
Qiao huanhun'er
Di gedung xxx pertarungan terus berjalan dengan sengit, danzo dan Sani masih kerepotan melawan 10 iblis tangan kanan Iyan. Danzo berada di tahapan dewa perak tingkat tinggi tahap puncak sedangkan Sani hanya berada 1 tingkat di bawah danzo. Dan 10 iblis yang mereka lawan berada di tahapan dewa perak tingkat rendah tahap puncak.
" Akkkhh...." Sani berteriak karena kehilangan 1 lengan kanan nya .
Wuuss...
" Sani kau tak apa...." Danzo muncul di sebelah Sani dan membantu memapah Sani . Sani yang mendengar ucapan danzo mukanya merah padam karena kesal.
" Apa matamu buta. Sudah tau satu lengan ku hilang... Kau masih menanyakan keadaan ku...hah.." ucap Sani kesal. Danzo menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal " apakah aku salah bicara..." Pikir danzo.
Sedangkan Iyan hanya diam melihat 10 tangan kanannya yang bertarung melawan Sani dan danzo, Iyan masih tenang dan tak kawatir dengan mereka berdua walaupun mereka cukup kuat dan berhasil membunuh 3 dari 10 tangan kanan nya tapi itu tak menjadi masalah. Yang Iyan takutkan bukan lah mereka berdua melainkan seseorang yang sembunyi di balik awan, Iyan bisa merasakan kalau kekuatan orang itu jauh lebih kuat dari dirinya dan jika orang itu turun tangan sudah pasti dia dan ke 2 saudaranya akan kesulitan menghadapinya.
Iyan menghela napas dan melihat ke arah orang yang sembunyi di balik awan. Iyan tersenyum menghilang dari sana.
* * * * * * * *. * * * * *
Sementara di atas langit seorang wanita sedang menyaksikan pertarungan danzo dan 10 iblis tangan kanan Iyan. Ia menghela napas nya saat melihat satu tangan Sani terpotong " sepertinya ini akan merepotkan... Mereka melawan iblis di tahap dewa perak tingkat rendah saja harus mengorbankan satu lengan. Untung saja iblis yang satu itu tak turun tangan jika tida mungkin aku juga harus turun tangan.." ucap wanita itu.
Lalu ia melihat lagi kebawah, wanita itu mengerutkan keningnya saat melihat Iyan menatap ke arahnya dan tersenyum..." Apakah dia mengetahui keberadaan ku... Ah tidak mungkin di hanya lah seorang dewa emas" kata wanita itu menepis pemikiran nya.
Tapi seketika wajahnya berubah gelap saat ia melihat Iyan menghilang ia segera mengalihkan pandangan nya ke segala arah untuk mencari Iyan. * Sial aku telah meremehkan nya ... Kemana iblis itu .." kata wanita itu.
" Apa kau mencari ku senior..." Terdengar suara dari belakangnya dan wanita itu segera berbalik. Seketika tubuhnya menegang dengan mata melongo dia ta henti menatap wajah Iyan yang sekarang sudah tak memakai topeng. Wajah Iyan jauh lebih tampan dari sebelumnya . Dengan rambut pendek berwarna merah dan mata berwarna senada membuat ketampanannya semakin memikat wanita.
Iyan terkekeh kecil melihat ekspresi wanita itu. " Senior apa kau mendengar ku... " Kata Iyan lagi yang membuat si wanita tersadar dan dengan cepat mengubah ekspresi wajahnya lagi menjadi acuh ta acuh. " Sial kenapa iblis ini sangat tampan, bahkan dia lebih tampan dari ke 3 pangeran di alam ku." Batin si wanita.
" Ekhhem... Siapa kau sebenarnya kau pasti bukan iblis biasa, karena aku pun yang seorang kaisar dewa tak bisa merasakan kehadiran mu... " Kata wanita itu.
__ADS_1
" Aku... Aku bukanlah siapa siapa. Aku hanya menjalankan tugas dari orang itu untuk menaklukan alam rendah ini..." Kata Iyan.
