holy demon god emperor

holy demon god emperor
chapter. 35: bawahan baru dan hasil memuaskan


__ADS_3


Bawahan baru dan hasil memuaskan



" Berhentilah berlaku seperti aku akan melecehkan mu.... Kau tenang saja aku pun tak tertarik dengan tubuh mu.... Ambil ini dan pergilah dari hutan ini...." Kata Bing yan'er melemparkan botol kecil pada cu Xia dan pergi dari sana meninggalkan cu Xia. Melihat penolongnya sudah pergi cu Xia menghela napas berat. " Terima kasih sudah menolongku.... " Kata cu Xia dan meminum pil yang di berikan Bing yan'er. Setelah selesai ia memutuskan untuk mengikuti Bing yan'er dan melesat ke tempat Bing yan'er pergi.


* * * * * * * * * * * * * * * * *


Saat ini Bing yan'er sedang ada di depan gua dekat dengan sungai tak jauh dari sana. Gua itu adalah tempat Tian yu ber kultifasi dan si hulu sungai ada air terjun dan di sana long yang ber kultifasi karena long yang adalah naga laut jadi tempat yang ber air atau air terjun sangat cocok untuk nya.


" Sebentar lagi ia akan menerobos ke tahap itu... Baiklah aku akan membersihkan diri dulu karena sudah 1 bulan ini aku tak mandi...." Kata Bing yan'er dan pergi ke sungai di sana.


Bing yan'er membuka penutup kepalanya dan jubahnya. Ia juga mulai membuka semua pakaian nya sampai ia tak memakai pakaian sehelai pun yang menutupi bagian tubuh nya dan terlihat indah tubuh tinggi putih dan kekar Bing yan'er yang dapat membuat para gadis terpana melihatnya.


Bing yan'er mulai masuk ke sungai dan membersihkan diri. Tanpa Bing yan'er ada mata yang melihatnya dari pertama kali ia membuka pakaian nya. Dengan wajah merona merah karena melihat sesuatu yang tak seharusnya ia lihat cu Xia menutup mulutnya karena hampir ia berteriak. Karena ia merasa salah tempat dan berniat akan meninggalkan tempat ini dan kembali lagi setelah Bing yan'er selesai mandi. Saat ia berbalik ia tak sengaja menginjak ranting.


Krrrakk....


Bing yan'er mendengar seperti ada seseorang di dekatnya dengan cepat ia menghilang dan memakai pakaiannya lagi dan melihat siapa yang datang. Sedangkan cu Xia terkejut dan sontak melihat ke arah Bing yan'er tapi ia tak menemukan nya. Karena takut ketauan ia mengintip ia berbalik dan alangkah terkejutnya ia saat melihat orang yang ia cari ada di hadapannya dan hanya mengenakan celana saja tanpa baju. Seketika wajahnya memerah dan menundukkan kepalanya malu.


" Kau... Bukankah sudah ku bilang untuk pergi dari sini...." Kata Bing yan'er dingin.


" A...aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena kau sudah menyelamatkan ku.... Dan ..." Katanya. Lalu seketika ia berlutut di hadapan Bing yan'er. Bing yan'er sontak kaget melihat kelakuan gadis yang ia tolong beberapa jam kalau.


" Saya cu Xia... Mohon guru menerima saya menjadi murid...." Katanya . Bing yan'er semakin bingung dengan tindakan cu Xia yang berlebihan. Bing yan'er memegang bahu cu Xia lembut dan membantunya berdiri. Merasakan sentuhan lembut Bing yan'er di pundaknya membuat cu Xia semakin menundukkan kepalanya.


" Bangunlah.... Aku tak bisa menerimamu sebagai murid ku.... Tapi jika kau mau kau bisa mengikuti ku dan menjadi bawahan ku...." Kata Bing yan'er lembut pada cu Xia.


" Ba...baiklah saya bersedia menjadi bawahan tuan muda.... Bahkan jika tuan muda menginginkan tubuh saya... Saya bersedia...." Kata cu Xia dengan malu malu lalu ia bersiap akan membuka pakaian nya untuk Bing yan'er. Sedangkan Bing yan'er kaget dengan tindakan pulgar gadis yang baru saja ia kenal ini.


" Hei apa yang kau katakan... Aku tak butuh tubuh mu untuk menyenangkan ku.... Karena aku sudah punya ca..."

