Husband For My Mom ( Suami Untuk Ibuku)

Husband For My Mom ( Suami Untuk Ibuku)
Membujuk Ayran


__ADS_3

" Terimah kasih sayang, Kalian memang anak Mami yang baik. Mami hanya ingin kalian bisa tumbuh dan mendapat kasih sayang seorang ayah." Ucap Ratu memeluk erat kedua buah hatinya itu dengan penuh kasih sayang.


" Untuk Mami. Mami, aku akan mencarikan papi yang hebat untuk mami, agar tidak ada lagi yang akan menyakiti mami. Aku pastikan mami akan bahagia walaupun tanpa ayah berengsek itu disisi mami."


" Dan Untuk ayah kandung ku, aku dan Ayran memiliki seorang ayah dan dia adalah seorang ******** no 1 di hidup kami ber tiga. Aku pastikan membuatmu menderita**"


Batin Ayres sembari menatap sinis dan dingin dalam pelukan Ratu.


@@@


Alarm berbunyi membangunkan Ratu di pagi hari. Ratu melihat kedua anaknya masih terbaring diatas ranjang yang sama dengannya.


" Mungkin nanti aja banguninnya..." Batin Ratu berpendapat.


tingg... suara ponsel yang menandakan adanya pesan masuk..


**Elin : Rat, Kamu legi di Indonesia kan. Mumpung kamu disini kita jalan-jalan yuk bareng fika, sama Etna...


Me: Ok.. Jam berapa ? ditempat biasa kan.


Elin: Iya jam 11, di tempat biasa. Jangan telat yh


Me: 👌**


***


Waktu menunjukan pukul 07.00, Ratu masuk kedalam kamar mandi dalam kamarnya itu lalu melakukan ritual mandinya.


Ratu berjalan kearah lemari pakaian. Wanita itu menagapai sebuah gaun berwarna unggu muda dan memasangkan gaun itu pada tubuhnya


Kok Ratu nya jadi suka pakai gaun, bukannya Ratu benci yang namanya rok? alasannya hanya satu dan hanya satu alasan wanita itu tidak dapat mengomel. Alasan itu adalah 'ayahnya' ..


@@@


Flashback ON


Kejadian KemarinMalam 🌛...


" Ratu, kamu mulai sekarang gak boleh kemana-mana tanpa izin dari Ayah. Kamu nanti akan jadi istri orang, Jadi ayah sudah siapkan hal-hal yang kamu perlukan." Ucap Seorang Pria


tek.. (suara jentikan jari)


William menjentikan jarinya. Seorang pelayan masuk kedalam kamar Ratu dengan memegang sebuah koper besar.


" Pergilah.." Ucap william pada pelayan wanita itu.


" Apa ini Ayah?" Tanya Ratu..


" Punya tangan kan? Buka dan lihat sendiri.." Ucap William melipat kedua tangan didepan dadanya.


Ratu berjalan kearah koper besar berwarna orange itu dan perlahan membuka retsleting koper.


" Apa ini? Gaun?.. bahkan ada lingerie juga?" Batin Ratu bertanya-tanya.


" Mulai sekarang kamu tidak boleh mengunakan celana untuk pergi, dirumah atau dimanapun itu. KAMU HARUS PAKAI GAUN DALAM KOPER SETIAP SAAT, DIMANAPUN DAN KAPANPUN." Ucap William memberi penekanan pada akhir kalimatnya.


**FLASHBACK OFF..

__ADS_1


@@@


" Ternyata ayah memang serius melakukan ini..." U**cap Ratu sembari menutup kembali lemari yang ia buka.


Ratu berpesan kepada seorang Pelayan wanita untuk menjaga anak-anaknya yang sedang tidur, karena ia akan pergi bertemu dengan teman-temannya.


Wanita itu menuruni tangga berjalan kearah meja makan.


Di meja makan terlihat Hans dan William tengah duduk menikmati sarapan mereka dengan tenang.


" Kenapa kamu disini?" Tanya Ratu Menatap dingin wajah Hans yang sedang menikmati sarapannya.


"oh, Kamu gk tahu. Aku nginep disini sampai hari pernikahan kita. " Ucap Hans santai. Ratu yang saat itu sedang meminum segelas air, menyembuhkannya kearah samping dan tepat mengenai wajah william.


William mengusap wajahnya dengan kesal dan menahan amarah.


" Mendingan aku kabur aja sebelum ayah marah.." Batin Ratu.


tek...


Ratu mengetik pesan pada seseorang yaitu adalah Torri, adik yang menjadi abdi setia seorang Ratu Sinari Handayani.


Dalam beberapa detik, Torri berjalan kearah Ratu yang sedang duduk di kursi meja makan.


" Kak.." Ucap Torri memeluk Ratu dari belakang sembari bersikap manja pada wanita itu.


Hans yang melihat hal itu memanas seketika. "Tunangannya masih disini udah berani selingkuh terang-terangan." Batin Hans kesal menatap Torri yang bersikap .