Wanita itu mengerutkan keningnya saat mendengar menyebut raja iblis Juan dengan sebutan orang itu.
" Orang itu... Apa yang kau maksud adalah raja ras iblis Juan. Bukankah dia raja kalian kenapa kau menyebutnya tanpa menunjukan rasa hormat sedikitpun." Tanya wanita itu heran.
" Hahahaha.... Raja iblis. Apa kau tau dia tak pantas mendapatkan hormat dari kami bahkan dia tak layak disebut raja iblis" ucap Iyan. Iyan menatap wanita itu lalu menambahkan." Apa kau tau ayahku bahkan lebih kuat dari nya dan di hanya berada di tahapan setengah kaisar dewa sedangkan ayahku berada di tahapan kaisar dewa agung tingkat tinggi tahap puncak... " Kata Iyan.
Wanita itu terkejut ia berpikir jika raja iblis Juan tak di anggap sebagai raja oleh pemuda iblis di hadapannya dan dia bilang kekuatan ayahnya berada di tahapan kaisar dewa agung! Sebenarnya siapa dalang dari semua kehancuran ini yang sebenarnya.
" Hah... Baiklah apakah kita harus bertarung... Tapi sebelum itu aku ingin mengetahui namamu dulu, jika kau berkenan .." kata wanita itu tersenyum lembut di balik cadarnya.
Iyan mengerikan keningnya tapi ia tetap menjawab.
" Aku adalah Bing Iyan sala satu dari 12 panglima iblis di alam surgawi. Dan kau nona." Kata Iyan balik bertanya.
" Namaku Qiao huanhun'er sala satu dari 7 pilar pelindung istana giok di alam surgawi. Senang berkenalan denganmu panglima Iyan." Balas huanhun'er dengan senyuman menawan di balik cadarnya.
" Wah tak ku sangka ternyata istana giok turun tangan juga rupanya.... Yang aku tau kalian tak akan bergerak jika istana giok yang ada di alam Nirwana belum memberikan ijin... Apa kah istana giok alam Nirwana merasa terancam dengan kehadiran ayahku sampai-sampai mereka mengirim kalian untuk menghadapi kami..." Kata Iyan dengan nada sarkastik.
Huanhun'er mencoba menahan emosinya walaupun wajahnya sudah merah padam karena marah tapi sebisa mungkin ia berusaha tenang. Tuan nya mengirim ia ke sini karena mengatakan akan ada penguasa baru dari bangsa iblis yang akan menyamai kedudukan tuan nya sebagai kaisar dewa terkuat.
" Kau memang pintar berkata-kata ... Jika kau menarik pasukan mu aku akan usahakan akan membiarkan kalian semua pergi dengan keadaan hidup.." kata huanhun'er dengan dingin.
" Membiarkan kami pergi dengan keadaan hidup... Heh bukankah sudah jelas jika kau ingin membuat kami lumpuh atau lebih parah lagi baru akan melepaskan kami... Maaf nona tapi aku bukanlah orang bodoh yang akan mendengarkan perkataan mu begitu saja.." kata Iyan dengan senyum tipisnya yang memiliki banyak makna.
Huanhun'er hanya menggerakkan giginya ia akui baru kali ini ia kalah dalam adu argumen dan membuatnya sangat kesal dan ingin sekali ia memukul wajah iblis tampan yang ada di hadapan nya itu.
* * * * *. * * * * * * * *
Sedangkan di tempat Erwan ia kini sedang berhadapan dengan slash sala satu orang dari alam atas tadinya ia bertarung dengan dua orang tapi dengan mudahnya ia membunuh satu orang itu dan sekarang tinggal satu orang yang sedang ia lawan.
Bukan nya Erwan tak mampu membunuh slash namua ia berpikir jika ia membunuh slash dengan cepat maka tak asih jika ia harus berdiam diri sementara ke 2adik nya sedang bersenang senang. Maka dari itu sekarang ia lebih memilih untuk mempermainkan slash terlebih dulu sebelum ia membunuh nya .
