
"YaAllah kenapa banyak tanya begini, apa aku berbohong? Hem maafkan aku ya Allah aku berbohong sedikit" gumamnya dalam hati.
"Mba?" Tegur resepsionis itu kepada Arumi
"Eh iya mba, iya aku kerabatnya" alibi Arumi agar bisa bertemu dengan CEO perusahaan itu
"Oh yasudah tunggu sebentar mba" Jawab resepsionis itu sembari menelpon sekretaris
"Halo mira, ini ada kerabat pak Andra yang ingin menemui pak Andra, tolong sampaikan kepada-nya" ujar resepsionis itu
"Baik, saya akan menyampaikanya" Ujar sekretaris itu sambil menutup panggilan tadi
"Halo pak Andra, ada kerabat bapak yang ingin menemui bapak" Ujar sekertaris itu kepada pak Andra
"kerabat? Oh mungkin om wisnu" batin Andra bergumam
"Oh baiklah, suruh masuk ke ruangan saya" ujar pak Andra kepada sekertarisnya
"Baiklah pak" Ujarnya lagi
"Halo Anita, Pak Andra sudah mengizinkanya untuk bertemu denganya" Ujar Mira kepada resepsionis itu
__ADS_1
"Baiklah" ujar Anita
"Ibu silakan ibu sudah diizinkan untuk menemui pak Andra, ruanganya ada dilantai 3, setelah itu lurus saja nanti ada ruangan Pak Andra" Ucap Resepsionis sembari senyum kecil
"Baiklah, terimakasih" Ucap arumi sembari senyum nan sopan
Arumi mulai memasuki lift dan menekan tombol untuk naik ke lantai 3, sesampainya dilantai 3 Arumi langsung menghampiri ruangan itu,dan mengetuk pintunya.
Sebelumnya dia sudah izin kepada sekertaris itu dan langsung diizinkan untuk masuk ke ruangan pak Andra.
"Assalamu'alaikum" Ujar Arumi sambil mengetuk pintu
"Assalamu'alaikum pak" Sekali lagi dia mengucap salam dan membuat Andra tersenyum tipis
"Wa'alaikumsalam, silakan duduk" Ujarnya yang juga sedikit terheran, dikiranya om Wisnu ternyata dia pun tidak tahu siapa gadis lugu ini
"Em maaf pak, saya hanya ingin mengembalikan dompet bapak yang jatuh di jalan tadi" Ujar Arumi sambil mengembalikan dompet tersebut
"Oalah ternyata dompet saya ada di kamu, terimakasih atas kejujuranya" Ucap pak Andra sambil tersenyum dan bergumam "sopan sekali gadis ini, tidak banyak basa basi" batin Andra
"Yasudah pak, saya pamit dahulu terimakasih sudah mengizinkan saya bertemu dengan anda" Ucap Arumi sambil tersenyum dan hendak pergi
__ADS_1
"Kamu mau kemana? Sebagai tanda terimakasih saya, saya akan menghadiahkanmu 1 unit rumah" Ucap Andra
"Tidak perlu pak, saya tidak mengharapkan imbalan dari anda, terimakasih sekali lagi saya pamit Assalamu'alaikum" Ucap Arumi tersenyum dan membungkukan badan
"Yasudah, wa'alaikumsalam hati-hati" Ucap Andra dan tersenyum
Arumi mulai pergi dan Andra pun mulai bergumam "siapa gadis itu, aku harus mendapatkanya entah kenapa aku merasa dia cocok untuk menjadi ibunya mysha" batinya dan tersenyum
Para karyawan di perusahaan tersebut mulai menggosipkan Arumi, bagaimana tidak gadis anggun, lugu, dan cantik itu bertemu dengan bos nya yaitu Nerandra Ribero, CEO tampan yang kaya dan juga duda beranak 1.
Sepanjang jalan Arumi terus menundukan pandanganya, lugu sekali bukan?
...***...
"Cari tahu tentang gadis itu, aku harus mendapatkanya" Ucap Andra kepada anak buahnya
"Baik, Tuan" Ucap anak buahnya dengan sopan
Sangat aneh, Andra pulang lebih awal dari biasanya dan sepertinya dia ingin cepat-cepat ke rumahnya menemui orangtuanya dan anaknya yang masih bayi itu
Disepanjang jalan Andra terus tersenyum karena mengingat gadis lugu itu, entah kenapa hatinya merasa cocok untuk dijadikan ibunya tapi masa dia harus mengajaknya menikah langsung tanpa ada pendekatan, selintas dia punya ide, dia ingin menjadikan dia sebagai babysitter nya terlebih dahulu, ya menjadi pengasuh untuk Mysha anaknya itu.
__ADS_1