holy demon god emperor

holy demon god emperor
chapter. 23 : mengumpulkan pengikut


__ADS_3

23.mengumpulkan pengikut


" Apakah ia seorang dewa giok ... Karena hukum ruang di sini sangat kuat dan hanya dewa giok ke atas yang bisa menghilang tanpa di halangi hukum ruang di dunia dewa ini..." Kata si wanita. Sedangkan 2 pria di sebelahnya hanya diam . Lalu mereka pun memutuskan untuk pergi dari sana karena takut hewan spiritual lain akan datang ke tempat itu.


Sementara Bing yan'er dan serigala es muncul kembali di sebuah gua Wang cukup luas di kedalaman hutan. Di gua itu juga terdapat beberapa serigala es tingkat dewa perak ke bawah. Sekitar ada 100 serigala es tingkat dewa perunggu dan 20 serigala es tingkat dewa perak. Saat mereka melihat sang pemimpin atau serigala es yang bersama dengan Bing yan'er mereka segera menundukkan kepala mereka tanda penghormatan dari mereka pada sang pemimpin.


Bing yan'er yang melihat kesetiaan hewan spiritual menganggukkan kepala puas memang dari dulu sampai sekarang hewan spiritual adalah mahluk paling setia pada tuan mereka dibanding mahluk lainnya yang memiliki kemungkinan untuk berkhianat.


" Apakah ini sarang mu ...." Tanya Bing yan'er dan di jawab dengan anggukan kepala serigala es " bagus tak buruk energi di sini juga lebih padat dari tempat lain... Kau pintar mencari tempat rupanya... Baikal bawa aku masuk aku akan menyembuhkan kakimu..." Ucap Bing yan'er. Dan sang serigala mengangguk lalu ia berjalan lebih dulu walau harus terpincang-pincang tapi ia tetap berjalan .


Sampai Bing yan'er di dalam gua dan membuatnya cukup terkejut pasalnya gua ini sangat rapi dan indah ada beberapa ruangan di gua ini yang berguna untuk menyimpan banyak benda seperti pusaka , kitab, senjata, koin emas , perunggu bahkan ada beberapa juga kristal energi tongkat rendah.


" Apakah kau mengumpulkan ini semua dari para manusia yang kau serang dan kau bunuh lalu kau mengambil harta mereka..." Ucap Bing yan'er . Sedangkan serigala itu hanya menunduk dan menunjukan raut wajah takut.


" Baiklah. Kemari lah aku kan menyembuhkan kakimu..." Ucap Bing yan'er lalu serigala itu menurut dan mendekat pada Bing yan'er. Lalu Bing yan'er membuat mantra tangan dan keluar cahaya dari telapak tangan nya ia mengarahkan telapak tangannya ke arah serigala itu dan seketika cahaya emas mengelilingi serigala itu sambau beberapa menit cahaya itu hilang dan kaki serigala es itu sembuh. Bukan hanya kaki nya saja yang sembuh tapi kekuatan nya juga meningkat 3 tingkatan sekaligus dan ia sekarang berada di ranah dewa giok tingkat menengah tahap awal .


Ia Bing yan'er tadi saat memeriksa tubuh serigala es ia menemukan ada sebuah segel yang menyegel dantian si serigala sampai ia hanya mampu meningkatkan kekuatan nya sampai dewa emas saja. Jadi Bing yan'er memutuskan untuk membuka segel itu walaupun membutuhkan sedikit usaha dan lumayan menguras tenaganya.


Saat serigala es merasakan kakinya telah sembuh dan kekuatannya juga meningkat. Ia segera bersujud di hadapan Bing yan'er dengan tulis dan berkata " saya Ling Han bersedia mengabdi pada tuan muda...." Bing yan'er hanya tersenyum memang ini yang ia ingin kan memiliki bawahan yang kuat dan setia adalah keinginannya.


" Bangunlah.... Aku menerimamu menjadi bawahan ku... Tapi aku tetap akan melakukan segel jiwa kepadamu apakah kau ta keberatan "" kata Bing yan'er. Serigala itu terlihat berpikir sejenak tak lama ia menganggukkan kepalanya pertanda setuju.


