
🌻Warning +21🚫
Pria itu memutuskan pangilan dan mengirim sebuah pesan kepada orang yang ditelpon sebelumnya.
" Jangan Datang, Aku sibuk!"
Ratu perlahan membuka matanya, Ratu merasakan dinggin yang menyejukan dirinya pada saat Hans menyentuh lengan bagian atasnya.
gadis itu mengangkat ke2 tangannya dan melingkarkan tanganya di leher pria tersebut.
"eeemmm..sangat dingin .." Ucap Ratu sembari mendekatkan kepalanya padaleher hans.
" Apa yang dilakukannya, sebaiknya aku membawanya sebelum ada yang mengatakan aku bermain bersama ******." Ucap pria itu dalam hati.
Hans mengangkat ratu ala bridal style.
Ceklek..
Pintu kamar telah terbuka, Hans menjatuhkan tubuh ratu ke atas ranjang berukuran King size.
Tubuh Ratu perlahan bergeliat kecil di atas ranjang berseprei putih khas kamar hotel.
__ADS_1
Hans hanya diam dan masuk kedalam kamar mandi untuk mendinginkan tubuhnya.
" Siapa sih gadis aneh ini? Kenapa dia bisa menyentuhku, dan aku tidak merasa jijik sama sekali?" Ucap hans dalam hati sembari membasahi tubuhnya dengan guyuran air dingin.
15 menit kemudian Hans keluar dengan sebuah handuk melilit dipinggangnya, memperlihatkan tubuh kokoh dengan enam roti sobek, Embun air terus bergemericik membasahi tubuhnya, yang membuat pria itu semakin diidamkan setiap wanita.
"Oh iya, aku lupa dengan keadaan gadis i.." Kata Hans yang terpotong saat dia menengok kearah ranjang berukuran big size miliknya.
Saat Hans menengok kearah Gadis itu, terlihat seorang gadis tampa sehelai benang pun menutupi tubuh gadis itu,
Glek..
Sekali lagi Hans menelan salivanya, Saat menatap tubuh mungil tanpa busana sehelai pun untuk menutupi keelokan lekuk tubuh gadis itu.
" Bahkan Wanita ini dapat mengundang hasrat birahi dalam diriku." Gumam Hans saat menyadari kenjantanannya itu telah berdiri tegak.
Ratu tanpa seutas benangpun menutupi tubuhnya, berjalan menghampiri Hans yang sedang termenung.
Ratu mendekatkan tubuhnya kepada pria yang sedang termenung itu ..
"Sreett" Ratu menarik handuk yang menutupi milik Hans dengan sekali tarik.
__ADS_1
Hans yang melihat Ratu sedang mengoda pun menerima rangsangan ratu.
Pria itu menjatuhkan tubuh Ratu ke atas ranjang.
" Aku akan membuat mu tahu bahwa kau sedang bermain dengan api." Ucap Hans.
Hans mendekatkan tubuhnya dan tubuh Ratu hingga jarak diantara mereka telah terkikis habis. Wajah mereka bertemu, mereka saling menatap manik mata masing-masing dengan penuh gairah.
Hans mencium Bibir Ratu, Ratu membalas ******* manis penuh gairah itu. Lidah mereka saling bertautan, Rasa nikmat yang mereka rasakan membuat mereka candu dan menginginkan lebih.
Hans memegang tengkuk Ratu untuk memperdalam lumatannya. Yang hanya sebuah ******* merambat ke bagian tubuh Ratu lainnya.
"Cup" Entah berapa kali Pria itu memberikan kecupan pada leher Ratu.
Tangan Hans sembari mengkecup dan membuat Ratu hanyut dalam ******* manis di mulutnya itu pun terus menjelajahi setiap inci tubuh ratu. Tangan nya terus m*rem*s Gunung kembar yang menjulang di dada Ratu, membuat Ratu terus terangsang dan terus menerus mendesah.
Mereka berdua merasakan kenikmatan yang mereka rasakan saat ini. Hans yang sudah tidak sabaran, terus-terusan menjelajahi tiap lekuk tubuh Ratu.
"Ahhhh....Sakit sekali!" Teriak Ratu saat Hans mendorong miliknya kearah milik Ratu, dan dengan sekuat tenaga merobek penghalang itu.
Hans melihat adanya Noda Darah yang bercampur dengan keringat dan cairan miliknya, telah membasahi seprei putih Ranjang itu.
__ADS_1
Hans melihat noda itu mengangkat ujung bibirnya membentuk senyum puas pada wajahnya.
Hans menjadi tambah bergairah saat mendapatkan Mahkota Ratu. Pria itu menjadi bergairah dan bersemangat. Bahkan, gairah Hans dapat mengalahkan Obat perangsang level tinggi yang diberikan pada Ratu.