Husband For My Mom ( Suami Untuk Ibuku)

Husband For My Mom ( Suami Untuk Ibuku)
Sebucket Mawar Merah.


__ADS_3

" Kemaren malam, Ayran datang ke kamarku dan..." Belum selesai ucapan Hans terpotong oleh ucapan Ratu.


" Baiklah , Bagaimana kamu akan bertangung jawab pada putri ku?" Tanya Ratu lagi dengan serius menatap Mata Hans tajam.


" Wanita ini, bahkan tatapannya lebih tajam daripada aku saat dia sedang marah" Batin Hans. Dengan keringat dingin saat mulai di interogasi oleh Ratu .


" Aku akan Bertangung jawab. Aku akan Menikahi mu " Jawab Hans dengan santai dan senyuman datar.


Ratu yang semula diam saja, dipusingkan karena pernyataan Hans terus muncul di kepalanya. Tidak lama setelah itu Ratu tidak sadarkan diri dan dinyatakan pingsan.


@@@


Badan Ratu sedikit mengeliat, dan perlahan membuka matanya dengan keadaan yang masih sedikit pusing.


" Mami...Mami...; Mami sudah bangun?" Ucap Ayran mengoyang-goyangkan tubuh Ratu.


" Ayran...Mami gk pa'pa kok. Kamu itu sangking sayangnya sama mami sampai nagis segala."


" Iya mami, aku sedih. Kalau mami koit , siapa dong yang kasih jajan aku? apalagi jajan aku kan banyak, mi." Jawab Ayran polos yang tanpa sadar menusuk hati Ratu.


Jlebb...


" Ayran, kamu memang anak yang jujur. Tapi perkataan kamu terlalu jleb dihati mami, sayang." Batin Ratu.


" Udah.; Ayran jangan nangis nanti papi kasih jajan dobel deh ok.." Ucap pria yang berjalan mendekat kearah Ayran dari belakang.


Ayran yang mendengar peryataan Hans pun akhirnya menjadi bersemangat karena jatah bulanan buat jajan nya di tambahin.


Berbeda dengan Ayres yang terus memandang dingin kearah Hans.


" Ok, Kalau gitu.. Sekarang Mami udah boleh balik tidur lagi ok..." Ucap Ayran tenang.


" Anak ini.... kalau bukan anakku udah ku buang kau ke kolong jembatan, biar kayak di film-film gitu..hehe" Ucap Ratu dalam Hati, sembari membayangkan apabila Ayran seperti pemeran film seorang anak yang dibuang ibunya di kolong jembatan.


@@@


Pukul 23.30,


Cahaya pada layar laptop menerangi gelapnya kamar, terlihat Seorang anak laki-laki sibuk mengetik dan melakukan suatu rencana Rahasia.


Anak itu tidak lain dan tidak bukan adalah Ayres.


Ia sedang melakukan riset tentang targetnya yang selanjutnya bernama Hans Marselino.


Dengan tujuan melindungi Ratu dari orang jahat diluar sana.


"Kali ini tidak ada lagi yang akan mengangu mami...." Batinya..


*Gleb...


Sebuah tangan menyentuh pundak Ayres, Pria kecil itu sontak kaget.


"Ayres, Kamu memang anak mami yang paling baik. Kali ini Mami akan mengandalkan mu, sayang." Ucap Ratu Lembut sembari memeluk Ayres dari belakang.


Mendengar Itu, Ayres Dan Ratu Menyeringai jahat.


Ayres dan Ratu memang memiliki persamaan,

__ADS_1


Kesamaan dimana ikatan sifat maupun sikap seorang anak menurun dari ibunya.


Kesamaan ibu dan anak inilah yang sangat ditakuti para pesaing mereka.


Kesamaan dalam bertindak dan mengatasi masalah,


Ratu dan Ayres adalah orang yang dingin dan cukup cuek tetapi saat menyudutkan pesaingnya Kedua anak dan ibu ini akan menjadi serigala berbulu domba yang licik dan tidak kenal dengan kata 'ampun'.


@@@


Pagi hari, Hans bangun dari tidur lelapnya. Cahaya sang surya menerobos masuk dari celah-celah jendela kamar nya.


Seperti biasa Hans terbangun oleh bunyi Alarm dipagi hari seperti biasanya.


Dengan berpakaian Rapi Hans berjalan menuruni satu-persatu anak tangga.


Terlihat di pagi hari banyak orang yang sudah krasak-krusuk mendekorasi Ruang Makan, Mereka adalah adik-adik angkat Ratu.


" Ada apa ini?" Tanya Hans pada Torri yang menjadi pengatur acara.


" Apa kamu tidak tahu kalau hari ini Kak Ratu ulang Tahun?" Balas Torri.


Tangall 30 Juni, hari ulang tahun Ratu dan dirayakan setiap tahunnya oleh para angota Black wolf.


Ratu adalah Nona mereka, tetapi Ratu memiliki sikap yang baik dan tidak peduli akan status.


Ia mengangkat para anggota menjadi keluarganya dan bersahabat dengan siapa saja ,walaupun dengan status yang ia pegang.


Hans yang mengingat kembali informasi tentang data diri Ratu.


" Oh, Iya 30 Juni. Kenapa bisa sampai lupa sih." Batin Hans.


"Tutt..." Suara telpon yang berdering sebentar.


" Halo, Hans " Ucap Seorang diseberang telepon yang merupakan Albert, sahabat sekaligus asisten Hans.


