Hobby Suamiku, Memuakan!

Hobby Suamiku, Memuakan!
Bab 21


__ADS_3

Selly duduk di samping sang Putri, setelah pemeriksaan tadi Dokter mengatakan semua nya baik-baik saja dan hanya memar di jidat Yesha saja.


Melly sendiri sedang keluar, dia sedang menjemput Rully dan kedua orangtua nya di Bandara.


"Jangan membuat Mama khawatir, Nak. Kamu masih punya Uncle Rully dan Kakek untuk menggantikan peran Papa mu" gumam Selly ikut merebahkan tubuh nya di samping Ayesha.


Selly memeluk Ayesha dan tak lama dia pun ikut terlelap bersama sang Putri di atas ranjang pasien.


*


Entah sudah berapa lama Selly tertidur, dia baru terbangun saat pipi nya di usap dengan lembut oleh seseorang.


Selly membuka mata nya perlahan, dia bisa melihat senyum sang Mommy di hadapannya.


"Bangun dulu yuk sayang, Ayesha mau di periksa dulu" ucap Mommy lembut.


"Maaf aku ketiduran, Mom" balas Selly bangkit dari tidur nya.


Dia melihat Rully yang sudah bersiap memeriksa Yesha, dia juga melihat sang Daddy yang sedang tersenyum ke arah nya.


"Kemarilah sayang" panggil Daddy merentangkan tangannya.


Selly berjalan perlahan ke arah sang Daddy, lalu dengan hati yang gelisah dia memeluk pria itu dengan terisak di pelukan nya.


Daddy hanya diam, dia sesekali mengusap punggung Putri sulung nya dengan lembut.


Melly dan Mommy memalingkan wajah nya tak kuasa. Mereka tahu bahwa Selly sedang berusaha tegar namun tetap saja dia adalah wanita lemah, apalagi melihat buah hati nya yang terbaring lemah di Rumah sakit.


"Aku takut, Dadd" lirih Selly yang masih terisak.


"Kamu tak perlu takut, disini ada Daddy dan Rully yang akan selalu melindungi kalian. Bangunlah, tunjukan pada mereka bahwa kamu adalah wanita hebat dan tangguh, kamu juga bisa hidup dengan layak tanpa pria itu" tegas sang Daddy melepaskan pelukannya pada Selly.


"Kamu harus bisa tangguh demi Ayesha, jangan lemah dan takut! Ayo bangkit dan buktikan semua nya agar mereka bungkam" ucap Daddy kembali dengan tegas.


Selly terkesiap, dia menghentikan tangis nya dan menyeka air mata nya.


"Daddy benar, aku harus kuat dan bangkit. Jika aku lemah maka mereka akan lebih bersorak bahagia, aku harus berusaha agar lebih bersinar dan membuat mereka silau akan sinar nya" yakin Selly dengan begitu lantang.


Melly, Mommy dan Rully langsung saja memeluk Selly dengan tangis haru.


"Kau adalah permata kami, permata yang akan berkilau dengan indah dan akan membuat terpana setiap orang yang melihat nya" ucap Rully lembut.


"Kau wanita tangguh kebanggaan ku" timpal Melly.


"Dan kau adalah Ibu terkuat yang Ayesha banggakan, bangkit dan tunjukan" ucap Mommy.


Selly mengangguk dengan tersenyum, dia bahagia karena keluarga nya sangat mendukung apapun keputusan nya.


"Kalian adalah semangatku" balas Selly lirih.


Kemudian mereka melerai pelukannya, Melly pun menuntun Selly agar duduk.


"Makanlah Kak, sejak tadi kau belum makan" ucap Melly

__ADS_1


Selly mengangguk, dia kemudian memakan makanan yang sudah Melly siapkan. Sedangkan Mommy, Daddy dan Rully duduk di dekat ranjang Ayesha.


"Mommy dan Daddy sudah makan?" tanya Selly.


"Sudah Nak, kami makan di pesawat" jawab Mommy lembut.


Selly tersenyum seraya menganggukan kepala nya, dia kembali fokus pada makanan di hadapannya. Dia cukup lega karena Rully sudah ada disana dan juga Ayesha yang baik-baik saja.


