
Suatu hari, kerajaan de Greyson merayakan acara megah bangsawan tinggi untuk merayakan kemenangan dalam menghadapi musuh-musuh mereka dan juga untuk merayakan cinta yang semakin berkembang di antara Olivia dan Alexander. Seluruh bangsawan dari kerajaan-kerajaan tetangga diundang untuk hadir dalam acara yang spektakuler ini.
Di balairung istana yang megah, para tamu mengenakan pakaian mewah dan indah. Musisi dan penari menghibur para hadirin dengan pertunjukan yang memukau. Alexander dan Olivia tampil sebagai tuan rumah dengan kegembiraan yang memancar dari wajah mereka.
"Sungguh, kerajaan de Greyson telah menjadi tempat yang bersemangat sejak kedatangan Olivia," bisik seorang bangsawan tetangga kepada temannya.
"Benar sekali. Lihatlah bagaimana Alexander dan Olivia saling pandang dengan penuh cinta. Mereka adalah pasangan yang luar biasa," jawab temannya dengan senyum.
Acara berlangsung dengan penuh keceriaan dan kemegahan. Tarian bergaya, seni pertunjukan, dan permainan menjadi hiburan bagi para tamu. Setiap sudut balairung penuh dengan tawa, tarian, dan canda.
Di tengah kerumunan, Olivia dan Alexander tetap menjadi pusat perhatian. Mereka menari bersama dengan elegan di tengah lantai dansa, menghipnotis semua mata yang memandang mereka.
__ADS_1
"Aku tak pernah membayangkan akan menemukan seseorang seperti kau," ucap Alexander dengan lembut di telinga Olivia saat mereka menari.
Olivia tersenyum dan membalas, "Dan aku tak pernah berpikir bahwa aku akan jatuh cinta dengan seorang pangeran tampan seperti dirimu."
Mereka berdua tertawa, menikmati momen indah di tengah sorotan semua orang. Keceriaan dan cinta mereka memancar, membuat acara ini semakin bersemangat.
Tak lama kemudian, Raja Henry de Greyson mengumumkan bahwa akan ada pertunjukan kembang api di halaman istana. Para tamu diundang untuk menyaksikan pertunjukan yang spektakuler ini.
Malam mulai turun, langit gelap dipenuhi dengan cahaya gemerlap dari kembang api yang memukau. Para tamu berdiri di halaman istana, menatap kagum ke atas, di mana kembang api bersinar dengan warna-warna yang cerah.
Olivia meraih tangan Alexander dengan bahagia. Mereka berdua menari dengan ringan di halaman istana, di tengah cahaya kembang api yang memukau.
__ADS_1
Semua mata tertuju pada mereka, saksi dari cinta yang begitu mendalam di antara dua pribadi yang berbeda, tetapi begitu saling melengkapi satu sama lain.
Di balairung istana yang gemerlap dan indah, Alexander memandang Olivia dengan penuh cinta. "Kau membuat hidupku berwarna, Olivia. Bersamamu, aku merasa sempurna."
Olivia tersenyum dan menjawab, "Dan kau, Alexander, adalah sang pemimpin waktu yang mencuri hatiku. Aku tak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya."
Mereka berdua berdansa dengan begitu indah, bagaikan dua bintang yang berpadu dalam tarian yang tak terlupakan. Acara megah bangsawan tinggi ini benar-benar menjadi momen puncak dari kemesraan dan cinta mereka yang semakin kuat.
Setelah pertunjukan kembang api selesai, acara berlanjut dengan pesta makan malam yang megah. Para tamu menikmati hidangan lezat dan meriah, sambil menikmati hiburan dari para musisi dan penari.
Di tengah pesta, Olivia dan Alexander mengambil kesempatan untuk berbincang-bincang dengan para tamu. Mereka menyebarkan senyum dan kegembiraan kepada semua orang, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi para hadirin.
__ADS_1
Pada akhir acara, para tamu meninggalkan istana dengan hati yang penuh kebahagiaan dan kenangan indah. Semua orang tahu bahwa cinta antara Olivia dan Alexander adalah sesuatu yang istimewa dan abadi.
Saat acara megah bangsawan tinggi berakhir, Olivia dan Alexander saling berpegangan tangan, melihat matahari terbenam di balik cakrawala. Mereka merasa bahagia karena bisa berbagi momen-momen seperti ini bersama-sama, dan mereka tahu bahwa tak ada yang bisa menghalangi cinta mereka yang tak terbendung.