__ADS_1


BOOMMM


BOOMMM


Wussss....


Sebelum Bing yan'er menyelesaikan kata katanya sebuah ledakan terdengar dari arah gua tempat Tian yu dan tak lama muncul aura tekanan yang kuat dari gua itu. Cu Xia yang merasakan aura itu merasa tertekan dan langsung jatuh terduduk dan memuntahkan darah. Sedangkan Bing yan'er tersenyum cerah dan melesat ke arah gua dan meninggalkan cu Xia yang berusaha meminta tolong padanya.


" Ke...kenapa dia malah meninggalkanku ...." Gumamnya


Bing yan'er muncul di depan gua dan melihat seorang gadis cantik melayang di udara dengan masih bersila dan mata tertutup. " Aku tak menyangka kau akan menerobos ke ranah kaisar dewa suci tahap menengah tingkat tengah yu'er.... " Kata Bing yan'er sambil tersenyum lembut ke arah gadis nya itu. Perlahan Tian yu membuka matanya dan kekuatan nya pun ia tarik kembali yang membuat angin yang tadi berhembus kencang hilang seketika. Cu Xia yang merasakan tekanan aura yang menekannya hilang ia bangun dan membereskan dirinya lalu melesat ke arah Bing yan'er pergi.


Saat ia datang ia melihat Bing yan'er yang sedang melihat wanita cantik yang melayang di udara . " Siapa wanita itu....kelihatannya ia temannya pria ku...." Katanya yang langsung mengklaim Bing yan'er sebagai pria nya.


Tian yu tersenyum melihat siapa yang ia lihat. Ia tak menyangka setelah ia ber kultifasi orang yang pertama ia lihat saat membuka matanya adalah sang kekasih. Tian yu turun secara perlahan ke arah Bing yan'er lalu setelah itu ia berjalan mendekati Bing yan'er dan memeluknya. Bing yan'er juga membalas pelukan Tian yu.


" Yan Gege ... Apakah kau sudah lama menungguku ...." Kata Tian yu dan suaranya semakin lembut dan ayu membuat Bing yan'er semakin terlena oleh nya.


Sedangkan cu Xia yang melihat pria yang ia sukai bermesraan dengan wanita lain. Hatinya sakit dan rasanya ia ingin menangis tapi ia berusaha menahan nya. " Hah... Mungkin sudah menjadi nasibku untuk tak memiliki pria seperti dia ..." Gumamnya.


Tian yu yang menikmati sentuhan lembut Bing yan'er seketika melepaskan pelukannya saat melihat ada seorang gadis cantik yang melihat kegiatan mereka. Seketika wajah Tian yu merah merona lalu ia menatap Bing yan'er dengan tatapan kesal. Bing yan'er yang menyadari tatapan wanitanya mengerutkan keningnya dan mengikuti pandangan kemana wanitanya menatap. Saat ia menengok ke belakang ia menepuk jidatnya.


" Kenapa aku sampai lupa kalau gadis ini masih di sini...." Gumamnya dalam hati.


" Yan Gege siapa gadis itu...." Kata Tian yu. Saat melihat Bing yan'er menepuk jidatnya dan terlihat sedikit panik.


" Ah... Dia . Entah aku lupa namanya, tadi aku tak sengaja melihatnya di kejar oleh beberapa orang jadi aku menolongnya .. aku sudah memintanya untuk meninggalkan hutan ini tapi entahlah kenapa ia masih ada di sini.... Kau tak berpikir yang macam macam kan yu'er..." Kata Bing yan'er.


" Tidak... Aku percaya padamu.... " Kata Tian yu lalu merangkul lengan Bing yan'er dan menariknya mendekati cu Xia.


" Hai saudari... Siapa namamu. Aku dengar dari yan Gege kau di kejar oleh beberapa orang.... Apa kau tak apa apa..." Tanya Tian yu saat sudah berada di hadapan cu Xia .


" Ah.... Namaku cu Xia . Ia untung tadi tuan muda menolong ku...." Kata cu Xia dan sedikit membungkuk memberi hormat pada Tian yu karena ia adlah wanitanya tuan muda yang ia baru ikuti. Dan lagi kekuatan wanita di hadapannya ini sangat kuat jadi ia tak akan bersikap arogan dan sombong dan membuang ego nya.

