Hot Husband

Hot Husband
Part 11


__ADS_3

Arumi hanya menggelengkan kepalanya, dia tidak habis pikir dengan calon suaminya itu yang sedikit-sedikit ingin menyentuhnya. Namun karena Arumi lah yang mampu membangun benteng batasan yang sangat kokoh dan tidak tergoyahkan oleh apapun, sampai benar-benar hanya Suaminya lah yang berhat menggoyahkan benteng tersebut.


Arumi, sudah menjalankan rencananya, yaitu untuk mengikuti program keluarga berencana (KB). Dan itu membuat Andra semakin bersemangat dan sangat antusias agar segera menikahi gadis itu.


.......


.......


Satu hari telah berlalu, dan hari ini adalah hari pernikahan Andra dan Arumi. Tidak mewah, tapi mampu menciptakan suasana haru, dimana Arumi menggunakan gaun pengantin putih ala adat sunda, sangat cantik, gaun yang melekat pada tubuhnya itu mampu membuat Andra ingin segera menerkamnya saja.


Kini, Arumi tengah berada di depan cermin, percaya tidak percaya hari ini dia akan dinikahi oleh duda kaya raya, padahal dia saja tidak kenal dengan orang itu, tapi sesingkat inilah kisah mereka sampai dipertemukan di titik terbaik menurut tuhan, yaitu ikatan suci pernikahan.


"Aku masih tidak percaya kalau aku akan menikah" gumam Arumi memandangi dirinya didepan cermin


"Nak, kamu sangat cantik, pantas saja Andra sangat mencintaimu" ucap ibu Nur menghampiri Arumi


"Ibu, kalau mas Andra mencintaiku karena kecantikanku, itu tidak akan berlangsung lama. Tapi aku tidak apa bu, karena aku menyayangi anaknya." ucap Arumi

__ADS_1


"Ibu yakin, kalaupun Andra menikahimu karena fisikmu tidak mungkin Andra ingin menikahimu secepat ini, apalagi alasanya hanya untuk menjadi ibu sambung anaknya" ucap bu Nur


"Entahlah, aku serahkan semuanya kepada Allah, jika memang ini yang terbaik aku sangat merasa besyukur, karena hanya dialah yang berkehendak untuk menentukan jalan hidupku karena hidupku sudah diatur olehnya." tutur Arumi


"Baiklah, selamat nak kamu akan menjadi seorang ibu, semoga kamu tetap amanah dan jangan lupakan peran kamu, ingat sayang mencari ilmu itu wajib bagi muslimin dan muslimat, carilah ilmu sampai ke negri china. Ingatlah pepatah itu." tutur ibu Nur panjang lebar


"Yasudah mari kita kebawah, calon suamimu menunggumu" ucap ibu Nur kembali sambil menggandeng Arumi kebawah


Arumi hanya menganggukan kepala dan tersenyum. Saat keluar dari ruang rias, dia segera digandeng menuju ke pelaminan, Andra yang sedang duduk disana mendadak berdiri karena dia sangat terpesona dengan Arumi. Tn. Marchel yang melihat anaknya hanya menggelengkan kepala sembari menyikut perut Andra. Bagaimana tidak Andra seperti melihat bidadari surga saja, ini juga sebetulnya bidadari surga, tapi tanpa sayap.


"Calon mempelainya sudah siap pak penghulu" Ucap pak Yusuf kepada penghulu disana


"Nerandra Ribero, saya serahkan semua pertanggung jawaban anak saya kepadamu, karena mulai saat ini dia akan menjadi istrimu. Saya nikahkan dan kawinkan Arumi Nasha Razita Binti Yusuf Saefullah dengan maskawon seperangkat alat solat dibayar tunai" tutur pak Yusuf


"Saya terima nikah dan kawinya Arumi Nasha Razita binti Yusuf Saefullah dengan maskawin tersebut dibayar tunai" Ucap Andra


"bagaimana para saksi? Sah?" tanya sang penghulu

__ADS_1


"Sah" "sah" "sah" ucap para saksi, dan seketika suasana pun riung dengan hangat karena dua insan yang telah resmi menjadi sepasang suami istri.


"Silakan, untuk Arumi mencium punggung tangan sang suami, dan disaat bergantian, Andra dipersilakan untuk mencium kening sang istri" ucap penghulu itu


Dan ya, sekarang mereka tebgah melakukan adegan itu, seperti apa yang diucapkan oleh pak penghulu tadi.


Tidak ada lagi penghalang bagi keduanya, semua yang akan dilakukanya itu akan menjadi ibadah dan mendapat pahala. Karena suatu hubungan yang sehat dan halal itu adalah hubungan setelah menikah.


"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri, Arumi ibu serahkan semua pertanggung jawaban kamu kepada suamimu, patuhilsh dan taatilah apa yang dia katakan, ingat surgamu ada di suamimu" ujar bu Nur memeluk Arumi dengan tangis haru suka cita.


"Baiklah ma, terimakasih telah merestui kami, aku akan mematuhi semua perkataanya, karena dia suamiku." ujar Arumi kepada ibunya dan emmbalas pelukan ibunya


"Nak Andra, ibu serahkan semuanya kepada kamu, jikalau dihari nanti kamu tidak lagi mencintainya jangan memberitahunya tapi beritahu ibu dan ibu akan membawanya pergi agar tidak mengganggu hidupmu kembali " tutur bu Nur panjang lebar.


"Bu, tidak ada alasan untuk mencintainya, dan aku tdak mungkin membuangnya begitu saja, padahal aku berjuang mati-matian untuk menghalalkanya. Tidak mungkin aku tidak mencintainya, padahal aku sendiri ang menggertaknya untuk siap dinikahi olehku secepat ini, ibu jangan khawatir semuanya sudah aku pertanggung jawabkan dan insyaAllah aku akan menjadi imam yang terbaik untuknya" tutur Andra panjang lebar


"Ibu serahkan semuanya kepadamu, jangan sakiti dia karena dia semangat hidup ibu" ucap bu Nur, dan diangguki oleh Andra.

__ADS_1


***Ayo ni mana votenya? udah up banyak tapi vote masih kurang, jangan ngendor dong biar saya up nya panjang hihi maaf juga kalau banyak typo🙏


kutunggu vote kalian, terimakasih❤***


__ADS_2