Ini Adalah Cinta

Ini Adalah Cinta
Diantar Revan


__ADS_3

jam 06:38,Sasya baru bangun dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri,setelah itu dia mengenakan seragam sekolahnya.


Karena melihat waktu yang menunjukkan 06:49,Sasya buru-buru keluar dari kamarnya dan menuruni tangga dengan sedikit berlari,saat menuruni tangga dia tidak sengaja menabrak seorang pria bertubuh tegap, di tambah dengan pakaian formalnya.untung saja pria itu menangkap Sasya hang hampir jatuh.hanya saja seperti nya kaki Sasya tekilir.


"kalo jalan itu pake mata!!"ucap Sasya tak terima,sambil duduk memijat-mijat kakinya.


jalan itu pake kaki Sasya,mata itu untuk melihat...🙄🙄(author)


"jelas-jelas kamu yang berjalan tak melihat kiri kanan dulu"timpal pria itu.


"Kam...."sesaat Sasya langsung tertegun melihat pria yang berdiri di depannya.ternyata pria itu adalah calon suaminya(Revan).


"sebaiknya kita segera berangkat,selain kamu yang ke sekolah aku juga ada meeting"ucap Revan dengan nada dinginnya.


"loh kok kalian masih di sini,Sasya ini udah mau jam tujuh loh"kata Yustin melihat anak dan calon menantunya masih berada di anak tangga yang sudah dekat dengan lantai.


"ini juga udah mau pergi kok Bun,ya udah aku pamit ya"Sasya melangkah dan pergi pamit sambil mencium punggung tangan ibunya.

__ADS_1


"kalo nak Revan,jadi mengantar Sasa kan?"tanya Yustin.


"iya Bun,kalau begitu aku juga pamit soalnya mau ada meeting,aku akan mengantar eum..."Revan lupa dengan nama Sasya dan akhirnya menggantung katanya.


"Sasya"sahut bunda menyambung kata Revan.


"iya maksudku dia,kalau begitu kami pergi dulu permisi"Revan menunjuk Sasya dengan lirikkan matanya,dan pamit sambil bersalam dengan sopan.


"duh....bakal telat lagi nihh"ujar Sasya dengan wajah khuwatir nya.


"masuk kedalam mobil,biar aku mengantarmu"ucap Revan dan masuk duluan ke dalam mobil, sedangakan Sasya yang mendengar itu juga ikut masuk.


"nih patung yaa...bikin tensi orang naik aja,udah cara bicaranya dingin tatapannya pula ikut dingin,apa jangan-jangan dia anaknya beruang kutub lagi?,ihhh...nyebelin"gumam Sasya dalam hati dan sesekali mencuri pandangan pada Revan.


"kenapa dia melihatku seperti itu?,kalau di lihat dekat-dekat dia sangat cantik..,eh apa yang ku katakan ini,agrhhh......tidak jangan kau tertarik dengan kecantikan wanita,apa kau belum cukup sakit hati dengan satu wanita"Revan meruntuki dirinya sendiri sambil menggeleng-geleng untuk membuang isi pikirannya.sasya yang melihat Revan merasa aneh dan akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya.


"tuan baik-baik saja kan?"tanya Sasya dengan nada kecilnya.

__ADS_1


"hemm..."


"kalau tuan pusing biarkan saya yang menggantikan tuan membawa mobil"Sasya menawarkan diri karena takut terjadi sesuatu.


"kenapa kau memanggil ku dengan sebutan tuan??"tanya Revan membuka bicara, namun matanya masih melihat ke depan.


"karena.....eumm...karena...ya karena tuan lebih tua jadi saya harus lebih sopan"jawabnya asal.


"setua itukah saya??"


"mana ada orang tampan setua itu..."Sasya langsung menutup mulutnya karena keceplosan.


"kita sudah sampai,pintu gerbang sekolahmu sebentar lagi akan tutup sebaiknya kamu segera masuk"ujar Revan dengan nada santai,sedangkan Sasya yang masih malu dengan ucapanya barusan dia memilih untuk segera keluar, sampai-sampai Sasya melupakan buku paket dan sebuah soal untuk mengikuti olimpiade.


"aku pergi dulu.."pamit Sasya yang sudah berbalik dan segera berlari.


Revan yang melihat Sasya sudah masuk dia segera menyalakan kembali mobilnya, namun dia melihat sebuah buku dan kertas soal.dan akhirnya dia tahu bahwa itu milik Sasya,Revan memutuskan untuk memberikan barang milik saysa,dia tau itu sangat penting setelah membaca kertas soal Sasya.

__ADS_1


"ini kan soal untuk olimpiade,berarti dia itu pintar?"ucap Revan.


"sepertinya dia sangat membutuhkan ini,aku akan membawakanya, he..aku kira dari sifat manja dan bar-bar nya itu berarti nilai pelajaranya juga jelek ternyata tidak"lanjutnya lagi dengan senyuman kecilnya,Revan segera berjalan dan menemui satpam yang sudah mulai menutup pintu gerbang.


__ADS_2