
Setelah berhari-hari merenungkan keputusan mereka, Olivia dan Alexander akhirnya memutuskan jalan yang akan mereka tempuh. Keputusan ini mengubah takdir mereka dan mempengaruhi jalannya kerajaan de Greyson.
Olivia, dengan hati yang berat, menyadari bahwa cintanya yang dalam untuk Alexander adalah sesuatu yang tak bisa ia tinggalkan. Meskipun William telah menarik perhatiannya dengan kehadiran dan keberaniannya, Olivia sadar bahwa cintanya untuk Alexander tak tergantikan. Dalam hati yang penuh kepastian, ia tahu bahwa Alexander adalah pilihan yang benar baginya.
Alexander, dengan tekad yang bulat, menyadari bahwa tanggung jawab sebagai pemimpin kerajaan tak bisa diabaikan. Dalam mengambil keputusan, ia merenungkan tentang kebijaksanaan ayahnya dan tekad Olivia. Dalam hati yang penuh keadilan, ia tahu bahwa memimpin kerajaan dengan bijaksana dan mencintai Olivia adalah hal yang bisa ia wujudkan.
Namun, di balik keputusan mereka, ada kekuatan jahat yang mengawasi langkah mereka. Seorang pria bernama Lord Edmund, seorang bangsawan licik dan tamak, telah menyusup ke dalam lingkaran kerajaan de Greyson. Ia memiliki ambisi untuk merebut takhta dan menggunakan segala cara yang mungkin untuk mencapainya.
Lord Edmund menyadari bahwa keputusan Olivia dan Alexander akan mengubah perjalanan takdir kerajaan de Greyson. Ia melihat ini sebagai peluang untuk menghasut kekacauan dan meraih kekuasaan yang diidamkan.
Dalam aksi tersembunyi, Lord Edmund mencoba mempengaruhi penasihat kerajaan dan melancarkan intrik untuk memanipulasi keputusan Olivia dan Alexander. Ia menggunakan kekuasaan dan ketajamannya untuk menyesatkan dan menciptakan ketidakpercayaan di antara mereka.
Olivia dan Alexander, yang sedang berjuang dengan perasaan mereka sendiri, tak menyadari permainan gelap yang dilakukan Lord Edmund di balik layar. Mereka terjebak dalam lingkaran tipu muslihat yang semakin membingungkan.
Saat persiapan pernikahan mereka semakin dekat, Lord Edmund mengembangkan rencana yang berbahaya untuk menghancurkan hubungan mereka. Ia memanfaatkan rahasia yang ia ketahui tentang masa lalu Olivia dan menyebarkannya dengan tujuan untuk memisahkan mereka.
Di saat yang sama, Olivia mulai merasakan keraguan yang tumbuh dalam dirinya. Ia mendapati dirinya terbawa oleh rumor-rumor yang tersebar, dan kepercayaannya terhadap Alexander mulai terguncang. Ketidakpastian dan kebingungan menyelimuti hatinya saat ia berusaha mencari kebenaran di tengah kekacauan yang diciptakan oleh Lord Edmund.
__ADS_1
Namun, kekuatan cinta dan kepercayaan yang mereka bagi satu sama lain tak bisa sepenuhnya dipadamkan. Di saat-saat paling gelap, Olivia dan Alexander saling mendukung dan mencari kebenaran yang tersembunyi. Mereka menyadari bahwa hanya dengan keberanian dan kebenaran, mereka dapat menghadapi ancaman yang mengancam kebahagiaan mereka.
Dalam pergulatan yang penuh dengan intrik dan kebohongan, Olivia dan Alexander akhirnya berhasil mengungkapkan rencana jahat Lord Edmund. Mereka memperoleh bukti yang mengungkap kebenaran sejati tentang ambisinya dan menghadapinya dengan keberanian.
Keberhasilan mereka dalam menghadapi Lord Edmund membawa kerajaan de Greyson ke dalam keadaan yang lebih stabil. Olivia dan Alexander, yang telah mengatasi rintangan yang menguji cinta mereka, semakin kuat dalam ikatan mereka.