__ADS_1


" Oh... Nama yang cantik seperti orang nya... Aku Tian yu dan kau pasti sudah mengenal pria ini. ..." Kata Tian yu. Sedangkan cu Xia hanya menggelengkan kepalanya . Tian yu menatap Bing yan'er tajam sedangkan Bing yan'er hanya mengendurkan bahunya tak peduli.


" Ah seperti itu... Ia Bing yan'er. Dan masih ada 3 teman kami yang masih dalam pengasingan dan di tambah 1 bawahan dari ayahnya yan Gege ...." Kata Tian yu. Cu Xia mengangguk .


" Apakah semua temannya sekuat ini.... Aku malah merasa akan jadi beban jika mengikutinya..." Gumam cu Xia dalam hatinya.


Lalu mereka pergi ke tempat yang nyaman dan membakar beberapa ikan karena Tian yu yang meminta ikan panggang pada Bing yan'er. Mereka mengobrol cukup lama sampai hari sudah mulai gelap dan Bing yan'er membuat api unggun sebagai penghangat badan sekaligus penerangan.


* * * * * * * * * * * * * * * * *


2 bulan lagi berlalu Bing yan'er dan yang lainnya masih di hutan karena karena masih menunggu Duan Du dan Yun pan yang masih belum keluar dari pengasingan.


" Tuan muda apa sebaiknya kita tinggalkan saja mereka ...." Kata Ling Han . Sedangkan long yang hanya menanggapi ucapan Ling Han dengan tatapan maksa karena sudah berulang kali ia membujuk Bing yan'er untuk meninggalkan hutan.


Ling Han juga tak kalah kuat dengan Tian yu. Ia sekarang berada di ranah kaisar dewa suci tingkat rendah tahap puncak begitu pun dengan long yang yang satu tingkat di atas Ling Han yaitu kaisar dewa suci tingkat menengah tahap awal.


" Kenapa kau ingin sekali pergi dari hutan ini Ling Han.... Bersabarlah sedikit...." Bukan Bing yan'er yang menjawab tapi Tian yu yang menjawabnya karena ia sudah merasa kesal dengan Ling Han yang bersikeras ingin meninggalkan hutan.


" Hei aku bukan berbicara padamu Gadi kecil...." Kata Ling Han. Tak terima ia di sebut gadis kecil Tian yu berdiri dan mengeluarkan kekuatannya melihat itu Ling Han juga tak mau kalah dan mengeluarkan kekuatannya. Dan terjadilah adu aura kekutan yang membuat tanah bergetar dan angin berhembus kencang. Sedangkan Bing yan'er dan long yang hanya menggelengkan kepala karena mereka selalu saja tak akur dari pertama kali mereka mengikuti Bing yan'er. Bahkan cu Xia hanya terkekeh kecil karena merasa lucu melihat mereka yang seperti anak anak cuma karena hal kecil mereka bisa bertengkar seperti ini.


" Yu'er. Ling Han bisakah kalian berhenti bertengkar...." Kata Bing yan'er tegas.


" Baiklah ...." Kata Tian yu dan merubah sikapnya seperti semula lagi lalu duduk di samping Bing yan'er. Bing 5 langsung merangkul tubuh Tian yu dan mengelus kepalanya lembut. Sedangkan Ling Han hanya menggerutu kesal.


Wusss...


Wusss...


Yun pan dan Duan Du muncul di hadapan mereka . Yun pan langsung menyerang Ling Han dan membawanya ke udara untuk bertaring. Dan terjadilah pertarungan sengit di udara antara Ling Han dan Yun pan. Sedangkan yang lainnya hanya menggelengkan kepala berbeda dengan cu Xia yang menjadi panik karena mengira kalau Duan Du dan Yun pan adalah musuh.


Cu Xia mengeluarkan pedangnya dan melesat menyerang Duan Du. Sedangkan Duan Du yang melihat seorang gadis cantik yang menyerangnya hanya mengerutkan kening nya lalu ia menatap Bing yan'er. Bing yan'er hanya menganggukkan kepal.


Duan Du tersenyum dan menekan kekuatannya supaya setara dengan cu Xia dan ia juga melesat ke arah cu Xia dan mereka juga bertarung sengit. Walaupun dapat terlihat kalau cu Xia bukanlah lawan Duan Du. Dan Duan Du terlihat malas melayani cu Xia bahkan terlihat bermain main.

__ADS_1


__ADS_2