
Memusnahkan keluarga Sen
Berbeda dengan sen Ki dan kawan nya mereka tertawa lepas karena melihat lawannya yang mengirimkan seorang remaja untuk melawan teman mereka. Mereka yakin bahwa ke 4 teman nya bisa membuat Tian yu langsung kalah. Tapi apa yang mereka pikirkan berbeda dengan harapan. Sebelum serangan mereka mengenai Tian yu . Tian yu langsung menggerakkan pedang nya santai dan seketika tubuh ke 4 orang itu langsung Ter belah manjadi dua dan mereka mati dengan mata melotot karena tak terima mati begitu saja apalagi di tangan seorang bocah berusia 16 tahun .
Sedangkan sen Ki dan kawannya melotot tak percaya ke 4 temannya terbunuh dengan begitu mudahnya apalagi yang membunuh mereka hanyalah seorang bocah.
" Ka...kau beraninya membunuh murid sekte gunung emas. Apa kau tak takut sekte gunung emas akan memburu mu ..." Kata sen Ki.
" Lalu... Aku saja tak tau sekte mu itu sekuat apa. Jadi kenapa aku harus takut..." Kata Tian yu dengan dingin .
" Kau kurang ajar habisi dia...." Kata sen Ki dan ke 5 temannya yang tersisa segera mengeroyok Tian yu sedangkan sen Ki diam-diam ia melarikan diri dan tak mempedulikan temannya yang akan Meti." Dasar bodoh... Mau saja kalian ku tipu. " Gumam sen Ki dengan tersenyum licik dan melesat dengan cepat.
Tian yu yang melihat orang-orang yang menyerangnya bukan nya takut ia malah tersenyum lebar ke arah 5 pemuda yang menyerangnya. " Hahaha ... Kemari lah datang pada ayah..." Katanya lalu ia mengayunkan pedangnya dan lesatan energi tak kasat mata meluncur cepat ke arah 5 pemuda itu dan
Sllasa....
Tubuh mereka terpotong menjadi dua bagian dengan mata terbuka tak percaya mereka akan mati begitu saja.
" Tuan muda bagai mana dengan pemuda itu. Apakah kita akan mengejarnya...." Kata Ling Han.
" Tentu saja... Dia akan menuntun kita kepada harta besar...." Kata Bing yan'er dan melesat ke mengikuti sen Ki. Ke 4 bawahannya juga mengikuti mereka dari belakang .
* * * * * * * * * " * " * * *
Si kediaman keluarga sen . Sen Ki masuk ke dalam kediamannya tanpa ia sadari Bing yan'er sudah mengikutinya dari langit . Saat Bing yan'er di atas kediaman keluarga sen ia mengerutkan keningnya saat merasakan aura yang pamiliar baginya ta lama ia tersenyum kejam dan membuat ke 4 bawahannya merinding saat melihat senyum Bing yan'er.
" Hehehe tak ku sangka ternyata kalian juga memiliki pengikut di alam dewa ini.... " Katanya lalu ia melihat ke arah bawahannya. " Hancurkan keluarga sen jangan biarkan satupun dari mereka hidup karena mereka adalah pengikut kaisar dewa sesat jadi musnahkan lah...." Kata Bing yan'er.
Ke 4 bawahannya mengangguk dan melesat ke arah kediaman keluarga sen .
BOOOOMMMM
__ADS_1
ledakan besar terjadi yang menghancurkan beberapa rumah di keluarga sen hancur.
Wuuss
Wuuss
Beberapa orang muncul dengan wajah gelap karena marah mereka adalah para penatua keluarga sen dan patriak keluarga sen. " Siapa yang berani menyerang kediaman keluarga sen ku..." Kata patriak lalu melepaskan auranya yang berada di ranah dewa berlian tingkat menengah tahap puncak. Ke 4 bawahan Bing yan'er menyeringai kejam saat melihat Patriak keluarga sen yang marah.
Wuuss
Mereka muncul di depan patriak dan penatua keluarga sen. Seketika wajah sen tu patriak keluarga sen berubah menjadi semakin gelap karena ia tau siapa orang orang ini. Mereka adalah orang yang telah membuat anaknya tak sadarkan diri sampai sekarang.
" Hahahaha... Tak susah-susah aku mencari kalian ternyata kalian datang mengantarkan nyawa kalian dengan sendirinya...." Ucap sen tu.
" Hohoho... Apakah kau yakin bisa mengambil nyawaku aku yakin menyentuh rambutku saja kau tak akan mampu..." Propokasi Ling Han. Sen tu dan para penatua keluarga sen yang mendengar propokasi Ling Han langsung tersulut emosi.
" Kurang ajar... Bunuh mereka..." Perintah sen tu dan langsung belasan penatua keluarga sen langsung mengeroyok Ling Han dan yang lainnya. Sementara Ling Han tersenyum lebar karena ini yang ia inginkan.
