
Brummm.....
Malam itu, lintasan balap dipenuhi banyak sekali orang yand datang untuk menonton perlombaan balap motor beda usia.
Terlihat disekitaran lintasan banyak sekali orang yang menonton, ikut taruhan, ataupun ingin menantang berlomba.
Sedangkan ditengah area balap seorang wanita cantik dengan pakaian yang agak minim memegang sebuah bendera hitam putih sambil beraba-aba.
" SIAP, SEDIA, GO !! " teriak seorang wanita cantik itu sambil melemparkan bendera ditanggannya ke atas.
Saat bendera hitam putih itu telah jatuh ketanah sebuah motor sport mini berwarna biru navy mengkilat melaju dengan disusul sebuah motor sport berwarna hitam mengkilat dibelakangnya.
Kedua pembalap itu melaju dengan sangat cepat, mereka terus mengimbangi. Tetapi pembalap dengan motor spot hitam itu kehilangan keseimbangan dan hendak terjatuh, sehingga ia terdahului oleh motor sport mini berwarna biru navy itu.
Di garis finish, pembalap dengan motor mini berwarna biru navy itu membuka helmnya.
" Hei Paman, Kau sudah kalah jangan lupa besok traktir aku jajan ya." Ucap anak laki-laki itu.
Seorang wanita tengah bengong di daerah penonton sembari menggandeng gadis kecil berusia sekitar 5 tahun.
" Mami.... Mami... Ayo kita pergi ke tempatnya kakak." Ucap gadis kecil itu.
Seorang wanita berusia 25 tahun, dengan hoodie hitam dan bawahan celanan jeans berwarna hitam memandang kearah gadis kecil itu lalu tersenyum.
" Baiklah, Ayo kita cepat temui kakakmu ." Jawab wanita itu, dia adalah Ratu. Tetapi apabila disebut Si Ratu Balap semua orang pasti tahu tentangnya.
SI RATU BALAP adalah sebutan yang didapat ratu karena dia tidak pernah kalah pada seorang pun dalam hal balapan. Tentu semua orang mengenalnya dan menghormati dirinya.
" Ayres!!" Teriak seorang gadis kecil pada anak laki-laki yang tengah duduk dan meneguk air minum setelah balapan.
" Ayran, jangan pangil aku dengan nama. Pangil aku kakak." Ucap anak laki-laki itu sembari memalingkan wajahnya menatap kearah saudarinya itu.
" Hello... Kita cuman beda 5 menit, jadi aku tidak perlu memangilll mu......" Belum selesai gadis itu berbicara.
" Aku lebih tua" Ucap anak laki-laki memotong pembicaraan sembari meneguk kembali air minumnya.
Ayran hanya diam dengan wajah ditekuk kesal menatap saudara kembarnya itu.
" Hei sudahlah..., Jangan berkelahi lagi." Ucap Ratu sembari berjalan kearah kedua anak nya itu.
__ADS_1
plukkk.., Seorang pria memegang pundak Ratu.
" Kak, dulu aku dikalahkan oleh mu dan sekarang aku dikalahkan oleh anakmu. Kalian memang ibu dan anak, apa lagi kemiripan kalian yang ingin memeras orang." Ucap pria itu sambil berekspresi sangat putus asa.
Pria itu adalah Yuri, dia adalah salah satu pembalap terkenal karena memiliki paras yang elok dan terkenal playboy. Pernah menantang Ratu balapan 50 kali dalam 5 tahun terakhir ini, dan kalah 50 kali juga dalam 5 tahun terakhir.
..Pada saat Yuri selesai berbicara dan membuka matanya, terlihat ketiga ibu dan anak itu telah pergi entah kemana.
Sementara ditempat lain, sebuah mobil ferarri merah melaju menuju sebuah apertemen.
30 menit kemudian, mobil itu sampai di pintu gerbang. Mobil itu masuk dan diparkir ke garasi. Terlihat seorang ibu muda mengendong dua buah hatinya ke kamar apertemen mereka.
Ratu masuk ke kamarnya dan membaringkan kedua anaknya itu dengan perlahan diatas ranjang.
tingg.. Sebuah pesan terkirim ke telepon Ratu.
" Segera Pulang Ke Indonesia. Ayah.."
Ratu membalas dan mengetik pesan.
"SEGERA!"
" Ibu apakah kita akan pulang?" tanyanya sembari mengucek satu matanya.
" YA, KITA AKAN SEGERA PULANG!!!"
Keesokan harinya...
Didalam jet pribadi, seorang ibu duduk diantara kedua anaknya.
" Mohon pasang sabuk pengaman anda karena kita akan segera lepas landas."
