holy demon god emperor

holy demon god emperor
chapter. 39 : membuat kerusuhan di kota kabut darah


__ADS_3

39.. membuat kerusuhan di kota kabut darah.


" Hem... Siapa wanita cantik ini... Dia sangat menggoda..." Kata lu mau dan tanpa sadar menjilati bibirnya. Sedangkan wanita cantik itu menatap jijik ke arah lu mau ia sudah melihat semua kejadian saat ia mengorbankan adik ya sendiri untuk jadi boneka jiwa. Wanita cantik itu adalah Tian yu ia kemari saat mendapatkan perintah dari Bing yan'er karena ia merasakan ada seorang dewa dari alam nirwana di sini dan dewa itu setara dengan Tian yu yaitu kaisar dewa agung tingkat menengah tahap puncak.


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * *


Bing yan'er dan jin Guang sekarang ada di gerbang kota kabut darah. Dan memang sesuai dengan namanya kota ini selalu di tutupi kabut dan saat di perjalanan tadi Bing yan'er melihat pertarungan di perbatasan kota kabut darah. Antara pasukan berjubah hitam dengan pasukan dari sekte aliran sesat. Dan yang membuat Bing yan'er terkejut adalah ada sekitar 15 orang yang berada di ranah kaisar dewa suci tingkat tinggi dan masih ada 3 orang yang masih bersembunyi dan Bing yan'er tau siapa yang bersembunyi itu mereka adalah para dewa dari alam nirwana karena aura dewa di alam nirwana itu berbeda dengan aura dewa dari alam Lian nya. Jadi sebelum Bing yan'er memasuki kota ia memberi tau hal ini pada bawahan nya di kota danau suci dan meminta Tian yu untuk turun tangan.


Saat sampai di depan gerbang Bing yan'er menutupi wajahnya dengan menggunakan jubah berwarna putih dari sekte teratai beku dengan lambang teratai emas dengan garis emas 3 yang artinya seorang petinggi sekte. Jin Guang juga memakai jubah yang sama hanya ia memiliki 1 garis emas saja.


" Berhenti perlihatkan token pengenal kalian...." Kata sala satu penjaga kota dengan kurang sopan. Tapi Bing yan'er masih membiarkan nya karena ia tak ingin mencari masalah di kota ini. Jin Guang maju dan menunjukan token sekte teratai beku. Saat melihat token itu para penjaga membuka Galan dan membiarkan mereka masuk tanpa bertanya lagi.bahkan terlihat kalau pengawal tadi sedikit pucat saat melihat token itu.


" Sekte mu ternyata cukup di takuti ya..." Kata Bing yan'er. Jin Guang hanya menggaruk kepalanya dan tersenyum canggung.


Saat mereka berjalan di kota mereka cukup kagum dengan kondisi kota walaupun pandangan mereka di halangi kabut tapi mereka tetap masih bisa melihat sekeliling karena terdapat kristal berlian sebagai penerangan dan penunjuk jalan kota. Bing yan'er juga merasakan banyak kultifator yang kekuatan nya setara dengan para penatua sekte teratai beku. Dan ada sekitar 5 orang yang setara dengan jin Guang. Bing yan'er juga merasakan kekuatan yang kuat dan itu hampir setara dengan nya . Ia tersenyum karena tau siap orang itu.


" Jin Guang bisakah kau membuat sedikit kekacauan di sini...." Kata Bing yan'er. Jin Guang melongo mendengar permintaan Bing yan'er, bukan nya ia tak bisa namun ia tak yakin bisa selamat dari amukan para kultifator kuat yang ia rasakan di sekitar sini. Walaupun merasa enggan jin Guang tetap melesat ke udara saat melihat tatapan tajam Bing yan'er.


" Maafkan aku saudara ku jika aku tak melakukan ini tuan muda akan marah besar padaku dan aku tak ingin itu terjadi..." Katanya lalu ia menarik napas dalam dalam .


