Husband For My Mom ( Suami Untuk Ibuku)

Husband For My Mom ( Suami Untuk Ibuku)
"AKU SANGAT MERINDUKAN MU..."


__ADS_3

Di kediaman Black Wolf terlihat sudah ada beberapa rombongan beberapa mobil terpakir di depan pintu utama.


Semua orang telah rapi dengan setelah jas dan gaun untuk mengantar keluarga mereka yang amat mereka cintai ke tempat yang Maha Kuasa.


Ya tidak lain dan tidak bukan ini adalah hari dimana Ratu akan menjadi seorang istri sekaligus ibu dari anak-anaknya.


Semua orang telah bersiap, dengan kecepatan sedang mobil rombongan di jalankean menuju tempat dimana Ratu akan mengikat janji dengan sang tunangan yang dalam hitungan jam menjadi suaminya.


@@@


Hans POV


Hari ini adalah hari dimana aku akan menjadi seorang suami dan mulai sekarang aku akan melakukan tugasku sebagai seorang ayah untuk Ayres dan Ayran.


Aku sedang berada didalam mobil bersama dengan ayah dan ibuku. Mereka sedang mengantarkanku ke tempat sang mahakuasa.


( Bukan ke surga ya guys..☠)


ya benar mereka senang mengantarku mengikat janji suci dengan Ratu tunangan ku yang hari ini akan menjadi istriku.


Di belakang mobil diikuti oleh beberapa mobil lainnya yang turut mengantarkanku menuju gereja tempat aku akan melakukan janji pernikahan dengan tunangan ku.


Aku sedikit gugup hari ini. Aku merogoh kantong jas hitam ku hendak memeriksa sebuah hal yang penting dan merupakan wujud janji antara suami dan istri.


Aku terkejut seketika tidak merasakan adanya kehadiran kotak cincin yang menjadi cincin pernikahanku.


" Hans, Kamu kenapa? Apa ada yang ketinggalan?" Tanya Ibuku terlihat jelas dari raut wajahnya yang terlihat mulai panik.


Aku kaget seketika tubuhku menegang merasakan panik yang amat dalam.


Hanya satu kata yang bisa ku ucapkan saat itu.


" Ketinggalan..." Kata ku memalingkan mata menatap mata ibuku.


" Oh tidak.." Ucap ibuku saat menyadari apa yang ku tinggalkan di kediaman Black Wolf.


______


AUTHOR POV


Kring..Kringg...


Nampak tertera nama ' Jomblo Karatan' pada layar telepon milik seorang remaja yang tengah sibuk dan terlihat amat terburu-buru.


" Halo.." Remaja itu mengangkat telepon sambil hendak berlari.


" Woi Gian Lo masih dirumah kan? " Tanya Hans sedikit panik. Di dalam mobil Kiara sedang ikutan panik memikirkan solusi dari kepanikanya itu.


" Iya emang kenapa?" Tanya Gian( adik Hans) balik pada Hans.


" Cepat ambil kotak cincin yang ada di lemari kamarku!" Perintah Hans sang kakak dengan nada sedikit membentak.


" Kak, aku tuh udah tampan paripurna masa disuruh nyari kotak cincin di lemari kakak yang tidak terselamatkan lagi..; bisa-bisa aku mati terdampar kak sama kapal pecah di kamar kakak..." Tolak Gian panjang lebar..


Betul memang yang dikatakan oleh Gian karena Kamar Hans yang luas dengan beberapa lemari besar berisi banyak barang dari baju sampai buku-buku, Karena lemari yang terlalu banyak sehingga orang akan terpaksa melewati gunungan barang dari lemari yang terjatuh.


" Cepat cari dan bawa ke sini, atau ku sebarkan vidio kamu bolos sekolah minggu kemaren.." Ancam Hans dengan nada bicara sedikit menekan.

__ADS_1


" Baiklah.." Jawab Remaja itu lirih.


______


Ratu POV


Hari ini adalah hari dimana aku akan memberikan sesuatu yang selama ini tidak bisa ku berikan pada mereka.


' Kasih sayang seorang ayah' itulah hal yang tidak bisa kuberikan untuk mereka.


Dan kini Waktu berjalan aku dipertemukan lagi dengan dia, ayah dari Ayres dan Ayran.


Rasanya waktu berhenti dan aku hanya bisa ternganga akan kenyataan ini.


Pintu gereja terbuka, aku melewati sebuah lorong diantara kursi para keluarga juga kerabat dengan gaun putih panjang menghiasi diriku.


Memegang bungga Mawar putih yang sudah di beri bahan kimia, aku berjalan maju perlahan menyeret gaun putih panjang.


Aku memandang terus kedepan, seorang pria yaitu Hans memalingkan wajahnya menghadap diriku yang berjalan ke arahnya.


____


Author POV


Hans dan Ratu telah mengucapkan Janji pernikahan mereka didepan seorang pendeta.


" Sekarang saatnya bertukar cincin.." Ucap sang pendeta.


Wajah Hans berubah seketika , keringat dingin perlahan membasahi wajahnya.


