
Ratu sudah bersama anak-anaknya didalam kamar, menganti bajunya dengan piyama yang biasa mereka kenakan.
@@@
Alarm berbunyi menunjukan waktu 05.30 pagi.
Ratu membangunkan kedua anaknya untuk bersiap pergi ke sekolah.
Ayres dan Ayran berjalan ke arah kamar mandi dengan langkah kaki yang lemas dan mata sayu yang dikucek.
Tidak hanya muka saja yang mirip tetapi juga sifat bahkan sikapnya juga.
Ratu hanya tersenyum lembut menatap kedua anaknya itu.
" Kalian sudah besar yah sayang, Mami senang banget bisa liat bagaimana kalian tumbuh.." Batin Ratu mengucap Syukur dan amat
bahagia dalam hatinya.
Sunguh ketenangan di pagi hari.
Ratu berjalan kearah lemari pakaian, mengambil Seragam sekolah yang ia beli untuk Ayres dan Ayran.
Hari ini adalah Hari kedua Ayres dan Ayran masuk sekolah sebagai murit pindahan dari London.
Ayres dan Ayran keluar dari kamar mandi dengan tubuh terbalut dengan jubah mandi berwarna putih.
Tidak ada penampakan sang Mami didalam kamar, Mereka hanya melihat dua buah seragam tersetrika rapi di letakan atas ranjang.
Mereka pun segera Mengenakan seragam mereka, Sembari mengendong tas ransel pada bahu mereka turun melalui tangga menuju Ruang Makan.
Di ruang Makan, Ratu memegang dua piring berisi Nasi goreng yang ia masakan sebagai sarapan kedua buah hatinya.
Mata kedua anak itu berbinar saat menatap Piring Nasi goreng yang baru saja Ratu letakan di atas meja.
" Tumben Mami, masak sarapan.." Ucap Ayran Pada Ratu.
" Iya sayang, mami legi seneng nih. Ini adalah tanda terimah kasih mami pada Ayres yang selalu sehati sama mami dan juga selalu perhatiin apa kesukaan mami." Jawab Ratu menjelaskan.
" Sama-sama Mami, kan memang Mami itu Mami aku, jadi kita selalu sehati dan lebih banyak kesamaan." Ucap Ayres menyampaikan hal yang sejujurnya.
Karena memang Ratu dan Ayres lebih memiliki Kesamaan Dari sikap maupun sifat.
Mungkin karena gen sekaligus juga didikan Ratu yang tegas dan Ayres suka dengan cara didik Ratu dalam mengajarinya.
" Cuman Ayres aja nih...." Kata Ayran mengerucutkan bibirnya karena sedikit cemburu.
" Engak dong sayang, mami kan suka hadiah hadiah dari kalian berdua. hehe...."
Kenapa Ratu tidak bisa tidak suka dengan hadiah dari kedua anaknya itu?, mereka berdua tahu jelas apa yang sangat disukai dan dibutuhkan oleh Ratu.
Ayres memberikan Bungga mawar hitam impor dari Turki langsung dan sudah di beri bahan kimia agar aman bagi Ratu. Dan Paper bag berisi Pengharum ruangan dengan campuran melati, natural dan lavender yang sesuai dengan kesukaan Ratu.
Sedangkan Ayran, ia memberi Maminya Anting yang ia pesan dari desainer ternama tanah air. Anting tersebut dibuat Khusus sesuai dengan keinginan Ayran. Anting gantung dengan bentuk pedang dan terukir Ayran dan Ayres tertulis latin di masing-masing bagian atas mata pedang.
Tidak hanya itu Ayran memesan juga dua buah cincin masing-masing bertuliskan nama ayres dan ayran yang merupakan inisial dari nama ia dan Ayres.
Ratu selalu mengunakan anting dan Cincin pemberian Ayran walaupun itu tidak sesuai dengan image nya yang angun.
Anting berbentuk pedang, dua Cincin yang digunakan di dua jari telunjuknya. Dengan Gaun Dark blue selutut dan tas selempang hitam Fila tergantung di bahu dan punggungnya, hendak turun dan segera mengantar anak-anaknya ke sekolah.
Hans yang berada di kamarnya terbangun, bukan karena ada suara keras tetapi karena harum makanan yang membuat liurnya menetes.
__ADS_1
Ia mengikuti dari mana harum makanan lezat itu berasal. Langkah nya berhenti di meja makan, Terlihat sebuah tudung menutupi sepiring nasi goreng .
Hans mengangkat tudung Saji itu, terlihat sepiring nasi goreng dengan campuran telur, ayam dan sayuran yang sudah dipotong kecil telah tersaji dihadapannya.
senyumnya datar namun Dadanya mulai dag dig dug Ser'seran , senyumnya terukir jelas saat melihay sticky note yang tertulis dan di tempelkan di meja makan.
" Hans, ini aku buatkan tadi untuk Ayres dan Ayran jadi aku buat juga sekaligus buat loe dan ayah, karena hari ini pelayan yang tugas masak legi sakit. Ratu ❤" Catat Ratu pada Sticky note berwarna kuning itu.
Hans merogoh kantongnya mencari ponsel dan mengetikan pesan.
Me: Thanks atas Sarapannya... Hans mengetik pesan dan mengirimnya pada Ratu
Ratu: siapa? Tanya Ratu yang belum meng save kontak Hans.
Me: Hans...; Jawab Hans singkat.
Ratu: Oh sama-sama jangan lupa suruh ayah sarapan juga tepat waktu, si tua itu selalu kena maag kalau gk sarapan. Isi pesan Ratu.
