
Iyan menatap 2 orang yang ada di hadapan nya mereka adalah sala satu dari 10 iblis bintang 4 yang jadi bawahan nya. Ia Iyan sekarang hanya mengeluarkan 2 dari 10 iblis bintang 4 yang dia bawa. Karena ia belum menemukan tubuh yang cock untuk mereka, dan untuk pasukan nya juga hanya 500 dari 1.000 pasukan yang ia keluarkan. Bukan karena tak ada tubuh yang cock untuk pasukan nya tapi hanya ada 500 orang di perusahaan ini yang hadir sekarang. Dan ia juga akan menempatkan pasukan nya yang lain di berbagai tempat supaya ia bisa mendapatkan berbagai informasi dan ia juga akan menghasut beberapa manusia untuk menjadi bawahan nya.
" Hem... Aku memiliki tugas untuk kalian berdua. Pergilah cari informasi tentang markas pemburu iblis dan jika bisa kalian culik beberapa orang dari sana dan bawa ke tempatku." Kata Iyan.
" Baik jendral... Tapi apakah kami boleh mencari beberapa manusia untuk jadi mangsa kami" kata sala satu dari mereka.
" Hem. Kalian boleh mencari mangsa tapi ingat kalian jangan bergerak di siang hari bergerak lah di malam hari agar lebih aman dan leluasa... Oia katakan pada semua bawahan kalian juga mereka boleh mencari mangsa tapi hanya boleh di malam hari dan jangan terlalu sering karena itu akan membuat penyamaran kita cepat terungkap ". Kata Iyan .
" Baik jendral, kami permisi dulu..." Kata mereka berdua dengan senyum bahagia. Iyan hanya mengangguk dan mereka berdua menghilang dari sana.
Iyan berdiri dan berjalan ke arah jendela kantor, ia menatap penuh senyum ke arah bangunan markas pemburu iblis. " Sebentar lagi kami akan menguasai wilayah ini dan seterusnya seluruh dunia akan kami kuasai, sebesar apapun usaha kalian. Kalian tak akan bisa menghentikan kami... Hahaha". Kata Iyan lalu ia tertawa keras dan di dengar oleh seluruh bawahan nya.
Di sebuah restoran yang berhadapan dengan markas pasukan pemburu iblis seorang wanita cantik memakai pakaian \*\*\*\* dan cukup terbuka di beberapa bagia, ia memasuki restoran dan berjalan ke meja kosong dekat dengan meja yang di duduki beberapa pria yang memakai pakaian dinas.
Wanita cantik itu adalan Lina, dia duduk di sana dan sesaat menatap sala satu pria di sana dan si pria juga balik menatap Lina. Lina tersenyum ke arah pria itu dan membuat si pria jadi salah tingkah. Tak lama ada pelayan wanita yang menghampiri Lina.
" Permisi nona, apa nona mau pesan sesuatu." Ucap pelayan wanita itu.
"Ah, aku mau pesan ini sama ini. Em itu aja mba " kata Lina. Si pelayan mengangguk dan pergi dari sana.
Lina kembali menatap pria itu yang dari tadi terus memandang Lina. Ia bisa mendengan jika pria itu dan teman nya sedang membicarakan tentang iblis yang beberapa hari ini tak bergerak dan mereka berpikir jika para iblis bersembunyi karena takut akan mereka karena mereka menemukan senjata yang mampu membunuh para iblis.
Lina juga mendengar jika pasukan mereka terbagi di beberapa kota yang aman dan di sini terdapat 5 ribu pasukan pemburu iblis dan 5 jendral pasukan. Mereka terus membicarakan jendral muda mereka yang di kabarkan berhasil membunuh 15 iblis bintang 4 dalam jangka waktu 1 Minggu. Apalagi usianya yang terbilang masih muda dan Pitur wajah yang tampan yang mampu membius para wanita.
Lina tersenyum mendengarkan informasi yang ia dapat, ia yakin bahwa tuan nya akan memujinya dengan informasi yang ia dapat. " Hem, jendral muda ya... Aku ingin lihat seperti apa dan sekuat apa kau.." kata Lina. Tak lama si pelayan datang membawa makanan yang tadi Lina pesan dan meletakan nya di meja. " Selamat menikmati non..." Ucap si pelayang dengan sopan.
Lina hanya mengangguk menanggapi si pelayan. Lalu ia kembali menatap pria yang tak hentinya memandanginya.
__ADS_1
" Permisi tuan, apa tuan tadi sedang membicarakan tentang jendral muda ... " Kata Lina. Sontak semua pria itu memandang Lina , dan mereka tak berkedip karena wajah Lina yang cantik dan tubuh yang \*\*\*\* dengan pakaian yang sedikit berbuka dan memperlihatkan beberapa bagian tubuh nya yang mulus dan halus. " Tuan apa anda mendengar saya..." Kata Lina karena semua pria itu tak merespon nya.
Setelah mendengan ucapan Lina semua pria itu tersadar. " Ah, maaf nona.... Nona tadi bilang apa saya tak mendengarnya hehehe " kata sala satu dari mereka sambil tertawa malu.
" Apa kalian sedang membicarakan jendral muda..." Kata Lina lagi. Semua pria itu saling pandang dan menatap Lina dan memandangi Lina dari atas sampai bawah.
" Maaf nona jika saya lancang. Nona ini siap ya, soalnya kami belum pernah melihat nona sebelumnya..." Kata sala satu dari mereka.
