
Keesokan harinya...
Didalam jet pribadi, seorang ibu duduk diantara kedua anaknya.
" Mohon pasang sabuk pengaman anda karena kita akan segera lepas landas."
***
Beberapa jam kemudian jet itu masih dalam penerbangan menuju ke Indonesia negara asal ibu dari Ayres dan juga ayren.
" Ibu.. Sekaya apa kakek ku hingga bisa membeli sebuah jet pribadi?" Tanya Ayres sembari menatap ibunya yang tengah meminum air kemasan aqua yang mereka bawa.
"Bruff" Pertanyaan itu membuat Ratu tersedak oleh pertanyaan anak laki-laki nya itu.
" Kakak jet ini milik mami, bukan kakek." Ucap gadis kecil yang tak lain dan tak bukan adalah kembaran Ayres, Ayran.
" Hah, kamu memang anak mami yang paling baik sayang.." Ucap Ratu menatap Ayran dengan mata berbinar-binar, saat mengetahui Ayran sedang membelanya melawan lidah tajam Ayres si kakak.
__ADS_1
" Aku tahu ini jet milik ibu, karena kakek tidak pernah ingin membeli sebuah jet dan dia pasti lebih memilih membeli sebuah pesawat pribadi menjadi koleksinya." Ucap gadis kecil itu menjelaskan.
jlebb...
Tanpa sadar kalimat yang diucapkan oleh Ayres telah menancap di hatinya dan lukanya itu kembali ditambah air garam oleh Ayran adiknya.
Ayres adalah anak yang selalu bersikap dewasa dan dinggin pada orang lain, sama seperti ibunya dia didik menjadi ahli bidang IT dan Seorang pembalap motor profesional. Nama sebutannya menjadi momok mengerikan bagi para hacker.
Dikenal dengan nama PRINCE, Hacker no 4 paling ditakuti didunia bisnis maupun mafia. Punya lidah dan tatapan tajam yang sengaja digunakan untuk mengintimidasi orang.
Ayran adalah seorang gadis kecil berusia 5 tahun. Seorang gadis kecil yang memiliki tampilan bagaikan seorang putri dalam cerita dongeng. Selalu modis dalam kesehariaannya. Mendapat didikan yang sama seperti kembarannya yang lebih tua 5 menit darinya,
Beberapa jam kemudian mereka sampai mereka mendarat di atap kediaman keluarga Handayana.
Terlihat beberapa orang berdiri di sisi kanan dan kiri mereka dengan jas hitam, mereka adalah pengawal keluarga Handayana.
" Selamat datang Nona Ratu..." Ucap orang-orang dengan jas hitam itu serentak saat Ratu bersama kedua anaknya hendak turun dan berjalan melewati para pengawal yang membuka jalan untuk mereka.
__ADS_1
" Hei, kalian tidak perlu sesopan itu padaku, Kalian masih terlalu muda untuk menipuku." Ucap ratu Ratu yang memandang ke arah kiri dan kanan memandang para pengawal itu.
Tiba-tiba saja seorang dengan jas hitam memeluk Ratu.
"Kakak Aku sangat merindukanmu, hueee...." Ucap pria berusia belasan itu sembari memeluk Ratu dan menangis menyampaikan rasa rindu pada kakak angkatnya itu. Namanya Torri
Seorang pria bersetelan jas hitam , rambut yang dicat hijau tosca, dan dengan telingga yang banyak tindik dan anting, maju ke arah Ratu dan menghampiri Torri
" *****... kampret lu, ngegagalin aja kita kan udah janjian buat ngeroyok di..." ucap Pria bernama Welly yang keceplosan, sadar akan kebodohannya itu dia segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Ratu diam sekejap memandang kembali orang-orang yang masih berpura-pura dihadapannya.
" Rendi, fanni, rawvi, erick, gyuni, honey, robert, jack! . Keluar Sekarang juga atau ku patahkan kakimu! Ratu berseru kepada orang-orang yang berada di sana, Wajah Ratu yang sebelumnya terusik dengan ucapan mereka pun menatap dengan sinis pada adik-adik angkatnya yang masih berakting sebagai pengawal.
" Selamat datang kak Ratu" Ucap serentak sembari memalingkan wajah dari Tatapan Ratu, Keringat dingin mereka terus menyucur.
" Tuhan.., tolong selamatkan kami hari ini" Ucap mereka serentak pula dalam hati.
__ADS_1
_____________________________________
Baca trs yh 💋