" Jurus es abadi : tarian naga es.." katanya pelan lalu sebuah aura dingin keluar dan membuat sekitarnya membeku lalu sebuah angin bertiup kencang dan membuat pusara es dan lama kelamaan pusaran itu membentuk naga


RROOOAAAARRR


naga itu meraung keras dan langsung melesat dan menghancurkan beberapa bangunan. Seketika para kultifator kuat dari kota kabut darah bermunculan dan mencoba melawan balik serangan naga es itu tapi mereka makan terkena serangan balik dan terpental lalu menabrak bangunan kota.


* * * * * * * * * * * * * * * * *


Di tempat lain terlihat seorang pria muda sedang duduk di kursi tinggi di sana dan di samping kiri dan kanan nya terdapat 5 orang pria sepuh mereka terlihat sedang membicarakan sesuatu sampai teriak seorang prajurit mengganggu mereka.


" Ketua... Ketua...." Kata sala satu kultifator tingkat dewa biru. Seketika ke 5 pria sepuh itu menatap orang tadi dengan dingin dan mengeluarkan sedikit tekanan yang membuat pria tadi berkeringat dingin.

__ADS_1


" Ada apa... Apa kau tida lihat kami sedang berbicara dengan tuan muda..." Kata sala satu pria sepuh itu dengan dingin.


" I...itu ketua .... Ada orang yang menyerang kota..." Kata pria itu dengan tubuh bergetar karena merasakan tekanan yang semakin kuat Dahlan ia hampir tak sadarkan diri. Tak lama sebuah aura hangat menyelimuti dirinya dan melindunginya dari tekanan ke 5 ketua itu saat ia melihat ternyata sang tuan muda lah yang membantunya.


" Bagai mana bisa bukan nya penjagaan kota sangat lekat bagai mana bisa ada yang menyerang kota..." Kata si tuan muda lalu menambahkan " apakah para petarung pelindung kota tak bisa menanganinya ..."


" Itu tuan muda... Ke 20 petarung pelindung kota tak sanggup melawan nya bahkan beberapa dari mereka terluka parah bahkan ada yang tak sadarkan diri terkena serangan itu..." Kata si pria .


Semua orang mengerutkan keningnya siapa yang berani menyerang kota bahkan membuat kerusuhan di dalam kota sendiri.


" Memangnya berapa banyak yang menyerang kota. Sampai mereka tak bisa menanganinya..." Kata sala satu dari 5 pria sepuh.


" Di...dia hanya seorang diri ketua sa " kata pria itu sedikit gugup. Saat mendengar hanya seorang diri yang menyerang kota mata mereka semua berkedut dan hampir menjatuhkan rahang mereka kaget.


" Apa satu orang dan kalian tak bisa menahan nya memang sekuat apa dia...." Kata ketua sa.


" Dari informasi yang kami dapat ia berasal dari sekte teratai beku ketua sa ia adalah Patria dari sekte itu bernama jin Guang..." Kata pria itu .


" Sekte teratai beku... Kenapa menyerang kota ini apa mereka bekerja sama dengan ke 4 sekte itu..." Kata tuan muda itu.


" Baiklah. Ketua sa pergilah coba hentikan ia ... Tapi ingat jangan membuat keributan..." Kata tuan muda itu. Ketua sa langsung mengangguk lalu menghilang dari sana.


* * * * * * * * * * * * * * * * *


Sedangkan sekarang Bing yan'er sedang santai duduk di atas sebuah rumah di sana. Ia menatap jin Guang yang sedang bertarung melawan beberapa kultifator kuat. Bing yan'er masih santai saja tanpa khawatir dengan jin Guang karena setiap lawan yang jin Guang lawan pasti dapat di lembar dengan mudah olehnya.


Wussss...


