
Di markas pusat pasukan pemburu iblis. Semua jendral di kumpulkan dan hanya tersisa 9 jendral yang menjaga kota S ini karena 3 jendral lain nya berhasil di bunuh oleh Iyan dan yang lain nya.
Bukan hanya ke 9 jendral pelindung saja yang ada di sana tapi wali kota dan orang penting di kota S juga di kumpulkan, hanya ada keheningan di sana tidak ada yang berbicara hanya ada keheningan saling menatap dan bahkan suara jam pun terdengar nyaring saat ini.
" Jendral Ipan... Ada apa kenapa anda mengumpulkan kami di sini... Dan kita dari tadi hanya diam saja, kenapa anda tidak memulai pada apa yang akan kita bahas ini..." Kata wali kota membuka suara.
" Maaf wali kota , tapi aku pun tak tau ada masal apa... Kau tau kan aku baru 1 Minggu yang lalu keluar dari rumah sakit dan aku juga tak tau apa apa jadi maaf, karena bukan aku yang memanggil anda semua untuk ke sini..." Kata Ipan dengan sopan.
Ia berpikir kenapa wali kota selalu saja menanyakan segala sesuatu kepadanya, padahal orang tua itu tau kalau Ipan barulah sembuh dan baru 1 Minggu keluar dari rumah sakit.
Tak lama terdengar suara langkah kaki dan pintu pun terbuka semua orang mengalihkan pandangan mereka ke pintu dan terlihat ada 2 orang yang memasuki ruangan. Seketika mereka terkejut Karana kedatangan 2 orang itu.
Bukan karena mereka adalah orang penting tapi karena 1 orang si antaranya adalah seorang pria muda dengan sebelah lengan kiri putus dan tubuh penuh perban. Dia adalah Marsel sala satu jendral yang di kabarkan telah tewas jadi makanan demon.
" Aku yang memanggil kalian semua kesini..." Kata Marsel.
" Jendral Marsel tak ku sangka ternyata kau masih hidup ... Aku mendengar kabar kalau kau tewas oleh demon..." Kata Ipan.
Marsel menghampiri Ipan dan tersenyum " ia, aku pun berpikir aku akan mati waktu itu... Tapi aku berhasil selamat karena bantuan dari nona ini..." Kata Marsel memperkenalkan wanita di belakangnya.
" Salam semua nya, aku adalah safir. Senang bisa bertemu dengan anda semua ... " Kata safir dengan sopan dan sedikit membungkukkan badan.
Semua orang melihat sosok safir yang bak Dewi dari surga. Kulit yang putih mata biru indah alis melengkung tajam bibir merah merona dan bodi yang aduhai menambah kecantikan yang tiada Tara.
__ADS_1
" Ah. Salam nona safir senang bisa bertemu dengan anda juga... Dan terima kasih telah menyelamatkan sala satu jendral kami " kata walikota dengan senyum lebar.
" Jendral Marsel, kenapa kamu mengumpulkan kami semua... Apa ada sesuatu yang ingin Anda sampaikan pada kami..." Kata Jia .
" Ah. Ia aku memiliki beberapa informasi tentang para demon yang menyerang kita ..." Kata Marsel.
" Info apa yang anda dapat jendral... " Kata walikota cukup penasaran, bukan hanya walikota saja yang penasaran tapi semua orang yang ada di sana juga ingin tau apa yang di dapat oleh Marsel.
" Bukan aku yang akan memberitahu info ini tapi Nono safir...." Kata Marsel. Dan semua orang mengalihkan pandangan pada safir yang padahal dari tadi ada beberapa yang terus memandang safir yang cantik bak Dewi dan memikirkan hal hal yang tidak-tidak .
" Hah. Begini kami dan para demon dari dulu memang selalu berselisih dan tak pernah berdamai... Dan menurut yang tau dari sifat mereka yang licik kemungkinan mereka tidak akan keluar menampakan diri selama 1 atau 2 bulan karena merasakan kehadiran kami di sini...
Dan mungkin setelah itu mereka akan melakukan penyerangan secara terang-terangan, dan kemungkinan kekuatan mereka pasti meningkat dari sebelum nya... Dan setahuku mereka pasti menciptakan half demon setiap kali mereka menapaki diri mereka di wilayah manusia yang mereka jajah..." Kata safir.
" Maaf sebelnya Nono safir jika saya lancang... Jika apa yang kamu bilang itu memang benar dari mana anda mendapatkan keyakinan itu..." Kata Ipan.