" Tolong belikan sesuatu untukku..." Ucapnya Datar.


" Baik, aku akan membelinya nya sekarang." Jawab Albert menerima amanat bos nya.


@@@


Sore hari, pukul 17.00 semua orang sudah menunggu Celly membawa Ratu ke tempat acara akan dimulai.


Celly adalah adik angkat Ratu yang selalu bersaing dengan Torri dalam hal memperebutkan Ratu.


Dari dulu Torri dan Celly selalu mengikuti Ratu seperti anak ayam yang mengikuti punggung induknya.


Tidak jarang mereka berkelahi dalam hal kecil. Seperti, siapa yang lebih baik dalam menjaga Ratu, siapa yang paling Ratu sukai, dan lain-lain walaupun hal itu tidak harus mereka lakukan.


Celly yang mengenakan gaun selutut berwarna hitam menuntun Ratu berjalan menuruni tangga secara perlahan.


Sedangkan primadona mereka saat ini, si orang yang berulang tahun, Ratu dengan gaun berwarna hijau tua 5 cm dibawah lutut, dan desain bahu yang terbuka.



Celly menuntun Ratu menuruni tangga perlahan, Karena mata Ratu yang ditutupi oleh serbet hitam.

__ADS_1


Semua orang sudah menunggu di sisi ujung bawah tangga dengan pakaian senada dengan tema yaitu warna hitam yang merupakan warna kesukaan Ratu sejak kecil.


" Hey apakah sudah boleh dibuka sekarang..." Tanya Ratu saat Celly sudah berhenti saat mereka telah sampai di depan Ruang Makan.


Terlihat semua orang sudah berdiri di sekitaran meja makan dengan siap merayakan ulang Tahun Ratu yang ke 26 Tahun.


Perlahan tapi pasti Ratu membuka penutup matanya, ia melihat semua orang dan bahkan juga ada kedua buah hatinya tengah menyambut kedatangan Ratu.


" Hey...;Ada apa ini ?" Tanya Ratu, matanya membulat melongok memerhatikan sekelilingnya yang telah dihiasi oleh warna kesukaannya.


" Mami, ini hari ulang tahun mu. Mami selalu lupa dengan ulang tahun mami sendiri, karena mami haris bekerja keras untuk aku dan ayres." Ucap Ayran meraih menyentuh kedua tangan Ratu dan memeluk wanita yang ia pangil mami itu.


" Terimah kasih Ayres-ayran, semuanya. Aku sangat senang dengan kejutan kalian, terimah kasih.." Ucah Ratu terharu.


Semua orang mulai memberikan hadiah ulang tahun pada Ratu, dan diterima dengan sukacita oleh Wanita itu.


Tuk2...


Seorang pria berjalan mendekat kearah Ratu, Mengenakan setelan jas hitam, dasi merah terikat rapi pada leher kemejanya.


Dengan memegang sebucket mawar merah dan sebuah Paperbag, Hendak memberikanya kepada Ratu.


" Ratu, ini Hadiah dariku...." Ucap Hans santai , sembari menyodorkan sebucket mawar merah yang masih fresh dan Paperbag yang ia pegang.


Berbeda dengan orang-orang hadir disana, mereka terlihat berkeringat dingin dan panik dalam sekejap.


Wajah Ratu sedikit menunduk menahan kesal.


Pasalnya Ratu tidak menyukai warna merah dan Ratu memiliki alergi terhadap serbuk bungga.


Jelasnya, Mawar Merah adalah Bungga yang paling ia benci.


Suasana Hening seketika dibuatnya.


" Mami, tenangkan dirimu..." Suara seseorang memecahkan keheningan.


Siapa lagi kalau bukan Ayres. Mengunakan kemeja putih dibalut oleh jas hitam. Memegang Sebucket mawar hitam plastik, dan sebuah Paperbag.


" Ini untuk mami..." Ucap Ayres sembari menyerahkannya Hadiah kecilnya pada Ratu.


" aku sudah memesannya dan aku sudah minta agar mawar ini diberi zat kimia , jadi mami tidak akan alergi karena serbuknya sarinya . Aku juga meminta mawarnya agar di awetkan, agar mami juga bisa memajangnya di meja mami. " Tambah Ayres dengan lembut membuat Ratu terharu dan memeluk erat Ayres sampai-sampai air mata nya hendak keluar.


"oh iya apa isi dari PaperBag ini?" Tanya Ratu.


" Oh ini...; Pengharum ruangan harum melati karena mami suka harumnya kan, dan karena mami tidak terlalu suka parfum yang menyengat jadi aku memberikan yang memiliki 15% harum melati dan 60% Natural dan 25% lavender jadi tidak akan menyengat." Jawab Ayres.


Ratu memanglah seorang wanita yang aneh, menyukai sesuatu yang melow ataupun suram bungga kesukaannya mawar hitam dan melati.


Sebagai seorang anak, Ayres tahu apa yang disukai dan tidak disukai sang Mami pun memenangkan pertarungannya.


Hans kini Terdiam menatap Ratu binggung bercampur sedikit kesal.


🌊🌊🌊


**Thank ya udh stay tun Novel ini.💋


Please like, Komen, And Vote. Karena Koin itu didapat dengan.💜

__ADS_1


semakin kalian dukung aku akan semakin semangat buat update nih 😆☇**


__ADS_2