
"Alhamdulillah aku mendapatkan pekerjaan sampingan, semoga dengan pekerjaan ini aku bisa membiayai tempat kost aku, semoga dengan ini aku bisa terus mengirim uang untuk ibu di kampung" Gumam Arumi dengan senyum yang penuh rasa syukur.
"Arumi, sekarang kamu bisa menjadi babysitter untuk cucu saya, kamu tidak perlu menyewa kost, kamu harus tinggal disini karena cucu saya masih bayi" Ujar Ny. Maira dengan senyumnya yang manis
"Alhamdulillah, terimakasih nyonya saya akan bekerja saat ini juga" Ucap Arumi yang tak kalah antusias namun tetap sopan
"Yasudah, kamu beresin dulu barang-barang kamu, nanti tuti yang akan mengantarmu" Ujar Ny. Maira hendak berdiri
"Siap nyonya, terimakasih sekali lagi" Ucap Arumi membungkuk
"Loh ma ko tuti yang nganter, aku juga bisa nganterin dia" Potong Andra dengan mata berbinar
"Kamu mau nganterin Arumi? Ehem sepertinya ada yang berbunga-bunga pa" Bisik Ny. Maira kepada suaminya
"Yasudah ma, biarkan saja toh Arumi yang akan mengasuh anaknya" Ucap Tn. Marchel keppada istrinya
"Yasudah, tidak apa-apa kalau kamu mau mengantarkanya, mama tinggal ya soalnya ada janji sama temen-temen arisan mama, yu pa kita ke kamar kita harus siap-siap papa harus nganterin mama" Ujar Ny. Maira meninggalkan mereka.
…
"Mari, aku antarkan kamu" Ucap Andra dengan lembut
__ADS_1
"Ah, iya tuan" Jawab Arumi merasa gugup
Tak lama mereka sampai dikamar yang akan ditempati Arumi, lalu Arumi ditugaskan untuk cepat membereskan barang-barangnya agar cepat mengasuh anak tuannya itu.
"Cepat kamu bereskan, lalu ambil Mysha dikamar saya, kamar saya ada diatas" Tegas Andra membuat Arumi menegang
"B-baik tuan, saya secepatnya akan menyusul" Patuh Arumi
Lalu Andra pun meninggalkan Arumi, sebenarnya anaknya tidak ada dikamarnya tapi sedang dikamar neneknya karena Mysha sedang tertidur, tapi Andra berbohong karena Andra ingin hubunganya lebih dekat dengan babysitter anaknya itu.
Setelah beberapa menit, Arumi sudah menyelesaikan tugasnya itu yaitu membereskan barang-barangnya dan diapun menyusul Andra ke kamarnya karena ingin mengambil baby mysha.
"Wa'alaikumsalam, masuk" Jawab Andra dengan senyuman yang merekah
"Tuan, saya ingin mengambil baby mysha" Ucap Arumi dan dia sendiri yang dibuat kaget sampai mematung ditempat.
"Tuan? Ini bapak yang aku kembalikan dompetnya kan tadi?" Tanya Arumi dengan terus menutup mulut, dia sedikit tidak percaya CEO tampan itu mempunyai anak, dia bahkan belum tau kemana ibu dari anak itu dan kenapa malah mencari babysitter
"Kamu benar, Aku Nerandra Ribero, Anak tunggal dari Marchel Ribero dan Mayra Ribero" Ucap Andra menjabatkan tangan tapi nihil, Andra malah dibuat malu oleh Arumi karena Arumi tidak menjabat tangan Andra melainkan mengangkat kedua tanganya dan menyatukanya.
"Maaf tuan, kita bukan mahrom" Ucap Arumi sambil membungkuk
__ADS_1
"Tidak apa-apa, kamu sangat sholehah, cocok untuk menjadi istriku" Ucap Andra membuat Arumi kembali mematung, grogi, dan dia bahkan sangat salah tingkah dibuatnya
"M-maaf tuan, saya hanyalah babysitter anak anda, tidak lebih dari itu" Ucap Arumi sedikit gugup
"Fftt, tidak untuk sekarang" Senyum manis terlihat dari bibir Andra yang sexy itu
"Oh ya, ini anakku, yang sebentar lagi juga anakmu jaga baik-baik yaa" Ucap Andra terkekeh membuat Arumi salah tingkah
"B-baik tuan" Arumi yang salah tingkah membuat wajahnya merona
"Eits, aku punya permintaan untuk kamu" Ucap Andra dengan alis yang dinaik-turunkan.
"Apa itu, tuan?" Ucap Arumi yang mullai gemetaran
"Jangan panggil aku tuan, aku ingin kamu memanggilku dengan sebutan mas" Ucap Andra dengan wajah memelas
"A-apa? M-mas?" Ujar Arumi sedikit terkejut
***Halo para readers-ku tersayang, jangan lupa vote yang banyak yaa biar aku up nya juga banyak biar semangat, terimakasih telah setia membaca novelku dari awal, semoga kalian suka dengan alurnya, terimakasih❤🙏
-Author***
__ADS_1