Bing yan'er lalu membuat mantra tangan dan meneteskan darahnya di kening serigala es itu lalu sebuah segel muncul di kening serigala es itu... Pungsi segel itu bukan hanya untuk membuat orang yang di pasang segel harus menuruti tuannya apapun perintah tuan nya karena kalau dia melawan dan mencoba berkhianat tuannya bisa langsung menghancurkan jiwa nya sampai ia mati. Tapi manfaat dari segel jiwa juga bisa menaikan kultifasi ya beberapa tingkat tergantung sang tuan.


Ya dan kini serigala es itu terkejut saat merasakan kekuatannya meningkat menjadi dewa berlian tingkat menengah tahap puncak. Ia melihat Bing yan'er yang tersenyum hangat padanya. " Seberapa kuat sebenarnya tuan muda ini. Sampai sampai ia bisa memberikan kekuatan sebesar ini padaku tapi aku masih bisa merasakan penindasan yang besar saat melihat tatapannya..." Gumam serigala es dalam hatinya.


" Bagaimana bukankah dengan kekuatanmu yang sekarang kau bisa berubah menjadi manusia Ling Han..." Ucap Bing yan'er. Ling Han mengangguk lalu ia berubah menjadi manusia. Sosoknya terlihat seperti pemuda yang seumuran dengan Bing yan'er yang memiliki postur tubuh kekar dan lebih tinggi dari Bing yan'er dan wajahnya juga tampan.


" Terima kasih tuan muda telah membantu saya dan memberikan kekuatan yang begitu besar pada saya... " Ucap Ling Han dengan penuh hormat.

__ADS_1


" Tak apa... Kau sekarang adlah orang ku dan aku pastikan orang orang ku akan mendapatkan kekuatan yang jauh melebihi orang lain...* Kata Bing yan'er sambil tersenyum hangat. Ling Han yang mendengar itu menjadi tersentu dan bertekad dalam hatinya akan melakukan yang terbaik untuk tuan mudanya ini.


" Ling Han apakah ada beberapa hewan sepiritual di hutan ini yang memiliki kekuatan yang sama dengan mu atau lebih tinggi darimu..." Tanya Bing yan'er. Tujuan Bing yan'er sekarang adalah membuat pasukan di alam dewa sebelum ia pergi ke alam nirwana.


" Ada beberapa tuan muda... Mereka semua berada di ranah dewa emas dan yang terkuat berada di ranah dewa giok tingkat rendah tahap menengah..." Kata Ling Han.


" Baiklah bawa aku kepada mereka ...." Kata Bing yan'er.


" Apakah tuan muda akan menjadikan mereka bawan tuan muda juga." Tanya Ling Han penasaran.


" Menurutmu..." Bing yan'er malah memberikan pertanyaaan lain kepada Ling Han dan bukan lah jawaban . Ling Han hanya cemberut dan membawa Bing yan'er ke tempat para hewan spiritual itu berada. Bing yan'er hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan bawahan barunya ini yang menurutnya terlalu kekanak-kanakan .


* * * * * * * * * * * * * *


Di suatu tempat di alam dewa tepatnya di sebelah selatan dari hutan siluman tadi terdapat sebuah bangunan cukup besar dan terdapat plang SEKTE PEDANG SUCI yang tertera di gerbang masuknya. Terlihat tiga orang yang tadi melawan Ling Han di hutan sedang memberi hormat kepada seseorang yang duduk di kursi kebesarannya di sana.


" Benar patriak ... Kami memang melihatnya sendiri . Bahwa di hanya dengan satu serangan dapat membuat serigala es itu tak berdaya dan ia juga dapat menghilang. Padahal hukum ruang di dunia dewa ini sangat kuat dan anda sendiri tau kan hanya orang yang berasa di ranah dewa giok ke ataslah yang bisa melawan hukum ruang di alam dewa ini...." Kata si wanita menjelaskan.


" Kau benar juga... Baiklah terima kasih karena kalian telah membawa informasi ini. Dan sebaiknya kita jangan dulu pergi ke hutan itu aku mendapatkan firasat buruk tentang kejadian ini..." Kata sang patriak.


