holy demon god emperor

holy demon god emperor
chapter.3 : alam bulan merah


__ADS_3

Iyan dan orang orang yang di tangkap di bawa masuk ke dalam pusaran energi itu, setelah mereka memasuki pusaran energi Iyan bisa melihat sebuah tempat yang aneh. Seluruh tempat di sana berwarna merah darah bahkan langit nya saja berwarna merah dengan tiga bulan berwarna merah menyala.


Iyan dan yang lainnya terus di bawa ke suatu tempat. Sampai Iyan bisa melihat sebuah istana yang besar berwarna hitam dengan di sekeliling istana terdapat banyak tengkorak dan bau darah yang sangat menyengat. Seketika banyak orang yang berteriak histeris setelah melihat istana itu, mereka menjerit dan berusaha melepaskan diri mereka bahkan ada beberapa yang tak sadarkan diri karena ketakutan dan syok.


Iyan terus menatap istana itu dan sesekali ia melihat sekeliling, ia hanya diam tak melakukan perlawanan atau pun berteriak seperti orang lain ia hanya diam menatap istana itu.


Iyan dan semua manusia yang di tangkap di bawa masuk ke dalam istana dan mereka di bawa ke sebuah ruangan yang terlihat seperti lab. Iyan di lemparkan ke dalam dengan keras.


" Ugggh ..."


" agggh... Tidak lepas kan aku...aku mohon hiks..."


" Hiks, ayah, ibu aku ingin ayah dan ibu...hiks "


Banyak yang berteriak dan menangis, mereka mencoba membuka pintu besar berwarna hitam legam. Tapi ya nihil semua usaha yang di lakukan tak bisa membuka pintu hitam besar itu. Semua kembali menangis dan beberapa ada yang mencoba mencari jalan keluar lain nya. Tak berselang lama mereka bisa mendengar langkah kaki yang mendekat ke ruangan itu dan pintu akan terbuka, semua orang menjauh dari pintu dan mereka berkumpul di tengah ruangan sambil berusaha memberanikan diri untuk berdiri walau ada beberapa orang yang terduduk lemas karena takut.


Pintu pun terbuka dan sesosok terlihat ada 3 orang yang berdiri dan berjalan menghampiri mereka. Setelah 3 sosok itu masuk terlihat 3 mahluk seperti manusia 1 wanita dan 2 lain nya pria. Si wanita memiliki kuku yang panjang ,mata merah menyala rambut hitam panjang, bibir hitam dan memakai pakaian yang cukup terbuka dengan beberapa lambang seperti tato di beberapa bagian tubuh nya. Dan dua pria lain nya adalah Jian dan satu lagi memiliki badan besar dan tinggi, wajah yang penuh dengan bekas luka dan memakai pakaian hanya bawahan saja seperti celana . Dengan gigi yang panjang seperti taring.


" Hehehe.... Banyak sekali manusia....uggh aku jadi ingin mencicipi nya..." Ucap si wanita itu dengan menjilati bibirnya.


" Silahkan saja kalau kau mau beberapa dari mereka..." Kata jendral Jian. Seketika si wanita tersenyum lebar dan bersiap untuk menerjang Iyan dan beberapa manusia. Semua orang mulai panik dan ketakutan setelah mendengar apa yang di katakan oleh 2 mahluk itu. Tapi jendral Jian melanjutkan kata katanya. " Silahkan ambil, tapi kau juga akan aku bunuh ...." Kata jendral Jian.

__ADS_1


Si wanita berhenti seketika, ia menatap jendral Jian dengan tatapan dingin Jian juga membalas tatapan si wanita tak kalah dingin. Dan pada akhirnya si wanita kembali lagi ke dekat pria berbadan besar dengan perasaan kesat dan marah. " Dasar brengsek . Kalau kau bukan yang terkuat di antara kita dan bukan jendral utama sudah aku musnahkan kau... " Kata si wanita di dalam hatinya.


" Jian kenapa kau malah melindungi para manusia ini... Biarkan lah Brizzi menikmati beberapa manusia ini.. " kata pria berbadan besar. Jian menatap pria berbadan besar itu dengan sinis ,seketika pria berbadan besar itu terlempar ke pojok ruangan itu dengan keras dan memuntahkan seteguk darah berwarna hitam.


" Lancang sekali kau memerintah ku.... Kalian pikir kalian siapa hah... " Kata Jian dengan marah. Ia tak suka jika ada seseorang yang jauh di bawah dirinya memerintah dirinya. Brizzi menggertak kan giginya kesat ia menatap Jian dan berteriak. " Jian jangan mentang mentang kau jendral utama kau bisa seenaknya begitu saja pada kami..." Kata Brizzi dengan marah.


Jian tertawa keras dan berkata.


" Hahaha.... Lalu apa yang akan kau lakukan hah...jika kau berani ayo kemari biar ku bunuh kau sekalian dengan manusia manusia ini..."


" Kau..." Brizzi menggertak giginya dan bersiap untuk menyerang Jian tapi seseorang menepuk pundak nya. Brizzi membalikan badan nya dan melihat siapa yang menghentikan nya. " Jiki kenapa kau menghentikan ku .." kata Brizzi. Jiki atau pria yang tadi di lemparkan ke pojok ruangan oleh Jian hanya dengan tatapan nya saja ia menggelengkan kepala nya " dia bukan lah lawan kita , apa kau lupa dia adlah iblis bulan darah bintang 6... Kekuatan nya hampir setara dengan kaisar iblis jadi berhentilah..." Kata jiki.