Trang
Dentuman pedang terdengar dari pertarungan mereka. Pertarungan terus berlanjut hingga beberapa jam. Para penatua keluarga sen sudah di penuhi dengan luka sementara lawan mereka masih bersih bahkan keringat saja tak ada. Ya mungkin hanya Tian yu yang meras sedikit berkeringat karena ia yang paling lemah dari yang lain..
" Hohoho... Apakah hanya ini kekuatan dari keluarga sen sangat lemah...." Kata Tian yu. Para penatua yang mendengar itu marah dan satu penatua melesat ke arah Tian yu sambil melepaskan jurusnya.
" Jurus raja sesat : tering jiwa sesat..." Kata penatua itu.
Dan seketika tercipta sebuah bayangan hitam besar dengan taring tajam melesat cepat ke arah Tian yu. Tian yu menyeringai kejam dan ia juga melepaskan jurusnya .
" Jurus elang emas : jarum bulu emas "
Ribuan bulu berwarna emas yang tercipta dari energi Tian yu melesat cepat ke arah mahluk hitam itu.
BOOOOMMMM...
Ledakan terjadi dan mahluk hitam itu hilang tapi tida dengan jarum bulu emas Tian yu. Jarum itu masih meluncur ke arah penatua itu dan.
__ADS_1
Kraass...
Tubuh si penatua langsung terpotong menjadi beberapa bagian dan jatuh ke tanah. Semua penatua keluarga sen semakin marah saat melihat teman mereka mati.
" Bajingan aku akan membunuh mu.
Jurus dewa sesat : pemanggil arwah "
" Jurus raja sesat : tali pengekang jiwa "
" Jurus raja sesat : cakar penghancur jiwa "
Beberapa penatua melancarkan jurusnya secara bersamaan kepada Tian tu. Sedangkan Tian yu yang melihat gabungan kekuatan dari para penatua sen menelan ludahnya sendiri karena ini di luar perkiraan nya. " Mati aku...." Gumamnya dan bersiap membalas serangan tapi.
" Jurus harimau api : hujan meteor "
Sebuah serangan kuat dari Yun pan membalas serangan dari para penatua itu dan terjadi ledakan besar .
" Piuh .. untuk saja Kaka Yun membantuku..." Ucap Tian yu sambil mengelus dadanya.
Sementara para penatua keluarga sen melotot tak percaya kalau serangan gabungan mereka dapat di hentikan hanya dengan satu serangan dari musuh.
" Mustahil... Sepertinya mereka seorang dewa berlian..." Kata penatua agung yang kekuatan nya setara dengan Tian yu.
Para penatua yang mendengar itu mulai pucat dan tanpa mereka sadari mereka mulai melangkah mundur. Bing yan'er yang melihat pergerakan mereka menyeringai kejam dan berkata.
" Bunuh mereka semua..." Ke 4 bawahannya yang mendengar perintah dari tuan mudanya langsung melesat ke arah para penatua keluarga sen dan tak menahan diri lagi mereka langsung membantai habis keluarga sen. Patriak keluarga sen yang mendengar ucapan Bing yan'er tadi sontak melotot dan melihat ke arah Bing yan'er. " Bajingan.... Aku akan membunuh mu..." Katanya dan melesat ke arah Bing yan'er.
Bing yan'er menyadari bahwa ia menjadi target serangan sen tu mengeringai kejam dan bersiap menyambut serangan sen tu .
Trrraang...
Suara dentuman pedang menggema di langit. Sen tu yang melihat serangan nya bisa di tahan dengan mudah menggertakan giginya kesal dan mundur kebelakang lalu ia menghilang dan muncul kembali di belakang Bing yan'er dan mengayunkan pedangnya lagi tapi lagi-lagi Bing yan'er bisa menahan nya dengan mudah. Serangan ketiga ke empat dan seterusnya berhasil di tahan oleh Bing yan'er dengan mudah . Sen tu mulai kehabisan tenaganya. Bing yan'er yang melihat itu terkekeh kecil dan menghilang dari sana , sen tu terkejut dan merasakan kritis hidup ia berbalik dan melihat Bing yan'er berdiri di belakangnya sambil memegang pedangnya yang penuh dengan darah.
Ia meraba lehernya dan Tek lama tubuhnya jatuh dan ia mati dengan mata melotot tak terima mati begitu saja. Bing yan'er menghela napas dan melihat para saudaranya juga selesai membantai keluarga sen bahkan tanpa terkecuali bayi pun mereka bunuh. Bing yan'er dan semua saudaranya juga tak lupa mengumpulkan harta keluarga sen dan cincin ruang para penatua keluarga sen. Setelah selesai mereka langsung melesat dari sana dan meninggalkan kota YANXI. Tak butuh waktu lama berita pembantaian dan musnahnya keluarga sen gempar membuat semua orang di kota YANXI terkejut. Dan ada beberapa kultifator yang mendatangi keluarga sen secara langsung untuk memastikan kebenaran.
__ADS_1