Mereka bertiga menganggukkan kepala lalu pergi dari ruangan itu. " Hah aku harap orang yang mereka temukan bukan lah orang jahat atau orang dari aliran hitam ... Karena dari apa yang mereka katakan orang itu bukanlah berada di ranah dewa giok tapi ia berada di ranah dewa berlian atau mungkin setengah dewa kaisar. Karena aku pun yang berada di ranah dewa giok tak dapat melawan hukum ruang di alam dewa ini dengan mudah...." Ucap sang patriak lalu ia menutup matanya bukan beristirahat atau tidur tapi ia sedang berkultifasi.


* * * * * * * * * * * * * * *


Sedangkan di hutan terlihat 3 hewan spiritual yang memiliki tubuh besar sedang berkumpul di sana . Mereka ada elang sayap emas, naga biru dan harimau api.


" Hei Ling Han ada apa kau memanggil kami semua hah..." Kata naga biru yang terlihat paling kuat dari mereka yaitu dewa giok tingkat tinggi tahap awal.


" Tenanglah Long yang... Aku mengumpulkan kalian disini karena ada seseorang yang ingin bertemu dengan kalian...* Kata Ling Han.

__ADS_1


" Heh siapa orang yang ingin bertemu dengan ku membuang waktuku yang berharga saja...." Kata elang emas yang berada di ranah dewa emas tingkat tinggi tahap puncak.


Tap tap...


Tak lama ada seorang pemuda muncul di belakang Ling Han. Melihat orang yang ingin bertemu dengan mereka hanyalah seorang pemuda membuat mereka mengerutkan kening.


" Hei nak.... Apa kau yang ingin bertemu dengan kami...cepatlah apa yang ingin kau katakan jangan membuat kami menunggu..." Kata elang emas dengan sombong. Sedangkan harimau api hanya diam saja dari tadi ia melihat Bing yan'er dan merasakan sesuatu tak enak saat ia melihat mata dari Bing yan'er.


Bing yan'er hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan elang emas yang berlaku sombong.


" Aku ingin kalian tunduk padaku dan menjadi pengikut ku..." Kata Bing yan'er tanpa basa basi.


Seketika ke 3 hewan itu langsung melotot dan tak lama mereka tertawa keras. " Hahahaha... Apa kau bercanda mana mungkin kami yang agung ini mau menjadi bawahan manusia busuk sepertimu...." Kata elang emas.


" Hei nak apakah kau bodoh kami adalah hewan spiritual yang agung dan kau dengan berani meminta kami untuk jadi bawahan mu ... Jangan mimpi ..." Kata harimau api yang kini mulai ikut bicara.


" Aku hanya menawarkan sesuatu yang menguntungkan bagi kalian tapi jika kalian menolak maka aku akan memusnahkan kalian semua..." Kata Bing yan'er. Seketika ke 3 hewan spiritual itu menggertakan giginya marah mendengar ancaman dari Bing yan'er yang menurut mereka hanyalah manusia lemah yang tak pantas di sandingkan dengan mereka.


" Lancang ...."


" Kurang ajar.... Ku bunuh kau..."


" Serang dia..." Kata mereka dan melesat menerjang Bing yan'er. Ling Han yang melihat tuan mudanya di serang bersiap untuk menyerang mereka tapi ia mengurungkan niatnya saat melihat Bing yan'er melambaikan tangannya.


Saat mereka sudah beberapa meter lagi akan mencapai Bing yan'er. Bing yan'er mengeluarkan kekuatan nya dan menekan mereka semua. Seketika tubuh besar mereka jatuh ke tanah dengan keras dan mereka meringkuk ta berkutik tak kuasa menahan tekanan dari Bing yan'er.


" Aku akan memberi kalian satu lagi kesempatan... Bagaimana. Pikirkanlah baik baik..." Kata Bing yan'er dan menarik kembali kekuatannya. Seketika ke 3 hewan itu langsung saling pandang dan berlutut di hadapan Bing yan'er.


" Kami siap menjadi pengikut tuan muda...." Kata mereka serempak...mereka kini mengetahui kalau pemuda ini bukan lah tandingan mereka dan lebih baik mengikutinya dari pada bermusuhan dengan nya...pikir mereka .

__ADS_1


__ADS_2