" Saya Lina, saya wakil CEO dari perusahaan J ..." Kata Lina memperkenalkan diri sambil memberikan senyum manis kepada pria itu.
" Oh... Maaf nona Lina saya tak sopan tadi. Apa ada sesuatu yang bisa kami bantu nona.." kata pria itu.
Semua pria itu saling pandang dan kemudian memberitahukan tentang jendral muda yang mereka maksud. Jendral muda itu bernama Ipan dan dia yang termuda dari 15 jendral dari pasukan pemburu iblis dan Ipan termasuk yang terkuat dari jendral lain nya.
Dan mereka juga bilang kalau di kota S ini cuma ada 1 markas pasukan pemburu iblis dan itu pun markas pusat bagi semua pasukan pemburu iblis yang ada di negara XX ini.dan terdapat markas cabang di berbagai kota lain nya yang di pimpin oleh 2 jendral si setiap markas cabang.
Mereka bilang pasukan pemburu iblis juga bukan orang orang biasa mereka orang orang terpilih dengan seleksi ketat dan pelatihan yang keras, sampai semua pasukan itu memiliki kekuatan pisik yang besar dan setara dengan kekuatan pisik iblis bintang 3 dan 4. Ilmu beladiri mereka juga tinggi dan ahli beladiri semua dari wanita dan pria mereka memiliki kekuatan pisik dan beladiri yang kuat dan jago semua.
Dan senjata yang mereka gunakan untuk memburu iblis itu bukan hanya senjata api. Tapi ada juga pesan , belati, cerulit dan berbagai senjata tajam Lain nya. Dan mereka juga bilang jika senjata itu bukan senjata biasa tapi senjata hasil penemuan para peneliti dan di buat khusus untuk membunuh iblis mereka juga mengatakan dari mana semua senjata itu di buat yaitu di gedung Z tempat di simpan nya berbagai senjata yang sama dan ada juga sebuah kristal yang besar dan bercahaya merah terang.
Lina cukup puas dengan informasi yang ia dapatkan. Tapi ia juga terkejut ketika mendengan jika gedung Z di lindungi oleh 2 jendral utama dan juga terdapat Medan energi yang di buat dari kristal merah itu di sekeliling gedung Z.
__ADS_1
Setelah semua informasi yang Lina dapatkan Lina pamit dari pada semua pria itu dan mengatakan kalau ia masih memiliki banyak urusan jadi ia harus segera kembali ke perusahaan nya. Semua pria itu tak ada yang curiga pada Lina jadi mereka mengijinkan Lina pergi,padahal sesaat Lina berdiri ada senyum jahat di wajahnya.
Setelah keluar dari restoran Lina hanya berjalan kaki saja ia juga mengetahui jika ada orang yang mengikutinya dari semenjak ia meninggalkan restoran. Ia sengaja mengambil jalan sepi dan setelah ia meras tak ada orang ia berhenti dan berbalik. Dan benar saja ada pria yang mengikutinya dan pria itu adalah pria yang di restoran tadi.
Lina tersenyum dan mendekat ke arah pria itu. Ia menyentuh dada si pria dan mengelusnya dengan lembut, lalu tangan nya tukur mengelus perut si pria.
" Kenapa kau mengikuti ku Hem..." Kata Lina sambil mengelus perut si pria.
Si pria tersenyum dan merangkul pinggang Lina dan menariknya ke pelukan nya " aku hanya tertarik padamu Nono Lina..." Ucap si pria. Lina tersenyum dan memegang wajah si pria dengan lembut lalu ia memegang dagu si pria dan menariknya lalu ia mendekatkan wajah nya dan mencium lembut bibir si pria itu.
Pria itu terdiam dengan tindakan mendadak Lina tapi tak lama ia tersadar dan membalas ciuman Lina. Si pria tak berhenti di sana dia memegang bokong Lina dan meremasnya lembut.mereka melakukan kegiatan itu cukup lama sampai Lina melepaskan ciuman nya.
" Sudah cukup yah... Aku masih memiliki banyak urusan yang harus segera di selesaikan..." Kata Lina sambil melepaskan dirinya dari dekapan pria itu.
" Hem... Tapi aku belum puas." Kata si pria.
" Em, kita bisa melanjutkan nya nanti malam . Kau bisa datang ke bar XXX nanti aku akan menemui mu... Em.. aku belum tau namamu " kata Lina.
" Ah... Ia aku lupa , aku Geno aku juga sala satu dari pasukan pemburu iblis." Kata Geno. Lina terdiam sesaat dia tak menyangka mangsa yang ia cari malah datang menghampiri sendiri tanpa ia mengeluarkan tenaga.
" Em... Baiklah Geno sampai ketemu lagi nanti malam..." Kata Lina. Lalu ia pergi meninggalkan Geno yang masih memandanginya sampai ia tak terlihat lagi.
__ADS_1
Geno tersenyum puas dan menjilati bibirnya " wanita yang liar... Tapi aku suka, lihat saja nanti malam aku akan menikmati mu sampai kau merasa puas sayang." Kata Geno lalu ia juga pergi dari sana dengan senyum merekah dan rasa puas. Tapi ia tak tau kalau itu adalah senyum terakhir yang bisa ia rasakan Karana nanti malam bukan kebahagiaan yang bisa ia rasakan melainkan kematian yang sedang menunggunya.