**Me: ok
Me: oh iya sebagai tanda terimah kasih aku traktir makan siang mau gk**. Tawar Hans pada Ratu sembari senyum-senyum sendiri.
Ratu: ohh... Boleh banget tuh. Legi bokek soalnya. Balas Ratu membuat Hans tersenyum menandakan kebahagiaan yang sudah mencapai langit ke tujuh.
Me: ok nanti share lock kamu mau makan siang dimana terserah kamu tenang aku traktir.
Ratu : Ok ; Balas. Ratu.
@@@
Pukul 11.30 Hans sampai di sebuah Cafe kekinian yang di share lock oleh Ratu.
Hans melihat Ratu yang sedang duduk menunggunya. Pria itu menghampiri Ratu.
" Tuan, Nona apa yang ingin anda pesan?" Tanya Waiter itu sopan.
" Saya pesan Chocolate ice drink, dan Nasi goreng spesial..." Jawab Ratu
" Kalau tuan?.." Tanya waiter itu.
" Samain aja.." Jawab Hans singkat.
Waiter pun pergi...
Kring...
HP Ratu berbunyi sebuah pangilan masuk ke hp nya.
" Halo siapa ini?..." Ucap Ratu.
" Ibu, saya adalah zarah.. Guru BK di sekolah anak ibu, apakah ibu adalah orang tua dari Ayres Sinara Handayana?" Kata si penelpon yang teryata adalah guru BK di sekolah anaknya.
" Iya saya ibunya.." Jawab Ratu sedikit cemas.
" Bisakah ibu datang ke sekolah sekarang?" Tanya Zarah.
" baik saya akan kesana...." Jawabnya.
Wajah Ratu berubah panik, ia meraih tas selempangnya.
" Ada apa?" Tanya Hans, yang melihat Ratu yang panik setelah menerima pangilan .
__ADS_1
" maafkan aku, aku harus pergi sekarang ada urusan mendadak..." Ucap Ratu dan segera pergi.
Hans pergi kekasir untuk meminta makanan pesanan mereka di bungkus saja dan menambahkan beberapa pesanan untuk di bawa.
@@@
Ratu telah sampai di Ruang BK, ia menerobos masuk karena panik dengan nafas yang belum teratur.
Terlihat Ayres sedang berdiri dengan wajah tertunduk kesal, dan terlihat juga seorang anak yang sudah bonyok beserta ibunya yang bertubuh gemuk.
Zarah menjelaskan pada Ratu alasan kenapa ia dipangil dan itu karena Ayres melakukan perkelahian dengan Roki teman sekelasnya.
" Sayang benarkah yang dikatakan Guru Zarah, sayang.." Tanya Ratu menatap lembut pada Ayres yang duduk di sofa di samping Ratu.
" Iya mami.." Jawabnya tertunduk kesal.
" Kenapa sayang..? kamu pasti punya alasan kan...?" Tanya Ratu balik.
" Mami, Di sudah menghinaku mami, aku tak masalah saat dia menghinaku tetapi jika dia menghina mami aku tidak akan membiarkannya." Jawab Ayres Membuat Ratu hendak mengeluarkan air mata.
" Hei, Anak dan ibu memang sama saja, anaknya seorang bangs*t dan ibunya seorang jal*ng." Ucap Ibu Riko tajam menusuk Ratu Dan Ayres.
" KAU BOLEH MENGHINAKU TAPI JANGAN PERNAH KAU HINA ANAKKU, CAMKAN ITU!!!" Bentak Ratu dengan air mata yang terus keluar.
" Mami...." Gumam Ayres tertegun . baru kali ini ia melihat Ratu marah dan menangis serta membentak seseorang disaat bersamaan.
Brak.. Pintu terbuka
" Sudah cukup! tidak ada orang yang boleh menghina mereka!!!" Ucap Hans lantang dengan wajah dingin.
" Hans..." Batin Ratu, sembari menoleh menatap Hans.
" Tu..Tuan Ha..Hans.." ucap ibu Riko, gagap.
" Siapa kau, berani memangil namaku. Aku katakan padamu untuk memangil namaku kau saja tidak pantas apa lagi untuk menghina istri dan anak-anakku.." Ucap Hans menatap Dingin.
Ibu Riko langsung berlutut dengan rubuh bergetar.
" Ayo kita pergi..." Ucap Hans mengandeng tangan Ratu dan Mengendong Ayres dengan saru tangan.
Ayres hanya bisa menyembunyikan wajahnya pada dada bidang hans. Dan Ratu masih terkejut dengan peristiwa ini.
" Terimah Kasih...." Gumam Ratu menundukan kepalanya karena malu.
Hans mendengar hal itu tersenyum dan membalas
" Untuk apa? Ini sudah tugasku sebagai Ayah dan Suami.." Gumam Hans yang didengar oleh Ratu.
Ratu merasa sangat bersyukur karena masih ada orang yang mau menerimanya walaupun ia sudah tidak lagi sempurna.
@@@
**HEY VLOG WELCOME TO MY GUYS.... 🎥🎬📽
THANKS BUAT SUPORT KALIAN 😆😆😆
PLEASE LIKE, KOMEN, SHARE, FOLLOW, VOTE. 💜💜💜
TIDAK MEMAKSA TETAPI VOTE ITU PAKAI KOIN YANG BISA DIDAPAT DENGAN GRATIS. 🎖
JADI KITA MUTUALISME. 👌
__ADS_1
KALIAN SENANG AKU SENANG 😆😆😆☇☇☇**