holy demon god emperor

holy demon god emperor
chapter. 42 : kaisar dewa tombak Jun ki


__ADS_3


Kaisar dewa tombak Jun Ki



Melihat sosok itu menghilang Tian yu menghela napas panjang dan menarik kembali auranya. " Semoga dengan terbongkarnya identitas Ku ini... Tak akan menghalangi jalan suami untuk menuju puncaknya..." Kata Tian yu lalu ia juga ikut menghilang dari sana.


* *:* * * * ** * * * * * * * * *


Sementara di suatu tempat seorang perempuan berteriak keras dan mengamuk. " Akkkhh ... Sial. Tak aku sangka ternyata pemuda itu di lindungi oleh putri bintang. ... Tapi. Apa maksudnya tadi... Apakah ada putri bintang yang masih hidup sampai sekarang, ah. Tidak mungkin, karena dulu kami berhasil membunuh semua putri bintang dan ke 12 dewa leluhur pengawalnya..." Kata wanita itu yang tak lain adalah wanita yang sama yang bertarung dengan Tian yu tadi. Atau lebih tepatnya tubuh aslinya.


Tak lama muncul 7 orang yang memakai jubah merah darah di sana. Ke 7 orang itu memiliki kekuatan yang besar dan aura kegelapan yang menyeramkan . Ke 7 sosok itu mengerutkan keningnya saat melihat gadis rau mengamuk dan membunuh beberapa bawahan mereka.


" Hei. Rau apa kau sudah gila... Kenapa kau membunuh begitu banyak anggota kita..." Kata sala satu dari mereka .


Rau mengalihkan pandangan nya pada asal suara. Saat ia menengok ia hanya menggertakan giginya " Diam lah Juan.... Jika kau tak suka maka kau yang akan ku bunuh.." kata rau sinis. Sedangkan pria yang bernama Juan hanya menggelengkan kepalanya dan tak menanggapi perkataan rau. Bukan karena ia takut tapi karena rau adalah tangan kanan dari tuan mereka jadia ia tak bisa berbuat banyak. " Jika bukan karena Tuan aku sudah membunuhmu sejak dulu..." Kata Juan.

__ADS_1


Ya memang rau adalah tangan kanan seseorang yang menjadi tuan dati mereka . Tapi walaupun ia menjadi tangan kanan tuan nya tau adalah pilar kegelapan terlemah di antara 8 pilar kegelapan , ia bisa mendapatkan jabatan tinggi karena suatu alasan yang menjijikan.


Mereka ber 7 menggeram saat melihat tingkah rau yang semakin menjadi. Aura kegelapan dari tubuh mereka tak terbendung lagi dan keluar. Tapi seketika mereka langsung menghilang karena mendengar panggilan dari tuan mereka.


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * *


Sementara di alam dewa tepatnya di kota kabut darah Bing yan'er sedang menyaksikan pertarungan Zao Zu dengan 5 orang yang memiliki kekutan kaisar dewa agung tingkat rendah . Zao Zu terlihat bersemangat karena baru pertama kali baginya mendapatkan lawan yang setara dengan nya di kehidupan keduanya ini.


BOOOM...


Ledakan besar terjadi saat serangan Zao Zu dan ke 5 orang itu beradu. Ledakan itu menimbulkan getaran yang besar bahkan banyak bangunan di kota kabut darah yang hancur.


Sedangkan Bing yan'er yang melihat pertarungan Zao Zu hanya menggelengkan kepala melihat tingkah nya yang barbar. Di saat ia sedang asik menikmati arak sambil menonton pertarungan Zao Zu. Bing yan'er menjatuhkan kendi arak nya dan mengalihkan pandangan ke atas langit saat merasakan kekuatan besar yang mendekat.


Tak lama seorang pria yang memakai jubah merah darah dengan lambang lotus yang memiliki 3 bintang di atasnya muncul di langit. Pria itu menatap ke arah Zao Zu yang sedang bertarung dengan 5 orang yang memakai pakaian yang sama dengan nya hanya di pakaian yang dipakai ke 5 orang itu hanya memiliki 2 bintang saja .


" Sepertinya mangsa yang lebih besar telah datang..." Kata Bing yan'er dan menghilang dari sana.

__ADS_1


Sementara pria itu terus asik menyaksikan pertarungan ke 5 orang bawahan nya. Ia menggertakan giginya kesal saat melihat 5 anggotanya di permainkan oleh Zao Zu bahkan mereka tak bisa memberikan luka sedikitpun pada Zao Zu malah sebaliknya mereka yang memiliki banyak luka dan telah kehabisan banyak energi.


" Sial. Siapa pemuda itu... Jika begini terus mereka akan mati, tak bisa di biarkan di harus segera di atasi..." Katanya dan bersiap menyerang Zao zu. Tapi langkahnya terhenti saat ia melihat ada seseorang yang berdiri di hadapan nya.


" Kenapa buru buru... Kau saksikan saja pertarungan mereka sampai selesai...jika kau mengganggu aku tak akan diam saja..." Kata pria itu yang tak lain adalah Bing yan'er. Pria itu mengerutkan keningnya karena tak menyadari kapan Bing yan'er menghampirinya bahkan ia tak bisa melihat tingkat kultifasi dari Bing yan'er. Itu wajar karena Bing yan'er memiliki kekuatan lebih tinggi darinya dan Bing yan'er juga memiliki tubuh khusus yang mampu menyembunyikan apapun yang ada di tubuhnya termasuk tingkat kultifasi nya.


" Siapa kau..." Kata pria itu yang memasak kuda-kudanya dan bersiap bertarung dengan Bing yan'er. Sedangkan Bing yan'er hanya terkekeh kecil melihat pria itu. Ia melepaskan aura membunuhnya dan menghilang dari sana yang membuat pria itu kaget dan meningkatkan kewaspadaan nya.


Tak lama Bing yan'er muncul di belakang pria itu lalu mengayunkan pedangnya. Tapi sayangnya pria itu segera menyadari serangan Bing yan'er dan ikut mengayunkan tombak yang ia keluarkan dari cincin ruang nya.


BOOOM


Ledakan besar terjadi dan membuat Bing yan'er mundur beberapa langkah. Pria itu mengalami hal yang lebih parah karena ia terlempar jauh dan tangan nya mengeluarkan darah karena serangan Bing yan'er yang kuat.


" Si...sial siapa pemuda ini sebenarnya. Kekuatannya setara dengan 10 kaisar dewa terkuat di alam nirwana. " Ucap pria itu sambil terus menahan rasa sakit dan kebas di tangan nya.


Sementara Bing yan'er hanya tersenyum mandangi pria itu . Ia awalnya kaget saat melihat tombak yang di keluarkan pria itu tapi tak lama senyum mengembang di wajahnya yang tertutup dan hanya memperlihatkan bagian hidung dan mulutnya saja.

__ADS_1


" Kau semakin kuat saja Jun Ki. Atau harus kah ku sebut kaisar dewa tombak..." Kata Bing yan'er. Dan ucapan nya membuat pria itu kaget karena selama ini tak ada yang mengetahui nama aslinya bahkan ke 10 kaisar dewa terkuat juga tak mengetahui namanya.


" Siapa dia kenapa dia mengetahui namaku... Mustahil ada yang mengetahui identitasku karena hanya ada 5 orang yang mengetahui identitas ku dan mereka sidang lama mati ...." Gumam Jun Ki pelan.


__ADS_2