
Waktu menunjukan pukul 06.00. Artinya ini waktu mereka untuk bersarapan. Arumi pun mulai menghangatkan nasi, dan menghangatkan menu sarapanya kali ini. Inilah kebiasaan baru yang membuat Andra tidak bisa jauh dari istrinya. Ya, karena disaat dia menikah dengan Angel, dia tidak merasa seperti seorang suami, karena Angel tidak mengurusnya dan menjalani kewajibanya sebagai seorang istri. Lain dengan Arumi, yang rela bangun subuh-subuh untuk mengurus baby Mysha dan suaminya, menyiapkan segala keperluan suaminya dan juga rumah Andra bersih setiap hari padahal tidak ada asisten dirumahnya. Kebiasaan Andra yang baru adalah sekarang ia lebih banyak waktu untuk anak dan istrinya, dan biasanya dia sarapan roti (itupun kalau sempat) sekarang dia sarapan nasi karena disaat jam setengah 6 pagi semuanya sudah jadi (nasi dan hidanganya) tinggal dihangatkan saja dan siap disantap.
Arumi pun menghidangkan sarapan untuk suaminya, dia mengambil piring Andra dan mengisinya dengan nasi dan lauknya, setelah itu dia memberikanya kepada Andra. Disaat Arumi hendak mengalas untuk dirinya, tiba-tiba suara tangisan Mysha terdengar begitu nyaring dan membuat Arumi meletakan kembali piringnya.
"Mas sebentar aku cek dulu baby Mysha" ucap Arumi dengan tergesa-gesa
"Maaf telah membuatmu repot, mas akan sewakan babysitter untuknya" ucap Andra dengan tatapan sendu
"Tidak mas ini sudah kewajibanku, sebentar ya sayang" ucap Arumi lalu meninggalkan Andra yang sedang sarapan.
Terimakasih yaAllah, engkau telah memberiku jodoh yang terbaik diantara yang baik. Aku beruntung bisa memilikinya, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah dia, bukakan pintu rezeki yang seluas-luasnya, mudahkanlah setiap urusanya, lindungilah setiap langkahnya. Aku pasrahkan semuanya kepadamu ya Rab, tolong lindungi aku dan keluargaku.
Batin Andra berkata, betapa bersyukurnya ia mendapati istri seperti Arumi. Siapapun pasti iri denganya, karena memiliki keluarga yang harmonis, mempunyai istri cantik yang luar dalam, jujur, pengertian, siapapun pasti iri, tidak bisa dipungkiri.
__ADS_1
Setelah beberapa menit Arumi pun kembali dan membawa baby Mysha yang sudah cantik dan wangi.
"Wah anak ayah udah wangi aja sayang" ujar Andra membawa baby Mysha kkepangkuanya
"Iya dong ayah, bunda yang mandiin aku" ucap Arumi dengan nada yang menyerupai anak kecil
"Kamu pasti pipis lagi ya, sayang jangan terlalu sering menyusahkan bunda, dia sedang sakit karena tamu bulananya" ucap Andra mengelus pipi gembul anaknya itu
"Mas hus gaboleh ngomong gitu, bayi mana ngerti" ucap Arumi
"Ini sudah biasa mas" ucap Arumi
"Yasudah kamu makan dulu gih, mas mau menjemur baby Mysha dulu" ucap Andra mencium anaknya
__ADS_1
"Mas, temenin aku sarapan" ucap Arumi tiba-tiba
"Baiklah sayang, mas akan menemanimu" pasrah Andra.
Arumi pun melanjutkan sarapanya dengan khidmat, Andra terus memandangi wajah cantik Arumi sehingga membuat sang empunya menyadarinya dan tiba-tiba merona karena merasa diperhatikan oleh suaminya itu.
"Mas beruntung punya istri sepertimu" ucap Andra tiba-tiba
"Terimakasih mas sudah mau menikahiku" ucap Arumi tersenyum manis membuat Andra diabetes.
"Sama-sama sayang, terimakasih juga karena sudah mau menerima aku menjadi suamimu, dan mau menjadi ibu sambung bagi baby Mysha" ucap Andra mencium kening sang istri dan mencium pipi gembul sang anak.
"Sama-sama suamiku" ucap Arumi mencium pipi sang suami.
__ADS_1
Arumi pun telah menyelesaikan sarapanya dan dia bergegas untuk mencuci piring kotornya. Setelah mencuci dia pun mengajak sang suami untuk berjemur dan merekapun berjemur dibawah hangatnya matahari.