
Berbeda dengan di kediaman Geri, dia baru pulang larut malam ke mansionnya.
"Kenapa kamu baru pulang, Mas?" tanya Riska.
"Diam dan tenanglah, aku lagi mumet karena Boy membawa semua uang investasi ku dan perusahaanku hampir kolaps" bentak Geri dengan tatapan tajam.
Deg.
Riska langsung memalingkan wajah nya, dia baru kali ini di bentak oleh Geri.
Sedangkan Geri sendiri langsung pergi dari sana.
"Huh salah sendiri aku bertanya seperti itu, padahal udah kelihatan dari wajah nya sedang kusut" gumam Riska merutuki kebodohannya.
Riska membawa Teh hangat untuk Geri yang sudah lebih dulu ke kamar nya.
Ceklek.
"Ini Teh nya, Mas" ucap Riska lirih sambil meletakan minuman tersebut di dekat nakas kamar.
"Hmmm, tidurlah" balas Geri singkat
Riska hanya mengangguk patuh, dia lalu merebahkan tubuh nya di samping Geri dan mulai memejamkan mata nya.
Ting.
Ponsel Geri bersuara, terlihat disana Riko yang mengirim pesan.
"Harus ikutan nih kayaknya" gumam Geri lirih sambil melirik Riska.
__ADS_1
Riko memberitahu bahwa besok ada acara di empang dekat Rumah nya, dan hadiah nya lumayan besar.
Geri pun menyimpan kembali ponsel nya dan memilih untuk terlelap. Hari ini cukup membuat nya lelah dengan segala aktifitas dan pikiran yang kacau.
🍌
Pagi hari nya, Geri pergi ke perusahaan sangat pagi sekali. Bahkan dia melewatkan sarapannya dan hanya meminum susu hangat buatan Riska.
"Aku harus tanya di group, apa benar Boy kabur" gumam Riska dengan beranjak mengambil ponsel nya.
Riska mulai berkirim pesan dengan yang lainnya dan memang sejak semalam mereka membahas Boy yang kabur, bahkan istri nya pun sudah keluar dari group.
"Gila sekali nih si Boy, pantesan Mas Geri kusut amat wong uang inves nya banyak" gumam Riska dengan wajah masam nya.
"Sebentar, aku rasanya tahu dimana dia sembunyi" gumam Riska kembali.
Riska lalu menghubungi temannya yang ada di dekat Rumah Boy yang mereka tak tahu. Riska pernah kesana karena di ajak oleh Istri Boy, dan memang disana sangat sepi.
Tut.
[Ada apa?] tanya Geri saat panggilan berlangsung.
"Aku tahu dimana Boy bersembunyi, aku kirimkan lokasi nya sekarang" jelas Riska.
[Cepat kirim lokasi nya] ucap Geri.
Tut.
Riska mengirimkan lokasi dimana Boy berada, Riska juga memberitahu Geri akan suasana disana dan memberikan nomor temannya agar dia pura-pura main ke Rumah nya.
__ADS_1
[Bersiaplah aku akan menjemputmu dan kita kesana bersama]
Begitulah pesan dari Geri yang membuat Riska tersenyum bahagia.
Riska langsung saja bersiap, dia akan memastikan bahwa Geri bisa bertemu dengan Boy.
🍌
Mereka berangkat ke lokasi dimana Boy berada, disana ada Riko, Toni dan satu klien yang sama di tipu oleh Boy.
"Ris, lo tau darimana dia punya Rumah disini?" tanya Riko.
"Pernah di ajak sama Istri nya untuk ngambil berkas milik Boy, tadi aku tanyain ke temen aku yang memang disini dan benar saja dia sudah disana sejak 2 hari yang lalu" jawab Riska.
"Mudah-mudahan saja benar dan kita bisa ringkus dia" ucap Klien Geri.
Hingga mereka tiba di pelataran Rumah teman Riska, mereka di suruh masuk dan mengintai Rumah itu.
Tak lupa juga Geri memberi kabar pada Polisi agar kesana namun dengan pakaian biasa saja.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.