Hot Husband

Hot Husband
Part 10


__ADS_3

"Jadi, apa maksud Tuan dan Nyonya datang ke sini?" Tanya pak Yusuf Sopan


"Kami ingin meminta restu untuk menikahkan Andra, dan juga putri bapak yang bernama Arumi" ucap Tn. Marchel


"Loh nak, kamu membawa calon suami mu toh" girang pak Yusuf


"Iya pak, Arumi akan menjadi ibu untuk bayi ini, entah mengapa Arumi sangat menyayanginya, bapak sudah tau cerita dari ibu?" Tanya Arumi


Memang selepas percakapan di telpon waktu itu Ibu Nur segera menceritakan hal itu kepada Pak Yusuf, dan pak Yusuf merestuinya, mungkin memang ini takdir yang terbaik untuk Arumi. Namun setelah mendengarkan pertanyaan Pak Yusuf tadi membuat Andra ingin angkat bicara.


"Maaf pak, sebelumnya saya adalah duda, jika bapak merestui saya akan menikahi Arumi minggu depan, kalau bisa 3 hari lagi" Ucap Andra dengan percaya diri


"Nak Andra, Arumi masih kuliah" ucap Pak Yusuf


"Kuliah Arumi online pak, jadi Arumi bisa sambil mengurus bayi ini" ucap Arumi menatap lekat baby Mysha.


"Baiklah, keputusan ada di kamu" pasrah pak Yusuf.


"Jadi bagaimana? Andra apa kamu akan segera menikahi Arumi? tanya Tn. Marchel

__ADS_1


"Iya pa, Andra juga mencintai Arumi, entah mengapa baru saja Andra bertemu denganya, tapi beliau mampu merebut hati Andra pa" Ucap Andra


Arumi hanya tersipu, dan disaat itu pula baby Mysha menggeliat geli dan tersenyum sambil mengeluarkan kata-kata menggemaskan, selayaknya seumuran bayi.


"Loh sayang bahagia ya dengar kabar ini? Selamat kamu akan cepat mendapat ibu" ucap Andra mengelus lembut pipi anaknya itu


"Jadi Andra, kapan kamu menikahi Arumi?" tanya Ny. Maira kepada Andra


"Andra ingin menikahinya 2 hari lagi ma" Ucap Andra membuat Arumi tersedak ludah sendiri


"Tidak salah tuan? 2 hari lagi? tanya Arumi gelagapan


"Aku tidak ingin kita terjebak dalam ikatan tanpa janji suci, aku tidak mau kita terjerumus ke dalam zina" ucap Andra dengan wajah sendu


"Bapak tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, saya punya sedikit biaya untuk menikahi Arumi tanpa bantuan orang tua" ucap Andra


"Arumi, seperti apa yang kamu inginkan di pesta pernikahan naanti?" tanya Andra


"Arumi tdak jngin membuat pesta, aku hanya ingin nikah ijab qabul saja, jangan menghamburkan uang" Jawab Arumi menunduk malu

__ADS_1


"Ppft, yasudah aku setuju dengan keputusan kamu, tapi media harus tau bahwa kamu itu istriku" Tegas Andra


"Mas, masalah itu bisa menyusul, kan?"


"Bagaimana jika kita mengadakan pernikahan, tapi hanya dihadiri oleh tamu penting saja?" Ucap Ny. Maira antusias


"Terserah pak Andra saja, saya mengikutinya setiap keputusan yang beliau berikan" Pasrah Arumi


"Panggil mas jangan bapak, aku akan mengadakan pernikahan yang seadanya, tidak apa-apa?" Tanya Andra kepada Arumi


"Tidak apa-apa mas, aku senang dengan keputusanmu" Ucap Arumi menunduk tersipu malu


"Yasudah berarti pernikahan kita 2 hari lagi, huft aku tidak sabar" Ucap Andra dengan senyum yang smirk


"Tapi bapak tidak ingin dulu Arumi mengandung, dia masih kuliah" Tegas pak Yusuf


"Kita bisa menjalankan program keluarga berencana, iyakan?" Tanya Andra kepada Arumi


"Iya mas aku bisa di suntik KB ko" Ucap Arumi pasrah.

__ADS_1


Suasana rumah itupun hangat, dan ya itu membuar Andra semakin ingin cepat menghalalkan Arumi agar dia bisa menerkamnya bebas karena sudah ada ikatan suci.


Mana ni vote nya? Like nya? Komenya? Gapernah bosen Author mengingatkan untuk para readeraku tersayang, aku tunggu vote, like, komen dari kalian, makasih udah mengikuti kisah Arumi, maaf juga kalo aku jarang up soalnya aku lagi sakit+sibuk banget diorganisasi. Terimakasih sekali lagi, salam hangat untuk readersku♡.


__ADS_2