
pergi ke benua Utara
" Apakah tuan muda berjanji akan menikahi ku...." Kata Tian yu. Bing yan'er tersenyum lembut dan menganggukkan kepalanya pertanda ia tak berbohong. Lalu Bing yan'er mendekatkan wajah nya pada Tian yu dan mengecup lembut bibir mungil Tian yu. Tian yu yang mendapatkan perlakuan seperti itu wajahnya merona menahan malu . " Aku janji aku akan menikahi mu..." Kata Bing yan'er lembut dan memeluk tubuh Tian yu.
* * * * * * * ** * * * * * * * * * *
Sekarang mereka sedang ada di sebuah rumah makan.mereka berniat melanjutkan perjalanan ke benua Utara karena mereka sudah tak merasakan keberadaan orang orang itu lagi jadi sekalian mereka akan ke benua Utara dan membalas apa yang mereka lakukan pada Tian yu . Kekuatan Tian yu juga meningkat sehabis melakukan itu dengan Bing y huan'er ia berada di ranah kaisar dewa ungu tingkat tinggi tahap awal sekarang. Begitupun dengan Bing yan'er yang mengalami peningkatan juga sekarang ia berada di ranah kaisar dewa agung tingkat menengah tahap awal dan itu cukup untuk membuatnya menempati peringkat kaisar dewa terkuat walaupun hanya di urutan ke 10 .
Mereka menyelesaikan makan mereka dengan cepat apalagi selagi makan Ling Han dan Yun pan tak henti hentinya menggoda Bing yan'er dan Tian yu soal kejadian semalam.
Setelah semua urusan di kota itu selesai mereka kembali lagi melanjutkan perjalanan. Mereka tak menyadari ada orang yang mengikuti mereka semenjak mereka pergi dari kota YANXI dia adalah Duan Du yang tempo hari menyusul Bing yan'er tapi ia kehilangan jejak dan sekarang waktu ia sampai di kota yinfu Bing yan'er sudah pergi bahkan sudah memasuki wilayah benua Utara.
" Hah... Aku tida merasakan keberadaan mereka tapi aku merasakan jejak energi mereka di sini. Ais ...kenapa mereka sangat cepat..." Kata Duan Du lalu ia memasuki sebuah rumah makan yang bertuliskan rumah makan gelap. Saat ia memasuki rumah makan ia langsung di sambut oleh seorang pria paruh baya.
" Junior Du ... Ada apa kau kemari apakah senior mo memberikan misi untuk kami..." Kata pria paruh baya itu .
" Tidak senior go tidak ada misi dari ayah.... Senior apakah pernah bertemu dengan 5 orang pemuda 4 laki-laki dan 1 perempuan melewati kota ini..." Kata Duan Du.
__ADS_1
" Oh mereka menginap di sini dua hari lalu lalu mereka baru pergi sebelum kau datang..." Kata paman go . Duan Du cemberut setelah mengetahui kalau ia terlambat lagi. Melihat raut wajah Duan Du paman go menjadi bingung.
" Hah... Kenapa kau cepat sekali pergi tuan muda..." Ucap Duan Du kesal dan segera melesat ke arah benua Utara . Sementara paman go tambah bingung karena kepergian Duan Du yang begitu cepat tapi sesaat setelah itu ia menjadi gemetar saat mengingat kata kata Duan Du sebelum ia pergi.
" Tu... Tuan muda, apakah mereka adalah tuan muda dan rombongan nya.... Astaga kami sudah berusaha mencari mereka karena takut di ketahui musuh. Tanpa kusadari ternyata ia ada di dekatku....aku harus beritahu ini pada ketua Dan..." Katanya dan melesat ke arah kediaman penguasa kota .
* * * * * * * * * * * * * * * * *
Untuk menuju benua Utara membutuhkan waktu lama karena harus melewati hutan dan lautan yang luas kecuali mereka memiliki portal yang menghubungkan antar benua tapi sayang portal itu hanya ada di kota utama utama setiap benua.
Waktu terus berlalu sudah 3 bulan Bing yan'er dan yang lainnya terbang dengan kecepatan maksimal dari Yun pan karena ia yang paling lemah. Dan selama di perjalanan Tian yu selalu mengeluh dan merengsek meminta istirahat dan alasan nya karena capek padahal dengan ke muatan nya yang sekarang walau pun terbang selama 1 tahun ia masih kuat. Tapi entahlah apa yang terjadi dengan Tian yu apalagi setelah kejadian itu dengan Bing yan'er kepribadian nya berubah ia menjadi wanita yang lebih lembut dan selalu menempel pada Bing yan'er. Bing yan'er tak mempermasalahkan itu malah ia juga senang jika Tian yu ada di dekat nya.
" Yan Gege ... Apakah masih lama. Aku sudah merasa lelah terus terbang selama 3 bulan ini dan hanya melihat lautan adapun menemukan daratan itu hanya pulau kecil tak berpenghuni ..." Kata Tian yu.
" Heh kau bilang bosan.... Apalah kami yang tak memiliki pasangan ini... Kau enak setiap kali menemukan pulai kecil kau pasti melakukan hal itu dengan tuan muda...." Kata Yun pan yang mulai jengkel dengan Tian yu yang selalu mengeluh.
