
Pada pukul 03 pagi Arumi terbangun, dan dia melihat tangan kekar dan besar itu melingkar posesif dipinggangnya, dia enggan membangunkan Andra tapi dia juga ingin mandi cepat-cepat rasanya. Tanpa mengganggu tidur Andra, Arumi berhasil keluar dari lingkaran tangan besar dan kekar itu.
"Mau kemana?" Tanya Andra tiba-tiba dan membuat Arumi kaget
"Mau mandi, mas" jawab Arumi yang ingin beranjak dari tempat tidurnya
"Jam segini?" tanya Andra
"Iya sayang, aku harus menyiapkan semua kebutuhan kita" ucap Arumi yang hendak berdiri dan malah hampir terjatuh karena merasakan perih dibagian intimnya itu
"Mandi bersama ya, mas tidak mau kamu kesakitan" ucap Andra menggendong tubuh istrinya itu
"Mas, aku masih sakit" ucap Arumi karena dia tau maksud dari kata "Mandi bersama" yang terucap dari bibir suaminya itu
"Mas tidak akan melakukanya kalau kamu tidak mengizinkan, mas tau kamu masih perawan" tutur Andra
"Mandi saja ya mas jangan macam-macam aku masih merasakan perih" kata Arumi
"Iya sayang kita hanya akan mandi" ucap Andra kemuadian meletakan tubuh istrinya di bathup yang diisi air hangat
Andra pun membantu Arumi membersihkan tubuhnya, dan dia juga mengikuti Arumi untuk bermandi wajib.
"Mas aku tahajud dulu, ya kalau mas minta sesuatu panggil aku saja" kata Arumi
"Mas juga ingin bertahajud, gini-gini mas imam yang baik untuk kamu" ucal Andra dengan percaya diri yang tinggi
__ADS_1
"Iya mas, ayo masnya dibaju dulu gih" ucap Arumi
"Iya sayang" dan Andrapun menuruti perkataan istrinya itu
Pukul 05 dini hari Arumi sudah melaksanakn kewajibanya, dan pada jam yang sama Arumi sudah membersihkan rumah itu, Arumi memang cekatan dalam hal ini makanya banyak sekali pria yang ingin menjadikanya istri.
"Rajin sekali istri mas, jam segini udah rapi, ga salah mas nikahin kamu" ucap Andra tiba-tiba memeluk istrinya dari belakang
"Mas bikin kaget aku aja" ucap Arumi dan melanjutkan tugasnya itu
"Sayang mas ingin sarapan dengan sayur sop, kamu bisa?" tanya Andra kepada Arumi
"Bisa sayang, dannuntungnya asisten kamu menyiapkan semua bahan yang aku butuhkan" jawab Arumi yang membalikan tubuhnya dan melingkarkan tanganya dileher suaminya.
"Sayang jangan dulu menggangguku, kamu tunggu diruang tengah gih, biar aku masaknya cepet kan kamu harus ke kantor sekarang" tutur Arumi
"Bahkan aku tidak datang sekalipun mereka tidak akan mempermasalahkanya karena aku CEO nya" ucap Andra dengan santainya mengecup bibir istrinya itu
"Sayang, sebagai CEO yang baik harus mencontohkan yang baik" tutur Arumi
"Tapi kan kita seharusnya honeymoon sayang, bukan malah aku pergi ke kantor" keluh Andra
"Honeymoon hanya akan menghamburkan uang saja, simpan uang itu aku ingin pergi berhaji" ucao Arumi menunduk
"Bahkan kita bisa tinggal disana atau bolak balik indonesia-arab" tutur Andra
__ADS_1
"Aku tau mas, mas bukan orang sembarangan tapi waktu berhaji itu hanya dilakukan disaat bulan Zulhijah saja" ucap Arumi
"Kita telat dong sayang, bagaimanna jika kita umroh terlebih dahulu, dengan semua keluarga besar kita" ucap Andra antusias
"Yasudah nanti kita bicarakan lagi mas, gih sekarang ke ruang tengah dulu kalo gini kapan beresnya aku masa?" ucap Arumi
Andra pun mulai meninggalkan istrinya itu yang sedang bergulat didapur, dan Andra pun nampak sedang menerima telfon dari asistenya.
"Tuan, hari ini ada jadwal meeting penting dari rekan anda yang ada di singapur" ucap Andi disebrang sana
"Huft, baiklah padahal aku ingin menikmati masa pengantinku, tapi kalau tidak bisa diwakilkan aku akan menemuinya sekarang" ucap Andra
"Baik tuan, maaf sudah mengganggu anda" ucap asistenya dan Andra pun hanya menganggukan kepalanya dan mematikan ponselnya
"Mas ini kopinya" ucap Arumi dan menaruh kopi dan cemilan di meja ruang keluarga itu
"Sayang, mas hari ini pergi ke kantor, kalo kamu mau mengambil Mysha nanti bodyguard ku yang akan mengawalmu" ucap Andra
"Iya sayang nanti aku akan menyusul ke kantormu untuk memberikan bekal siang, aku bawa Mysha boleh?" tanya Arumi
"Ya jelas boleh dong sayang, karyawanku wajib tahu kalau aku sudah memiliki istri secantik kamu" Ucap Andra mengelus rambut sang istri dan memberinya kecupan dikening sang istri
"Baiklah mas aku akan pergi ke kkantormu nanti" ucap Arumi yang kemudian diangguki oleh Andra. Dan Andra pun mulai menyeruput kopinya itu
Gabosen-bosen author ngingetin untuk like, komen, and votenya. Ayo lebih cepat lebih semangat upnya.
__ADS_1