sakit dibawah sana.
__ADS_1