Hot Husband

Hot Husband
Part 1


__ADS_3

Arumi nasha razita, adalah gadis desa yang cantik nan lugu, agamis bahkan sangat cerdas dalam pengetahuan akademik dan religinya. Gadis ini mempunyai cita-cita,yang sangat mulia yaitu ingin menjadi ustadzah dan dokter, agar bisa mengobati pasien tanpa bayaran bisa juga disebut relawan.


Pada suatu hari, arumi pamit pada kedua orang tuanya untuk melanjutkan kuliahnya dibandung, dia mendapatkan beasiswa kedokteran. kagum, bukan? sudah cantik, agamis, cerdas pula lelaki mana yang tak mau menikahinya? banyak, sangat banyak namun dia menolak, alasanya sederhana dia hanya ingin melanjutkan pendidikanya.


Dia pamit untuk pergi ke kota yang dimana disana terdapat universitas yang telah memberinya beasiswa, dia pergi ke universitas Institut teknologi bandung dan akan menjalankan kehidupan dengan berperan sebagai mahasiswa yang cerdas.


"Ibu,bapak aku pamit,untuk melanjutkan pendidikanku,aku harap ibu dan bapak meridhoiku karena ridho Allah ada pada ridho orangtua" ujar arumi yang sedang sungkem


"Pergilah nak, ibu ridhokan kamu untuk melanjutkan pendidikanmu" ujar bu nur pada putrinya


"Bapak ibu maafkan aku jika selama ini aku punya banyak salah kepada kalian, sering menyusahkan kalian, bahkan aku menjadi beban dalam hidup kalian" ujar arumi sambil menangis


"Bapak dan ibu tidak merasa dibebankan, kamu itu anak yang sangat kami banggakan, jangan pernah berhenti meraih ilmu,nak" ujar bu nuri dan pak yusuf


"terimakasih ibu, bapak" ujarnya lagi sembari memeluk ibu dan ayahnya


"Sudah nak, segera berangkat maaf ibu tidak bisa mengantar karena keadaan ayah sedang sakit" ujar bu nuri bersedih hati

__ADS_1


"Tidak apa-apa bu, yasudah arumi pulang bu, assalamu'alaikum" ujar arumi sambil melambai2kan tangan dan mulai memakai helm


Diperjalanan


Arumi bergumam dalam hati "apa aku sambil bekerja sampingan saja? bekerja apa ya? ah sudahlah jalan terlebih dahulu takutnya banyak memikirkan hal-hal lain akan membuatku celaka, sebaiknya aku istirahat saja dulu disana"


Arumi duduk dipinggiran gedung merdeka,saat hendak pergi arumi kaget karena dia menginjak sesuatu, dia menoleh kebawah


"Hm dompet siapa ini" ujarnya sambil mengambil dompet tersebut


Beda dengan ditempat lain, seorang ceo sedang sibuk mengutak ngatik tas kerjanya, lacinya dan nampaknya dia sedang kebingungan


"Dimana dompetku, kenapa aku ceroboh begini" ucapnya sedikit kesal


Yap, pria itu bernama Nerandra Ribero, seorang pengusaha sukses dan ceo di perusahaan Ribero corp.


Sedangkan ditempat lain, arumi sedang mencari alamat kantor itu. Setelah beberapa jam menempuh perjalanan, akhirnya kantor tersebut ditemukan.

__ADS_1


"Apa aku langsung masuk? Ah coba saja dulu" ujar arumi


Arumi masuk dan menghampiri resepsionis, dan menanyakan sesuatu


"Apakah benar ini alamat kantor bapak Nerandra Ribero?" tanya arumi kepada resepsionis


"Benar mba, apa tujuan anda ke kantor kami?" tanya resepsionis itu


"Ah itu, saya ingin menemui CEO perusahaan ini" ujar arumi lagi


"Apakah sudah membuat janji terlebih dahulu?" tanya nya lagi


"E belum tapi saya ada keperluan penting" ujar arumi


"Apa anda kerabat pak andra?" tanya nya lagi


"YaAllah kenapa banyak tanya begini, apa aku berbohong? Hem maafkan aku ya Allah aku berbohong sedikit" gumamnya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2