Bing yan'er sontak kaget dengan ucapan Yun pan ia mengalihkan wajahnya yang merona merah karena malu.. " bagaimana ia mengetahuinya padahal aku sudah memasang arai pelindung saat aku melakukan itu..." Gumam Bing yan'er. Tian yu yang mendengar gumaman Bing yan'er menatap Bing yan'er dan berkata ." Apakan yan Gege tak tau kalau Yun pan itu memiliki mata ilahi yang mampu menembus semua arai tingkat apapun bahkan tingkat kuno pun dapat di tembus dengan mata ilahi. Nya...." Kata Tian yu. Bing yan'er kaget kalau satu saudaranya ini memiliki mata yang spesial.
Mereka terus terbang dan 1 Minggu berlalu mereka bisa melihat sebuah pulau besar dan ada beberapa bangunan besar juga di pulau itu. Mereka mempercepat terbang nya tanpa mempedulikan Yun pan yang tertinggal jauh oleh ketiganya.
" Sial.... Apakah mereka layak di sebuah saudara.... " Kata Yun pan saat melihat yang lainnya melesat cepat meninggalkan nya . Lalu ia melihat ke belakang karena merasakan ada yang mengikutinya tak lama ia tersenyum lalu ia ikut mempercepat terbang nya.
__ADS_1
" Sial mengapa mereka menambah kecepatan terbang mereka .... " Gumam Duan Du yang susah payah mengikuti Bing yan'er dan yang lainnya. Ia bahkan mengalami banyak masalah dan sering bertarung dengan hewan buas yang kuat. Tapi ia tak mengeluh karena selama 3 bulan ini ia juga mengalami terobosan beberapa kali Sam Pai ia sekarang berada di ranah setengah kaisar dewa tingkat rendah tahap puncak.
* * * * * * * * * * * * * * * *
Saat ini Bing yan'er sedang terbang di atas sebuah kota dekan dengan pesisir pantai .
Wuuss...
Tak lama Yun pan sampai di dekat mereka dengan wajah kesal nya ia menatap mereka dengan sinis. Sedangkan mereka hanya terkekeh melihat Yun pan. Sebenarnya ini rencana Bing yan'er untuk mengerjai Yun pen karena ia telah lancang melihat kegiatan nya dengan Tian yu .
" Hahahaha... Yun pan kau ini lambat sekali..." Kata Ling Han.
" Bukan aku yang lambat... Tapi kalian yang terlalu cepat. Apa kalian sengaja meninggalkan ku heh... Jika aku sekuat kalian sudah ku pukul kau... Dan lagi kasian orang itu ia mengikuti kita dengan susah payah bahkan hampir mati sekarang ia kita tinggalkan...." Katanya Yun pan.
" Biarkan saja. Ini juga sebuah ujian dariku untuk nya jika ia ingin mengikuti ku ia harus berusaha ...." Kata Bing yan'er sedangkan long yang hanya menggelengkan kepalanya karena kelakuan usil tuan mudanya.
Ya selama ini mereka memang mengetahui akan Duan Du yang mengikuti mereka. Tapi mereka tak mempedulikan nya dan bersikap tak tau kalau ada yang mengikuti mereka. Itu semua perintah dari Bing yan'er untuk membuat Duan Du merasakan perjuangan yang keras dan pertarungan hidup dan mati itu semua tak luput dari permintaan mo jin ayah dari Duan Du sendiri. Jika saja Duan Du tau kalau ayahnya meminta Bing yan'er untuk tak mempedulikan nya mungkin ia akan marah besar.
" Baiklah sebaik nya kita tunggu dia di sini ...." Kata Bing yan'er. Semua saudaranya hanya menganggukkan kepala mereka dan melakukan kegiatan masing masing sambil menunggu Duan Du. Bing yan'er dan Tian yu memilih duduk di atas pohon yang ada di dekat sana Sambil bercengkrama dan melakukan apa yang biasa pasangan kekasih lakukan.' Mereka hanya mengobrol dan pelukan loh ga ngapa ngapain... Jadi pikiran nya jangan ngelantur 😀 '
Wusss...
__ADS_1
Duan Du muncul tak jauh dari mereka dan melihat mereka yang bersantai seolah oleh sedang menunggunya. Saat ia menyadari sesuatu wajahnya menjadi gelap dan mengepalkan tangan nya dengan erat. " Ayah awas kau jika kita bertemu lagi aku akan memukul bokong mu ...." Kata Duan Du. Menyadari keberadaan Duan Du Bing yan'er dan yang lain nya mengalihkan pandangan pada Duan Du dan terkekeh kecil melihat raut wajah nya.
" Kau lambat sekali bocah.... Aku sampai bosan menunggu mu...." Kata Ling Han dan mendekati Duan Du. Sementara Duan Du hanya diam dan memaksakan untuk tersenyum. Ling Han menggelengkan kepalanya dan berkata " aku tak menyangka kau akan mengikuti kami sejauh ini ... Tapi ini bagus bukan untuk melatih mu ...." Kata Ling Han. Sambil menepuk pundak Duan Du.