Ini Adalah Cinta

Ini Adalah Cinta
Salah paham


__ADS_3

*Di rumah*


"Sasa!!!"panggil Yustin pada anaknya.


"Sasa, makan malam nak.jangan kurung diri gitu dong"pinta Yustin sambil mengetok engetok pintu kamar Sasya.


"gak ah,,Sasa nggak mau!! hiks..hiks"balas Sasa teriak yang masih terisak.


"Sa...dengerin baik baik ya,,kamu itu sebenarnya sudah dari kecil di jodohkan sama anaknya om Radit,jadi gak mungkin kita mutusin janji secara sepihak.kan gak baik nak"jelas Yustin yang masih menanti Sasya untuk membuka pintu.yustin tau bahwa Sasa masih syok, karena tidak di mintai pendapat sebelum kedua orang tuanya mengambil keputusan yang sangat penting.


"anak...??"seketika isakan Sasya berhenti saat mendengar kata 'anaknya om Radit' dan bertanya tanya apakah dia sedang salah paham atau karena salah mengambil kesimpulan.


Sasya mengelap air mata yang masih tersisa di pipi chubby nya,lalu berjalan ke arah pintu dan membukakan pintu agar ibunya bisa masuk untuk menjelaskan secara detail,apa maksut perkataan tersebut.


"loh loh loh,. kok bisa mewek sampe mukanya sembab gini??"tanya Yustin sambil memegang Majah anaknya prihatin.


"bunda...,tadi apa maksutnya??"memegang tangan yang masih mengelus wajahnya.


"yang mana??"tanyanya balik.


"itu,,anaknya om Radit.emang siapa yang bunda maksut?"Sasya penasaran.


"ih...yah calon suami kamu lah"heran Yustin.


"ohhhh,jadi bukan si om om itu yang di jodohkan ke gue,kirain untung tadi.... gak jadi bunuh diri"Sasya bicara dalam hati sambil mangut mangut tanda mengerti.yustin yang heran kenapa putrinya melamun dan mangut mangut sendiri,ia pun segera menyadarkan Sasya yang sedang bergumang dalam hati.

__ADS_1


"kamu kenapa ngelamun?,mending sekarang kita makan malam dulu ayah pasti udah nungguin lama"ucap yustin menarik tangan anaknya.


"iya Bun.."sahut Sasya pasrah di tarik sang bunda.


Setelah selesai makan Sasya langsung pergi ke kamar miliknya lalu membuka sebuah buku harian,entah apa yang sedang ia tulis sekarang tapi yang pasti semua berasal dari lubuk hatinya yang paling dalam.selesai menyalurkan curhatannya pada sebuah buku kecil tersebut. ia pun langsung tidur,mengingat olimpiade yang semakin otaknya dekat harus di persiapkan secara matang.


*Di Paris*


"tuan ada yang bisa saya bantu??"tanya asisten Revan saat memasuki kamar apartemen milik majikanya.


se"gak ada,silahkan kembali dan beristirahat lah besok siapkan semua barang barang ku karena kita akan pulang ke Indonesia"ucap Revan yang masih terus menatap ke luar jendela apartemennya.


"semua sudah siap tuan besok kita tinggal berangkat saja"jawab Dimas asisten Revan.


"oke"jawab Revan singkat.lalu Dimas pergi meninggalkan tuanya.


Revan ingin sekali untuk tidak menerima perjodohan dari orang tuanya itu,namun apa daya dia tidak bisa lari dari kenyataan karena sebagai anak yang patuh sudah menjadi kewajibanya.Setiap malam Revan akan selalu meliahat foto seorang wanita yang pernah sangat ia cintai hingga kini,namun karena sakit hati yang membuat nya ingat bahwa wanita yang ia cintai hanyanyalah orang tak jauh beda dari seorang mengharapkan kekayaan yang di milikinya.


banyak wanita yang berusaha mendekati dia, bahkan rela ingin memberikan tubuhnya agar bisa mendapatkan cinta dan harta lelaki yang tampan gagah dengan rambutnya yang bisa di bilang seperti oppa oppa Korea itu.belum lagi dengan kedudukannya sebagai CEO di perusahaan Adi Jaya grup.ada pula artis yang rela rela datang hanya untuk tebar pesona pada Revan namun tak pernah di gubris olehnya.


Tit tit tit"suara heanphone Revan berbunyi".


"hallo,, Rev kamu lagi ngapain?"tanya mesra di seberang sana.


"dari mana kamu mendapatkan nomor saya??"bukannya menjawab lawan bicaranya Revan justru bertanya balik.

__ADS_1


"jaringan aku luas kali Rev"gurau si penelpon.


"Heh,,kamu itu gak tau malu sekali yah nelfon saya"ucap Revan dengan wajah yang sulit di artikan.


"kamu jahat banget sih Rev,aku kan kangen.."belum habis bicaranya langsung di potong.


"Rani aku peringatkan ke kamu yah,,jangan lagi saya mendengar berita kebohongan kamu itu.kalau kamu masih ingin jadi artis"ancam Revan pada Rani dengan suara yang penuh penekanan karena geram.rani adalah artis yang cukup terkenal hingga tawaran untuk pemain film romantis dapat dengan mudah ia mainkan,Rani memang cantik namun tidak dapat mengalahkan Sasya .


"Revan kamu itu kenapa sih aku kan sayang sama kamu"ucapnya lirih.


"simpan sayang kamu yang gak penting itu,aku gak akan terima"timpal Revan kesal dengan salah satu wanita yang selalu menejar ngejar hanya untuk mendapatkan dirinya,hingga berbohong ke media bahwa sekarang dia sedang berpacaran dengan Revan Adi Jaya dan sebentar lagi akan melanjutkan pertunangan.


"tap..."Tut Tut Tut,ucapannya langsung terhenti saat Revan telah mematikan samabungan telefon.sementara itu di apartemen telihat Rani yang sangat marah karena gagal meraih Revan.


"dasar Revan,liat aja kamu bakalan tunduk di hadapan ku karena sudah menolak Rani Maharani.padahal aku sudah banyak menolak pria yang menyukaiku hanya untuk kamu tapi apa balasanya,he''ucap Rani bangga namun hatinya sangat tersayat atas perlakuan Revan.


sementara itu Revan yang kesal membanting heanphone nya kesal.sudah hampir setiap Minggu dia merusakkan heanphone yang sangat mahal itu karena muak dengan para


wanita yang terus mencari muka padanya.


"dasar wanita sialan,mereka hanya ingin uangku sama kaya kamu"ucap Revan yang kembali melihat foto mantan kekasihnya itu dengan wajah sedih bercampur marah.


#**WARNING#


TANDAI TYPO YAAA😁,,SOALNYA AKU KALO UDAH SELESAI NGETIK MALAS BACA ULANG ,RIBET.

__ADS_1


JANGAN LUPA,*LIKE DAN KOMEN YAH GUYS*


MUAHHHHC😘😘**


__ADS_2