" Oh iya, Torri ayo kita pergi..." Ucap Ratu sembari mengandeng tangan Torri.


@@@


Di meja ujung ruangan terlihat ada 3 orang wanita duduk menunggu pesanan mereka.


" Fika, Elin! " Seru Ratu melambaikan tangannya.


" Hei Ratu, sini.." Ucap Elin....


"Kamu siapa yah, aku gk kenal deh.." Kata Ratu menatap kearah seorang wanita bernama Etna berpura-pura tidak mengingatnya.


" Ratu kamu jahat banget, masa aku yang cantik paripurna nan imut ini kamu lupakan. Hey gabriel aja gk lupa-lupa sama aku hehe..." Ucap Etna membangakan dirinya...


Mereka pun berbincang-bincang santai didalam Cafe tersebut. Ratu menelpon Torri untuk mengantar Ayres dan Ayran ke toko untuk membeli alat-alat tulis, karena mereka baru saja dipindahkan ke sekolah elit di kota Jakarta.


Tek...tek...


Ratu memencet beberapa digit nomor dan menelpon Torri.


"Hallo kak. "


"Hallo, Torri dimana kamu? Ayran sama Ayres udh selesai belanja nya?"


" Eh...Anu...kak...Bisa kakak kesini sekarang**?." Ucap torri dari seberang telepon.


" ok aku kesana sekarang "


Ratu berjalan ke arah pinggir jalan dan menghentikan taksi, tenang guys dia bukan mau ngerampok tapi nyusul adeknya ok 😆.

__ADS_1


" Pak antar saya ke alamat mall XX" Ucap Ratu pada si supir taksi.


"Baik bu" Ucap si supir taksi.


dalam 10 menit perjalanan Ratu sampai di Mall XX,


tek...tek.. Ratu kembali memincitkan beberapa digit nomor telepon...


"Torri Kalian dimana?" Tanya Ratu pada Torri di seberang telepon.


" Kak kami ada di lobby lantai satu. cepat datang kak." Jawab Torri


Ratu segera berjalan cepat menuju lobby lantai satu. Terlihat seorang remaja yang masih berusia belasan tahun mengandeng 2 orang anak.


Ratu pun Menghampiri Torri yang mengandeng Ayres dan Ayran. Ayres terlihat melipatkan kedua tangan di depan dadanya. Dan terlihat Ayran dengan ekspresi muka ditekuk hendak mengeluarkan air mata.


" Sayang, kalian kenapa?" Tanya Ratu sembari berjongkok didepan anak-anaknya.


" Mami...mami... Ayres jahat mami...hua..."


Ucap Ayran terus menangis dan mengucek matanya.


" Torri! apa yang terjadi?" Ucap Ratu Sinis karena anaknya menangis tanpa henti.


" Jadi gini ceritanya kak, Tadi ada undian hadiahnya itu mobil lamborgini warna kuning. Kami masing-masingdikasih nomor undian, Ayran pengen banget buat jadi koleksinya dia." Kata Torri


"Nah, terus kenapa Ayran nangis? " Tanya Ratu


" Waktu di undi si mc bilang yang dapat mobil itu nomor 10, teryata itu nomor undiannya si Ayres. Dan saat mau dikasih kuncinya, Ayres bilang ' Maaf, aku tidak suka warnanya. Kalian bisa ambil kembali'. sejak saat itulah Ayran nangis terus sampai sekarang." jawab Torri pada kakak angkatnya itu.


" Oh gitu ceritanya.." Ucap Ratu mulai memahami kronologi kejadiannya


Akhirnya Ratu membujuk Ayran dengan sekotak besar Eskrim coklat oreo yang sangat disukai Ayran. Ayran yang masih sedih memilih untuk mengambil eskrim saja daripada gk dapat mobil ataupun eskrim.


Pukul 17.00, Torri dan Ratu berserta Ayres dan Ayran sudah sampai di kediaman Black Wolf.


Tiba-tiba... " Tit...."


Suara sebuah klakson mobil yang terdengar tidak akrab bagi Ratu dan anak-anaknya..


Mereka pun memalingkan pandangan kepada mobil lamborgini berwarna kuning mengkilat itu.


" Wah...mami itu tadi yang aku mau mami..." Ucap Ayran yang awalnya sudah lupa penyebab ia menangis tersedu-sedu mengingatnya kembali. Mata gadis kecil itu berbinar-binar menatap mengkilat mobil itu.


Terlihat Hans keluar dari mobil lamborgini kuning itu, lalu berjalan mendekat kearah ayran.


" Ini" Ucapnya menatap gadis kecil itu.


" Terimah kasih" Ucap Ayran Malu-malu.


" Sama-sama Ayran..." Ucapnya mengendong Ayran dan tersenyum pada Gadis kecil yang terlihat sangat bahagia.


" Gampang sekali dia membujuk anakku" Batin Ratu.


☇☇☇


**Stay tun Ya Guys....

__ADS_1


Author akan setia disini 💜you**


__ADS_2