
Setelah pengungkapan kebenaran dan penyelesaian persidangan, kerajaan de Greyson berada dalam proses pemulihan yang lambat namun pasti. Olivia dan Alexander merasa lega bahwa konspirasi dan intrik yang mengancam kerajaan telah terungkap dan diatasi. Namun, mereka menyadari bahwa perjalanan mereka belum berakhir. Keputusan yang berat menanti mereka, dan tantangan baru harus dihadapi.
Di tengah pemulihan kerajaan, Olivia bertemu dengan seorang pria misterius bernama William. William adalah seorang pejuang yang berani dan memiliki latar belakang yang kelam. Kehadirannya membawa sentuhan ketegangan ke dalam kehidupan Olivia. Ada perasaan aneh yang tumbuh di antara mereka, membuat Olivia terombang-ambing dalam dilema batin.
Sementara itu, Alexander merasa semakin tertekan dengan tugas-tugasnya sebagai penguasa kerajaan. Beban tanggung jawabnya yang besar membuatnya meragukan kemampuannya untuk memimpin dengan bijaksana. Ia berjuang dengan keputusan-keputusan penting yang harus diambil demi kebaikan rakyatnya.
__ADS_1
Olivia dan Alexander merasa jarak di antara mereka semakin terbentang. Kedekatan mereka yang pernah kuat mulai meredup, tertutupi oleh tuntutan dan tekanan yang mereka hadapi. Ketidakpastian dan rahasia yang mengelilingi hubungan mereka menguji cinta yang mereka bagi.
Pada suatu hari, Olivia dan Alexander dipanggil ke ruang pertemuan penting di istana. Di sana, mereka bertemu dengan seorang diplomat berpengaruh bernama Lady Isabella. Lady Isabella adalah seorang wanita cantik dan cerdas yang datang untuk membicarakan sebuah perjanjian perdamaian antara kerajaan de Greyson dan kerajaan tetangga.
Namun, Lady Isabella memiliki agenda tersembunyi. Ia berusaha untuk mempengaruhi Alexander agar mengikat perjanjian dengan syarat-syarat yang merugikan kerajaan de Greyson. Olivia merasakan ketidakjujuran dan kebohongan dalam kata-kata Lady Isabella, dan ia tidak bisa tinggal diam.
__ADS_1
Keberanian dan kebijaksanaan Olivia dalam menghadapi Lady Isabella membuat Alexander semakin terpesona olehnya. Ia menyadari bahwa keputusan-keputusan yang sulit dan kompleks yang harus diambil sebagai seorang pemimpin memerlukan keterlibatan dan pandangan dari orang yang dicintainya. Alexander mengerti bahwa ia harus memilih antara kewajiban sebagai penguasa dan cinta yang ia bagi untuk Olivia.
Di saat yang sama, Olivia juga merenungkan perasaannya. Pertemuan dengan William telah membuat hatinya terombang-ambing. Ia terbelah antara cinta yang tumbuh dalam dirinya untuk Alexander dan tarikan yang dirasakannya terhadap William. Keputusan yang sulit harus diambil oleh Olivia, dan hatinya dipenuhi dengan kebimbangan.
Di tengah kebimbangan dan tekanan yang melingkupi mereka, Olivia dan Alexander memutuskan untuk mengambil waktu untuk memikirkan masa depan mereka. Mereka menyadari bahwa keputusan ini akan berdampak pada nasib kerajaan de Greyson dan hati mereka sendiri.
__ADS_1
Sementara itu, Raja Henry de Greyson menyaksikan perkembangan ini dengan perasaan campur aduk. Ia mencintai putranya dan ingin yang terbaik untuk kerajaan. Dalam kebijaksanaannya, Raja Henry memutuskan untuk memberikan nasihat yang bijaksana dan memberikan kesempatan bagi Olivia dan Alexander untuk menemukan kebenaran dalam hati mereka.
ini menjadi titik balik bagi Olivia dan Alexander. Mereka berhadapan dengan keputusan yang berat dan menghadapi tantangan baru dalam mencari kebenaran dalam diri mereka sendiri. Di tengah intrik dan rahasia yang masih menghantui mereka, Olivia dan Alexander harus menemukan keberanian untuk memilih antara kewajiban, tanggung jawab, dan cinta sejati.