***
Beberapa jam kemudian jet itu masih dalam penerbangan menuju ke Indonesia negara asal ibu dari Ayres dan juga ayren.
" Ibu.. Sekaya apa kakek ku hingga bisa membeli sebuah jet pribadi?" Tanya Ayres sembari menatap ibunya yang tengah meminum air kemasan aqua yang mereka bawa.
"Bruff" Pertanyaan itu membuat Ratu tersedak oleh pertanyaan anak laki-laki nya itu.
__ADS_1
" Kakak jet ini milik mami, bukan kakek." Ucap gadis kecil yang tak lain dan tak bukan adalah kembaran Ayres, Ayran.
" Hah, kamu memang anak mami yang paling baik sayang.." Ucap Ratu menatap Ayran dengan mata berbinar-binar, saat mengetahui Ayran sedang membelanya melawan lidah tajam Ayres si kakak.
" Aku tahu ini jet milik ibu, karena kakek tidak pernah ingin membeli sebuah jet dan dia pasti lebih memilih membeli sebuah pesawat pribadi menjadi koleksinya." Ucap gadis kecil itu menjelaskan.
jlebb...
Tanpa sadar kalimat yang diucapkan oleh Ayres telah menancap di hatinya dan lukanya itu kembali ditambah air garam oleh Ayran adiknya.
Ayres adalah anak yang selalu bersikap dewasa dan dinggin pada orang lain, sama seperti ibunya dia didik menjadi ahli bidang IT dan Seorang pembalap motor profesional. Nama sebutannya menjadi momok mengerikan bagi para hacker.
Dikenal dengan nama PRINCE, Hacker no 4 paling ditakuti didunia bisnis maupun mafia. Punya lidah dan tatapan tajam yang sengaja digunakan untuk mengintimidasi orang.
Ayran adalah seorang gadis kecil berusia 5 tahun. Seorang gadis kecil yang memiliki tampilan bagaikan seorang putri dalam cerita dongeng. Selalu modis dalam kesehariaannya. Mendapat didikan yang sama seperti kembarannya yang lebih tua 5 menit darinya,
Dia didik menjadi seorang pembalap dan Ahli IT. Namanya menjadi momok bagi dunia, Sebutannya adalah PRINCESS, seorang hacker berpengaruh no3 didunia karena kejeniusannya. Berbeda dengan si kakak yang punya sifat yang dinggin, Ayran memiliki sifat hangat tetapi terkadang ucapannya menusuk tepat dihati seseorang yang ia bicarakan.
Beberapa jam kemudian mereka sampai mereka mendarat di atap kediaman keluarga Handayana.
Terlihat beberapa orang berdiri di sisi kanan dan kiri mereka dengan jas hitam, mereka adalah pengawal keluarga Handayana.
" Selamat datang Nona Ratu..." Ucap orang-orang dengan jas hitam itu serentak saat Ratu bersama kedua anaknya hendak turun dan berjalan melewati para pengawal yang membuka jalan untuk mereka.
" Hei, kalian tidak perlu sesopan itu padaku, Kalian masih terlalu muda untuk menipuku." Ucap ratu Ratu yang memandang ke arah kiri dan kanan memandang para pengawal itu.
Tiba-tiba saja seorang dengan jas hitam memeluk Ratu.
"Kakak Aku sangat merindukanmu, hueee...." Ucap pria berusia belasan itu sembari memeluk Ratu dan menangis menyampaikan rasa rindu pada kakak angkatnya itu. Namanya Torri
Seorang pria bersetelan jas hitam , rambut yang dicat hijau tosca, dan dengan telingga yang banyak tindik dan anting, maju ke arah Ratu dan menghampiri Torri
" *****... kampret lu, ngegagalin aja kita kan udah janjian buat ngeroyok di..." ucap Pria bernama Welly yang keceplosan, sadar akan kebodohannya itu dia segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Ratu diam sekejap memandang kembali orang-orang yang masih berpura-pura dihadapannya.
" Rendi, fanni, rawvi, erick, gyuni, honey, robert, jack! . Keluar Sekarang juga atau ku patahkan kakimu! Ratu berseru kepada orang-orang yang berada di sana, Wajah Ratu yang sebelumnya terusik dengan ucapan mereka pun menatap dengan sinis pada adik-adik angkatnya yang masih berakting sebagai pengawal.
" Selamat datang kak Ratu" Ucap serentak sembari memalingkan wajah dari Tatapan Ratu, Keringat dingin mereka terus menyucur.
__ADS_1
" Tuhan.., tolong selamatkan kami hari ini" Ucap mereka serentak pula dalam hati.