
Namanya Hans Marselino Ceo X-Harvey , perusahaan yang menjadi legenda dalam dunia bisnis. Memiliki sifat yang dinggin untuk mengintimidasi orang-orang yang dekat dengannya hanya untuk tujuan tertentu.
"Tinnnnnggg.."
Suara pintu lift yang terbuka dilantai 100, lantai tertinggi yang merupakan daerah campuran Non VIP dan VIP.
Seorang pria keluar dari ruang lift itu dan berjalan menuju arah kamarnya dengan memegang sebuah kartu kamar di tanggannya.
Pria itu adalah Hans Marselino, Pria dengan rambut hitam, kemeja putih dibaluti Jas hitam dengan dasi mengikat indah di kemeja yang menunjukan badan yang kokoh dan kekar miliknya.
Sesaat Hans sampai di depan kamar hotel miliknya, Hotel itu adalah saham perusahaan X-HARVEY sehingga ruangan 9999 hanya dibuat khusus untuk Hans saja.
Baru Hans sampai di depan pintu kamar hotelnya, dia melihat seorang gadis terbaring lemah dihadapannya.
"Apakah mereka tidak lelah menggoda ku! padahal mereka sudah tahu kalau itu gak bakalan mempan padaku." Ucapnya dalam hati.
Ratu bergerak perlahan, Hans yang melihat tubuh gadis itu menggeliat pelan pun memeriksa keadaan gadis itu.
Laki-laki itu berjongkok di depan pintu kamar hotelnya dan mengulurkan tangan dan menyentuh dahi Ratu.
"Panas Sekali" Itulah kata yang dia gumamkan saat menyentuk dahi gadis itu.
" dingin" Ucap ratu sambil sedikit mengeliat, karena menerima rangsangan dari Tangan Hans yang menyentuh dahinya.
Hans melihat gadis itu dengan seksama. Dia merasa gadis dihadapannya bukanlah seperti wanita yang sering mengodanya.
"Apa kamu kepanasan?" Tanya Hans pada gadis di depan pintu kamarnya itu.
Laki-laki itu yang melihat Ratu yang sudah terpengaruh oleh efek obat tersebut pun memasukan tangan nya kedalam kantong celananya dan mengambil telpon genggamnya.
__ADS_1
" Halo , hans " jawab seorang pria di seberang telepon.
" Cepat datang ke hotel!" Ucapnya dengan tatapan datar pada wajah dinginnya.
" Memang kenapa tumben banget calling-calling aku? apa kamu kangen sama aku?"
Ucap pria yang ditelpon oleh Hans.
" Udh gk usah bacot, Ada gadis yang dikasih obat di depan kamarku !" Ucap Hans ketus pada pria diseberang ponsel nya itu.
" Dikasih obat apa maag, sianida, atau obat masuk angin? Kalau mau ngelawak gak lucu deh, makanya jangan jadi workaholic ujungnya jadi jomblo dimasa tua kan lu ! hiya-hiya...." Ucap si penerima telepon dengan nada bercanda.
" Ya Allah ,Apa hubungannya penyakit dengan diriku yang jomblo. Mungkin ini memang takdir ku punya temen laknat. "
Guman Hans dalam hati mendengar ucapan temenya itu
Tiba-tiba Ratu bangun dan membuka matanya sedikit demi sedikit, pandangan nya masih tetap kabur dengan dikelilingi hawa nafsu karena efek obat perangsang.
"Greb.."
Ratu menyentuk bahu Hans dengan kedua tanggannya. Mata Ratu sudah goyah melihat seorang pria gagah dihadapannya dengan diselimuti hawa nafsu.
Hans melihat kembali ke arah gadis yang sedang tersiksa itu,dia melihat hanya ada seorang gadis polos dengan kecantikan membuatnya ingin melahapnya habis saat itu juga.
"Gluuuukk.."
Pria itu melihat ke sekelilingnya, tidak ada siapa-siapa disana, Perlahan dan perlahan hawa nafsu masuk kedalam organ pernafasannya.
" Sungguh Godaan yang sulit ditolak "
__ADS_1
Ucap hans dalam hati.
VISUAL HANS MARSELINO
----------------------------------
**Dear Pembaca
Hai balik lagi dengan author 😆.
Terimah kasih atas dukungan kalian.
Mohon like dan coment. kalau aja ada saran gitu , aku juga nerima kok 😀
Terus Dukung author ya, dengan like, coment, rate, favorite, dan kalau berkenan juga follow akun aku juga boleh 😂
Semoga dengan dukungan kalian aku bisa semangat buat adegan nya biar lebih imajinatif gitu 😙....
Kalian tetap setia baca dan tunggu cerita ini di update ya
SALAM HANGAT ,
AUTHOR LEGI GAJE .
MON MAAP MON MAKLUMI TINGKAH AUTHOR YANG MEMBOSANKAN.😧
❤ YOU ALL.........😚**
__ADS_1