"Brakk....." Suara tembok gereja yang terbuat dari bata itu rusak.


" Kak tangkap..." Ucap Remaja dalam balutan jaket hitam dan helm hitam itu.


Ya, itu adalah Gian dengan gagah berani. Ia buru-buru karena waktu yang makin mepet.


" iya, mending aku nabrak tembok entar kakak yang ganti rugi. Dari pada Aku di hajar mama sampai babak belur." Batinnya berpendapat.


Kiara adalah seorang ibu yang sangat tegas mendidik anak-anaknya. Semua anaknua turut akan perintahnya beda dengan Gian Marselino.


Dirinya merupakan anak bungsu dan anak paling nakal. Karena kenakalannya tidak heran ia sangat di awasi ketat oleh sang ibu agar tidak bisa melarikan diri.


Hans menangkap kotak cincin berwarna merah itu.


Ia mengeluarkan sebuah cincin, didalam cincin itu tertulis namanya dan tanggal pernikahan mereka, pria itu menyematkan cincinnya di jari manis tangan kiri Ratu.


Ratu pun mengeluarkan sebuah cincin dari kotak yang sama, dengan tulisan nama Ratu didalamnya beserta tangal hari dimana mereka mengikat janji suci hingga maut memisahkan.


" Pengantin silahkan berciuman.." aba-aba sang pendeta Hans dan ratu pun melakukan kecupan singkat pada bibir orang di hadapan mereka.


Semua orang riuh bertepuk tanggan menandakan kebahagiaan datang pada mereka semua, Ayres dan Ayran yang berada dibarisan depan bertepuk tangan dan sejenak mereka memikirkan.


" Ayres nanti mau punya adik cewek atau cowok?" Batin Ayran bertelepati pada Saudara kembarnya Ayres yang duduk disebelahnya.


" Aku sih terserah aja, tapi lebih baik kalau adik kita kembar jadi kalau kita main bisa rame." Batin Ayres mengirimkan pesan telepati pada sang adik yang hanya beda 5 menit itu.


Kini semua orang Sedang melakukan upacara pelemparan bungga Di luar ruangan.

__ADS_1


Para bujangan maju mereka sangat antusias karena bujangan yang mendapat karangan bungga itu adalah orang yang akan menikah selanjutnya..


pluft....


Sebuah karangan bungga mawar putih dilempar ke udara kearah belakang.


Semua orang memerhatikan arah karangan bungga itu.


Seorang pria dengan jaket hitam dan celana panjang mengangkat tangan kanannya dan menangkap karangan bungga itu.


Ratu berbalik penasaran, seketika ia melihat sosok yang amat sangat ia cintai.


Ratu berlari kencang dengan sedikit mengangkat gaunnya, dengan sigap Ratu meloncat ke pelukan Pria itu.


Pria itu segera mengendong Ratu ala bridal style.


" Sayang aku sangat merindukanmu.." Ucap Pria itu mencium pipi Ratu.


" Siapa pria itu.." Suara riuh pertanyaan daei para hadirin.


" Aku juga merindukan mu Beb..." Jawab Ratu membuat para Hadirin termasuk Hans terkejut. Keluarga Ratu dan angota Black wolf hanya tersenyum gembira menatap Ratu.


" Berani sekali berselingkuh didepan umum.."


gumamnya dalam hati.


" Ratu maukah kamu perkenalkan pada ku., siapa dia..?" Ucap Hans Berjalan ke arah Ratu dan pria itu.


" HUUUHHHH...."Pria itu memalingkan tatapannya menatap Hans sembari mendengus.


"PAPA...PAPA.." pangil Ayres dan Ayran yang minta digendong juga.


" Jangan-jangan selingkuhannya..?"


Pikir semua orang. Ada beberapa orang juga berbisik dan bergosip.


" oh kenalkan, namanya Raja Sinara Handayana, Kakakku. Kami kembar beda 8 menit.." Jawab Ratu memperkenalkan Raja.


Raja dan Ratu adallah saudara kembar yang saling menyayangi.


Saat seorang sakit yang lain akan sakit.


Dan mereka selalu posesif satu sama lain tidak terpisahkan oleh orang seperti magnet yang saling menarik.


Sontak Jawabannya membuat semua orang menganga kaget mendengar. penuturan Ratu.


Memang benar sikap mereka yang posesif satu sama lain seperti sepasang kekasih.


Bahkan Saat ada orang yang mengoda Ratu, Raja akan mengaku menjadi pacarnya bahkan kadang mengaku sebagai suaminya saat berjalan bersama Ayres dan Ayran.


____


**HI VLOG WELCOME BACK AGAIN WITH ME LIEVENNA. 🎬🔌📽🎥📼


OK GUYS AKU MAU MINTA MAAP, 😅


belakangan ini aku suka tergangu aktifitasnya kerena mimpi buruk. 🌛

__ADS_1


JANGAN LUPA🎖


LIKE,FOLLOW,VOTE, KOMEN,SHARE, DAN JANGAN LUPA RATE +5 💜💜💜**


__ADS_2