Intrik Cinta Di Takhta De Greyson

Intrik Cinta Di Takhta De Greyson
Bab 23: Keyakinan dalam Menerima


__ADS_3

Setelah menerima lamaran Alexander, Olivia merasa hatinya penuh dengan kebahagiaan dan kelegaan. Dia tahu bahwa dia telah membuat keputusan yang tepat untuk menerima cinta sejatinya. Semua keraguan dan ketakutannya akhirnya pudar, dan dia merasa yakin dalam langkahnya menuju masa depan yang indah bersama Alexander.


Beberapa hari setelah pertunangan mereka, Olivia duduk di balkon kamarnya, menatap langit yang biru. Dia merenung tentang perjalanan hidupnya dan bagaimana dia akhirnya menemukan cinta yang sejati dalam sosok Alexander.


"Segala sesuatunya terasa begitu indah saat aku bersamanya," gumam Olivia dalam hati. "Dia membuatku merasa istimewa dan mencintai diriku apa adanya. Aku tak pernah merasa seperti ini sebelumnya."


Kini, Olivia merasa yakin bahwa dia telah menemukan seseorang yang benar-benar mengerti dan mencintainya dengan segenap hati. Alexander memberikan dukungan dan cinta tanpa syarat, dan dia merasa beruntung memiliki pria seperti itu di sisinya.


Suatu pagi, Olivia dan Alexander duduk berdua di taman istana, menikmati segelas teh hangat. Mereka tertawa dan berbicara tentang rencana masa depan mereka.


"Kamu tahu, Olivia, aku ingin memberikanmu segala hal yang kamu impikan," ucap Alexander dengan penuh kasih. "Aku ingin membawa kamu keliling dunia, mengeksplorasi tempat-tempat indah bersama-sama."


Olivia tersenyum bahagia. "Dan aku ingin mencintaimu dengan sepenuh hatiku dan menjalani kehidupan yang indah bersamamu," jawabnya lembut.


Alexander meraih tangan Olivia dengan lembut dan berkata, "Itulah impian kita, Olivia. Dan bersama-sama, kita akan mewujudkannya."


Minggu-minggu berikutnya, Olivia dan Alexander merencanakan pernikahan mereka dengan penuh semangat. Mereka ingin acara tersebut menjadi momen yang tak terlupakan dalam hidup mereka, dan mereka bekerja keras untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

__ADS_1


Olivia merasa bahwa dia telah menemukan kebahagiaan yang sejati dalam dirinya. Dia merasa siap untuk melangkah maju dalam hidupnya dengan Alexander di sisinya, siap untuk menghadapi segala tantangan yang ada.


Tak lama kemudian, hari pernikahan mereka pun tiba. Taman istana dihiasi dengan indah, dan seluruh kerajaan berkumpul untuk merayakan momen istimewa tersebut. Olivia mengenakan gaun putih yang indah, dengan mahkota berlian di kepalanya, sementara Alexander mengenakan pakaian kerajaan yang gagah.


Ketika saatnya tiba, Olivia berjalan ke altar dengan tatapan penuh cinta pada Alexander. Dia merasa bahwa momen ini adalah saat yang dia tunggu seumur hidupnya.


Saat mereka saling berjanji setia di hadapan Allah dan kerajaan, ada kehangatan dan cinta yang tak tergantikan dalam setiap kalimat yang diucapkan. Keraguan dan ketakutan mereka kini telah digantikan dengan keyakinan dan kepercayaan satu sama lain.


Setelah upacara pernikahan selesai, acara dilanjutkan dengan pesta yang meriah. Kerajaan bergembira, menari dan bernyanyi bersama. Semua orang merasa bahagia untuk pasangan muda yang begitu mencintai satu sama lain.


"Kamu adalah pria yang istimewa, Alexander," ucap Olivia dengan lembut. "Aku merasa sangat beruntung memiliki kamu sebagai suamiku."


Alexander tersenyum lembut dan mencium kening Olivia. "Dan aku sangat beruntung memiliki kamu sebagai istriku, Olivia. Kamu adalah cinta sejatiku."


Hari-hari berlalu, dan Olivia dan Alexander menikmati kehidupan pernikahan mereka dengan penuh kebahagiaan. Mereka saling mendukung dan mencintai satu sama lain, mengatasi segala rintangan dan tantangan bersama-sama.


Beberapa bulan kemudian, kerajaan de Greyson mengadakan pesta besar untuk merayakan pernikahan mereka. Kerajaan dari berbagai belahan dunia diundang untuk merayakan kebahagiaan pasangan tersebut.

__ADS_1


Di tengah pesta, Olivia merasa begitu bahagia dan bersyukur. Dia melihat sekelilingnya dan merasa bahwa dia telah menemukan keluarga yang baru dan orang-orang yang mencintainya.


"Tak terbayangkan bagaimana hidupku sekarang," gumam Olivia dalam hati. "Aku


memiliki cinta sejati dalam diri Alexander dan keluarga besar di kerajaan de Greyson. Semua impianku menjadi kenyataan."


Saat perayaan berlangsung, ada kebahagiaan dan keceriaan yang terpancar dari setiap wajah yang hadir. Semua orang merasa bahagia untuk pasangan muda yang telah menemukan cinta sejati dalam diri satu sama lain.


Di tengah-tengah pesta, Olivia dan Alexander berdansa bersama, menikmati momen indah mereka. Sambil berputar di atas lantai dansa, Olivia tersenyum pada suaminya dan berkata, "Aku mencintaimu, Alexander. Kamu telah mengubah hidupku menjadi lebih indah dari yang pernah aku bayangkan."


Alexander tersenyum bahagia dan mencium pipi Olivia. "Dan aku mencintaimu, Olivia. Kamu adalah cahaya dalam hidupku, dan aku berterima kasih atas setiap momen indah yang telah kita lalui bersama."


Hari-hari berlalu, dan cinta Olivia dan Alexander semakin kuat. Mereka menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia dan penuh kasih sayang. Olivia merasa bahwa dia telah menemukan arti sejati dari kebahagiaan dan cinta dalam hidupnya.


Masa lalu yang penuh dengan keraguan dan ketakutan telah berubah menjadi masa depan yang cerah dan penuh harapan. Olivia dan Alexander menghadapi segala hal dengan keberanian dan keyakinan dalam cinta mereka.


Mereka tahu bahwa takdir telah membawa mereka bersama, dan mereka siap untuk menjalani perjalanan hidup ini bersama-sama, dalam suka dan duka. Keyakinan Olivia dalam menerima cinta sejatinya telah membawa mereka pada kebahagiaan yang tak tergantikan, dan mereka bersama-sama untuk selamanya.

__ADS_1


__ADS_2