" Sudah ku duga kalian pasti tak akan percaya begitu saja dengan ku... Baiklah, aku bukan lah dari bumi tapi dari alam semesta lain tepatnya dari alam semesta pagoda giok. Dan alam Ku dan alam bawah tempat ras demon tinggal memiliki persaingan yang rumit dan itu terjadi sejak 3 juta tahun lalu karena ras demon menginginkan kekuasaan di setiap alam semesta ini... Mungkin kalian Takan percaya tapi jika kalian percaya aku akan membantu kalian melindungi kalian dan melawan ras demon...
Tapi jika kalian tidak percaya ya kami akan tetap melawan ras demon tapi kami tidak akan bertanggung jawab kalau ada korban si dunia kalian. " Kata safir.
" Nona maaf apa kau sedang dongeng... Kami di sini sedang mendapatkan masalah dan kami membutuhkan solusi bukan dongeng tak berguna dari anda..." Kata Jia yang tak mempercayai safir.
Tapi karena kata-kata dari Jia membuat safir tersinggung dan melepaskan kekuatan yang ada di gunung nya dan seketika atmosfir menjadi berat membuat semua orang tak bisa bergerak bahkan napas pun susah dan berat.
__ADS_1
" Nona aku sudah berbicara secara baik-baik pada kalian, dan aku ta memaksa untuk kalian percaya dan mau bekerja sama dengan kami tapi kau jangan menganggap ucapan ku sebagai dongeng belaka... Jika aku mau menghancurkan dunia kecilmu ini adalah urusan mudah. Kau yang hanya tinggal di dunia yang kecil antah berantah seperti ini jangan harap bisa menyombongkan diri.... Dunia kalian ini sesungguh nya tak layak kami lindung jika bukan karena 2 penguasa alam kami mungkin kami akan membiarkan kalian mati menjadi santapan demon..." Kata safir dengan tegas.
Semua orang mengepalkan tangan mereka, mendengar bahwa mereka tak di hina membuat mereka marah tapi apalah daya untuk berbicara saja susah.
" No-nona maaf atas sikap teman saya yang kurang sopan pada anda... Jadi tolong tarik kembali kekuatan anda.." kata Marsel yang mencoba berbicara.
Safir menghembuskan napasnya pelan dan menarik kembali semua kelautan nya kedalam tubuh nya. " Baiklah aku memaaf kan teman mu ini untuk saat ini. Tapi jika dia mengulangi nya lagi... Jangan salahkan aku jika aku membunuh nya..." Ucap safir dengan dingin.
" Hei nona anda jangan kurang ajar... Jangan sampai saya melakukan tindakan pada anda " kata Ipan yang tak suka dengan sifat safir.
" Heh... Kau lihat semua temanmu ini sungguh arogan apa mereka pikir dengan tubuh manusia biasa tanpa kekuatan energi mereka bisa bersaing dengan ku dan bisa melawan ras demon.... Asal kalian tau demon yang selama ini kalian lawan hanyalah sebagian kecil dari demon dari tanah terbuang yang ta memiliki kekuatan sedang kan dalang di balik ini adalah demon yang memiliki kekuatan yang besar...
Dan kalian pasti belum tau jika mereka sudah mengubah manusia menjadi iblis dan kekuatan mereka bukan lah main main... Seperti 100 tahun yang lalu dimana mereka mengubah kakakku menjadi iblis yang sering di sebut half demon... Dan untukmu Marsel maaf aku sepertinya tak bisa membantumu " kata safir, dan seketika dia berubah menjadi partikel cahaya emas kecil dan menghilang.
Semua orang tercengang dengan ucapan safir terutama bagi Ipan dia sudah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri kalau kakak nya Iyan sudah bukan Iyan yang dulu lagi.
" Sepertinya apa yang dikatakan nya itu memang benar...dan aku merasa bersalah karena telah menyinggung perasaan nya. " Kata Ipan dengan perasan bersalah.
" Apa maksudmu... Apa kamu percaya dengan kata katanya. Dia hanya orang asing yang mengarang cerita saja atau mungkin dia juga demon yang menyamar..." Kata Jia kesal .
" Aku memang percaya dengan nya karena aku telah menyaksikan sendiri bagaimana Kaka ku Iyan telah berubah jadi Demon dan asal kau tau demon yang menyerang ku adalah kakakku dan seperti yang di katakan safir tadi... Bahwa kakakku menjadi half demon dan kekuatan nya memang di luar nalar manusia... Jika kau masih tak percaya aku tak memaksa mu tapi aku akan pergi mencari safir dan meminta bantuan nya untuk membawa Kaka ku kembali..." Kata Ipan dan melangkah pergi dari ruangan itu.
Semua orang terdiam dan masih ragu dengan keputusan apa yang mereka pilih nanti. Di sisi lain mereka memang membutuhkan bantuan untuk melawan ras demon tapi di sisi lain mereka juga tak mungkin percaya begitu saja dengan orang asing.
__ADS_1