" Tidak... Jangan mendekat ..."


" Akkkhh.. jangan mendekat ..."


Banyak yang berteriak histeris karena Jian semakin dekat dengan mereka. Jian sampai di depan mereka dan ia menjambak rambut satu wanita di sana dan menarik nya ke atau sampai si wanita mengerang kesakitan dan terangkat keatas. " Hehehe diam lah ... Kalian akan menjadi kelinci percobaan ku, jadi nikmatilah hari terakhir kalian sebelum kehilangan akal atau tubuh kalian..." Kata Jian. Lalu ia menyeret si wanita dan meletakan nya di sebuah benda mirip tempat tidur, si wanita di ikat dengan kuat dan Jian menusukan beberapa benda atau alat ke tubuh si wanita tanpa memikirkan rasa sakit yang akan di derita si wanita.


AAAKKKKHHH..


si wanita terus berteriak dengan keras ia bisa merasakan rasa sakit dan panas. Ia juga merasakan sesuatu masuk kedalam tubuh nya dan rasa sakit nya semakin menjadi jadi. Tak berselang lama suara si wanita pun hilang. Ia kehilangan kesadaran nya karena tak kuasa menahan rasa sakit. Lalu Jian merobek semua pakaian nya dan mengangkat tubuh si wanita dan di masukan ke sala satu tabung kaca yang besar di sana.

__ADS_1


Semua orang semakin panik setelah melihat apa yang di lakukan oleh Jian kepada wanita itu. Mereka menjerit histeris dan mencoba lari karena Jian kembali mendekati mereka. Tapi apakah daya walaupun mereka lari tubuh mereka melayang dan kembali ke tempat semual. Dan Jian melakukan hal yang sama kepada semua orang yang ada di sana dan menyisakan Iyan yang terakhir yang tersisa.


Iyan menatap semua orang yang sudah ada di dalam tabung yang sudah tak sadarkan diri lalu ia menatap Jian yang mendekatinya, tak ada rasa takut atau apapun di wajah nya hanya tatapan yang kosong dan wajah tanpa ekspresi. Iyan di seret dan di ikat di tempat yang sama yang sudah berlumuran dengan darah yang masih segar. Iyan menatap Jian dengan kehampaan bahkan dia tak berkedip sedikit pun.


Jian menatap Iyan dan ia tersenyum kepada Iyan dan berkata. " Hem... Manusia yang menarik, bahan kan kau tak takut ketika menatap ku menarik... Hem, baiklah aku akan berbaik hati padamu dengan memberikan darah ku padamu.." . Lalu Jian mengambil darah nya sendiri dan menyuntikan nya kepada Iyan seketika Iyan bisa merasakan hawa yang panas dan sakit yang teramat sakit setelah saran Jian memasuki tubuh nya.


AAAKKKKHHH...


Iyan berteriak dengan keras Sampai teriakan nya terdengar sampai ke luar ruangan bahkan semua iblis disana bisa mendengar teriakan Iyan .Jian tertawa dengan keras dia mengangkat tubuh Iyan yang sudah tak sadarkan diri dan tak memakai pakaian sehelai benang pun. Iyan di masukan ke dalam tabung berwarna merah berbeda dengan orang lain dan Jian juga meneteskan darah nya juga kedalam tabung Iyan, seketika air yang tadi berwarna biru berubah menjadi merah. Bukan hanya Iyan saja yang di masukan ke dalam tabung merah itu tapi terdapat 12 tabung di sana dan setiap tabung sudah ada isinya sebelum semua orang di masukan ke dalam tabung, 11 tabung yang berwarna merah sudah ada pengisinya dan tersisa 1 tabung dan itu yang diisi oleh Iyan.



Pembantaian di kota B terus terjadi selama 3 hari ini dan banyak korban yang menjadi makanan para iblis bulan darah.



Ibu Iyan dan Ipan berhasil selamat keluar dari kota B mereka di selamatkan oleh beberapa tentara dan di bawa ke kota S . 1 bulan berlalu dengan cepat dan semakin banyak kota di negara XX yang di ambil alih oleh iblis bulan darah seperti kota C, kota E dan tentunya kota B yang sekarang menjadi pusat nya para iblis bulan darah berkumpul bahkan di kota B sudah ada sebuah bangunan seperti istana berwarna merah yang jadi sarang nya iblis bulan darah dan 3 jendral iblis tinggal.



12 tahun berlalu tapi kekacauan yang di sebabkan oleh iblis bulan darah terus terjadi walau tak separah dulu karena para manusia sudah mulai melawan para iblis dan menciptakan pasukan khusus yang di tugaskan untuk memburu iblis yang di beri nama PASUKAN PEMBURU IBLIS. Pasukan ini sudah terlatih dan di lengkapi dengan persenjataan yang lengkap dan super canggih bahkan mereka sudah menemukan alat atau senjata canggih yang dapat mengalahkan atau membunuh para iblis.

__ADS_1


__ADS_2