Setelah itu, mereka bersiap untuk istirahat disana, Mommy dan Daddy pulang ke mansion. Sedangkan Melly dan Rully tetap disana menemani Selly dan Ayesha.


"Ayo tidur dulu Kak, Kakak juga harus istirahat yang cukup agar tidak sakit" ucap Rully.


"Iya Dek, tapi benerkan Ayesha tak ada hal serius?" tanya Selly kembali.


Rully menggelengkan kepala yakin, dia hanya syok saja Kak.


Klik.


Melly mengunci pintu otomatis dan tak lupa menutup gorden yang dekat pintu.


Lalu dia membawa sang Kakak ke dekat ranjang Ayesha untuk tidur.


"Tidurlah Kak, aku yakin besok Ayesha sudah ceria kembali" ucap Melly.


Selly menghela nafas dan menganggukan kepala nya, kemudian dia merebahkan tubuh nya di samping Ayesha.


Sedangkan Melly dan Rully tidur di tempat yang sudah di sediakan oleh pihak Rumah sakit.


**


"Eh sudah bangun" ucap Melly yang baru keluar kamar mandi.


"Iya Aunty, jangan berisik ya kasihan Mama lagi tidur" balas Ayesha dengan pelan.


Melly tersenyum, lalu dia mendekat ke arah sang keponakan.


"Nak, ingat pesan Aunty. Jika kamu bertemu lagi dengan Papa mu cukup sapa biasa saja, sekarang dia berbeda dan tak seperti dulu lagi. Aunty takut kamu malah tersakiti oleh sikap nya" jelas Melly dengan lembut.


"Iya Aunty, aku akan ingat" patuh Ayesha.


Terdengar lenguhan kecil dari mulut Selly, hingga tak lama kemudian terlihat manik mata nya yang mengerjap.


"Selamat pagi" sapa Melly dan Ayesha dengan riang.


Ehh.


Selly begitu kaget, dia langsung saja duduk dan tersenyum lebar saat melihat sang Putri yang sudah ceria.


"Selamat pagi kembali princess dan Aunty" balas Selly dengan lembut.


"Mandi dulu gih Kak, sebentar lagi Mommy dan Daddy datang. Biar aku yang mengelap tubuh Ayesha" ucap Selly.


Ayesha menganggukan kepala nya, dia membenarkan ucapan sang Aunty.

__ADS_1


"Baiklah" balas Selly.


Selly pergi ke kamar mandi dengan menenteng papperbag dari Melly, dia juga nanti akan menghubungi Nike agar menghandle perusahaan.


"Untung tidak ada hal penting di perusahaan, jadi aku akan libur dulu" gumam Selly.


Sedangkan di luar, Mommy dan Daddy sudah datang. Mereka membawa makanan untuk sarapan Putra dan Putri nya.


"Wah Cucu Nenek sudah sembuh" ucap Mommy dengan riang.


"Iya dong Nenek, aku kan kuat sama seperti Mama" balas Ayesha yang sudah rapih.


"Mau makan?" tawar Mommy.


"Mau Nek, tapi nunggu Mama dulu ya" balas Ayesha tersenyum.


Mommy mengangguk, dia lalu menata makanan di meja yang ada disana.


Lalu pintu utama terbuka, Rully masuk dengan keadaan segar setelah mandi.


Rully memeriksa Ayesha dengan telaten, dia mengecup pipi gembul keponakannya.


"Dah sembuh, bisa pulang nanti siang" ucap Rully dengan tersenyum.


"Yeyeye, nanti main lagi ya" pekik Ayesha dengan bahagia.


"Iya nanti Kakek ajak main ke kebun binatang" timpal Daddy dengan gemas.


"Siappp" ucap Ayesha berbinar.


Daddy langsung saja tertawa kecil, dia lalu membawa Ayesha ke arah sofa untuk makan.


Ceklek.


Selly keluar sudah rapih, Mommy langsung memanggil nya untuk sarapan bersama.


Semua nya duduk di bawah untuk menikmati sarapan mereka bersama-sama.


Ayesha memilih makan sayur dan ayam goreng kesukaannya saja.


Selly bersyukur karena Putri nya sudah kembali ceria lagi.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2