__ADS_1
" Hohoho apa kah cuman segini kekuatan orang dari alam Nirwana sangat mengecewakan..." Profokasi Erwan.
Slash menggertakan giginya menahan amarah yang dari tadi ia tahan. Pertama ia marah karena satu temannya di bunuh begitu saja oleh Erwan kedua ia merasa di permainkan selama bertarung tadi sekarang alam tempat asalnya di ejek dan di rendahkan oleh iblis menjijikan yang ada di hadapannya, karena tak kuat menahan amarahnya akhirnya ia mengamuk dan mengeluarkan semua kekuatan nya yang berada di ranah dewa perak tingkat tinggi tahap awal .
Erwan yang melihat pancingan nya berhasil tersenyum menyeringai dan mengeluarkan kekuatan nya juga yang berada di ranah dewa berlian tingkat tinggi tahap puncak dan sebentar lagi akan menerobos ke tahap setengah kaisar dewa.
Slash yang merasakan kekuatan lawan nya yang begitu besar kemarahan yang ada di dirinya seketika menghilang dan di gantikan dengan rasa ragu dan takut ingin rasanya ia melarikan diri wali harus di sebut pengecut tapi apalah daya ia yakin lawan nya tak akan membiarkan nya lepas begitu saja.
* * * * * * *. * * * * * * * *
Sementara di tempat pia ia merasakan kekuatan yang kuat dari sidik kota S bagian timur ia tersenyum karena ia tau siapa orang yang mengeluarkan kekuatan itu.
" Baikal saatnya mengakhiri permainan yang membosankan ini ..." Kata pia dan ia juga mengeluarkan kekuatan nya yang berada di ranah setengah kaisar dewa tingkat rendah tahap menengah.
Seketika rea dan Sina merasakan kekuatan yang begitu kuat keluar dari tubuh musuhnya, merasakan bahaya mereka segera mundur ke belakang dan mempersiapkan kewaspadaan mereka karena lawan mereka sekarang mulai serius mereka mulai tertekan oleh kekuatan pia . Akhirnya mereka pun mengeluarkan kekuatan penuh mereka yang berada di ranah dewa perak tingkat tinggi tahap puncak dan dewa emas tingkat rendah tahap awal..
Walaupun mereka sudah mengeluarkan kekuatan penuh mereka tapi mereka masih kesulitan karena tekanan yang di berikan oleh pia begitu besar.
" Baiklah mari kita bertarung dengan serius sekarang " ucap pia dan melesat ke arah rea dan Sina.
* * * * * * * * * * * *
Iyan yang merasakan kekuatan kedua saudaranya tersenyum dan ia pun mulai serius dengan wanita yang ada di hadapan nya ini, karena bagaimanapun wani yang ada di hadapannya ini adalah seorang kaisar dewa sedangkan ia hanyalah setengah kaisar dewa bagaimana mungkin ia bisa melawan nya.
Walaupun demikian tapi ia tak akan menyerah dan tentu saja ia juga memiliki banyak cara dan taktik untuk menghadapi wanita di hadapan nya ini.
" Baiklah mari kita juga sedikit bermain nona " kata Iyan mengeluarkan kekuatan nya dan bersiap menyerang huanhun'er.
" Hahahaha... Baiklah jika kau ingin bermain bocah aku akan melayani mu sampai kau puas." Kata huanhun'er mengeluarkan kekuatan nya juga yang ada di ranah kaisar dewa merah tingkat tinggi tahap awal. Ya walaupun huanhun'er hanya mengeluarkan setengah dari kekuatan nya tapi bagi Iyan kekuatan ini sudah cukup membuatnya dan ke 2 saudaranya bertekuk kulit.
" Sial... Sungguh kekuatan yang besar..." Kata Iyan dan melesat dengan pedang panjang berwarna merah menyala di tangan nya.
Huanhun'er yang melihat kegigihan Iyan hanya tersenyum di balik cadar. Entah itu tersenyum mengejek atau apalah tak ada yang tau, hanya dirinya yang tau.
__ADS_1