Bing yan'er melihat ada yang muncul di hadapan jin Guang dan menghentikan jin Guang bahkan naga es nya langsung hancur hanya dengan satu pijakan dari orang itu.


Si tempat jin Guang ia terkejut saat melihat ada orang yang dapat menghancurkan naga es nya hanya dengan sekali pijakan jin Guang marah tapi saat ia melihat orang itu seketika wajahnya yang tadinya marah berubah jadi tersenyum lebar menatap pria sepuh yang seumuran dengan nya di hadapan nya.

__ADS_1


" Lama tidak bertemu jin sa ...." Kata jin Guang menyapa pria sepuh itu yang tak lain adalah ketua sa dan nama aslinya adalah jin sa. Para kultifator kota bingung saat melihat musuh mereka menyapa sala satu dari ke 5 ketua mereka dengan akrab.


" Ia memang sudah lama kita tak bertemu sepupu atau harus ku panggil ketua sekte Guang ..." Kata jin sa. Lalu ia mendekat dan mereka berpelukan bahkan badai es yang jin Guang buat pun seketika menghilang dan hawa dingin juga mulai hilang.


" Ada keperluan apa kau kota ini jin Guang . Bahkan kau menyerang kota ini dan melukai beberapa bawahan mu..." Kata jin sa .


" Jadi orang orang ini bawahan mu... Apakah kau pejabat tinggi di kota ini jin sa..." Bukan nya menjawab jin Guang malah memberikan pertanyaan kembali. Jin sa menggelengkan kepalanya saat melihat saudaranya ini tak berubah .


" Ya bisa di bilang seperti itu ... Aku adalah sala satu dari 5 ketua organisasi pedang jiwa ...kau sendiri jawab pertanyaan Kuntadi..." Kata jin sa dengan sedikit mendengus kesal.


" Aku tak memiliki niat apapun. Bahkan aku tak berniat menyerang kota ini... Aku hanya melakukan tugas dari tuan ku, untuk memancing pemimpin organisasi pedang jiwa keluar...." Kata jin Guang dan seketika wajahnya berubah serius dan aura dingin yang tadi hilang kini muncul kembali . Melihat wajah saudaranya yang seserius ini jin sa kaget dan juga mengeluarkan aura dingin yang tak kalah kuat dari jin Guang.


" Siapa tuan mu itu jin Guang. Sampai membuat kau yang tak pernah serius ini menjadi seserius ini..." Kata jin sa .


" Aku tak bisa memberitahu mu siap tuan ku jin sa ... Maafkan aku mungkin kita akan sedikit bertarung karena tuan ku meminta untuk membuat keributan lebih besar lagi..." Kata jin Guang lalu ia melesat ke arah jin sa.


Jin sa yang melihat itu mengerutkan keningnya dan melesat membalas menyerang jin Guang.


BOOOM


Ledakan besar terjadi dan membuat tanah bergetar. Ke 4 ketua lainnya dan tuan muda itu kaget saat merasakan kekuatan jin sa yang keluar bahkan aura dingin atau elemen es yang selama ini menjadi kartu trup nya ia gunakan.


" Apakah lawan yang ketua sa lawan sangat kuat... "


" Mungkin karena sampai-sampai ketua sa harus mengunakan elemen es nya..." Kata beberapa ketua . Mendengar itu tuan muda itu menghilang dan di ikuti oleh ke 4 ketua lainnya.


" Jurus es abadi : taring serigala"


" Jurus es abadi : taring serigala. "


Jin Guang dan jin sa mengeluarkan jurus yang sama dan sama kuat nya. Kedua serangan mereka melesat cepat dan bersiap berbenturan tapi.

__ADS_1


Wusss...


Seseorang muncul dan menghilangkan ke 2 serangan itu . Melihat siapa yang muncul jin sa kaget dan segera menghampiri orang itu. Sedangkan jin Guang melongo melihat ada orang yang bisa menghilangkan serangan nya dengan mudah.


__ADS_2