Di tengah kemenangan atas Lord Edmund, kebahagiaan pun datang menghampiri Olivia dan Alexander. Dalam perayaan yang meriah, mereka mengumumkan pernikahan mereka dan merayakan cinta yang tak tergoyahkan.
Bab 5: Keputusan Sudah Diambil
Setelah berhari-hari merenungkan keputusan mereka, Olivia dan Alexander akhirnya memutuskan jalan yang akan mereka tempuh. Keputusan ini mengubah takdir mereka dan mempengaruhi jalannya kerajaan de Greyson.
Olivia, dengan hati yang berat, menyadari bahwa cintanya yang dalam untuk Alexander adalah sesuatu yang tak bisa ia tinggalkan. Meskipun William telah menarik perhatiannya dengan kehadiran dan keberaniannya, Olivia sadar bahwa cintanya untuk Alexander tak tergantikan. Dalam hati yang penuh kepastian, ia tahu bahwa Alexander adalah pilihan yang benar baginya.
Alexander, dengan tekad yang bulat, menyadari bahwa tanggung jawab sebagai pemimpin kerajaan tak bisa diabaikan. Dalam mengambil keputusan, ia merenungkan tentang kebijaksanaan ayahnya dan tekad Olivia. Dalam hati yang penuh keadilan, ia tahu bahwa memimpin kerajaan dengan bijaksana dan mencintai Olivia adalah hal yang bisa ia wujudkan.
Namun, di balik keputusan mereka, ada kekuatan jahat yang mengawasi langkah mereka. Seorang pria bernama Lord Edmund, seorang bangsawan licik dan tamak, telah menyusup ke dalam lingkaran kerajaan de Greyson. Ia memiliki ambisi untuk merebut takhta dan menggunakan segala cara yang mungkin untuk mencapainya.
__ADS_1
Dalam aksinya yang tersembunyi, Lord Edmund mencoba mempengaruhi penasihat kerajaan dan melancarkan intrik untuk memanipulasi keputusan Olivia dan Alexander. Ia menggunakan kekuasaan dan ketajamannya untuk menyesatkan dan menciptakan ketidakpercayaan di antara mereka.
Olivia dan Alexander, yang sedang berjuang dengan perasaan mereka sendiri, tak menyadari permainan gelap yang dilakukan Lord Edmund di balik layar. Mereka terjebak dalam lingkaran tipu muslihat yang semakin membingungkan.
Saat persiapan pernikahan mereka semakin dekat, Lord Edmund mengembangkan rencana yang berbahaya untuk menghancurkan hubungan mereka. Ia memanfaatkan rahasia yang ia ketahui tentang masa lalu Olivia dan menyebarkannya dengan tujuan untuk memisahkan mereka.
Di saat yang sama, Olivia mulai merasakan keraguan yang tumbuh dalam dirinya. Ia mendapati dirinya terbawa oleh rumor-rumor yang tersebar, dan kepercayaannya terhadap Alexander mulai terguncang. Ketidakpastian dan kebingungan menyelimuti hatinya saat ia berusaha mencari kebenaran di tengah kekacauan yang diciptakan oleh Lord Edmund.
Namun, kekuatan cinta dan kepercayaan yang mereka bagi satu sama lain tak bisa sepenuhnya dipadamkan. Di saat-saat paling gelap, Olivia dan Alexander saling mendukung dan mencari kebenaran yang tersembunyi. Mereka menyadari bahwa hanya dengan keberanian dan kebenaran, mereka dapat menghadapi ancaman yang mengancam kebahagiaan mereka.
Dalam pergulatan yang penuh dengan intrik dan kebohongan, Olivia dan Alexander akhirnya berhasil mengungkapkan rencana jahat Lord Edmund. Mereka memperoleh bukti yang mengungkap kebenaran sejati tentang ambisinya dan menghadapinya dengan keberanian.
Keberhasilan mereka dalam menghadapi Lord Edmund membawa kerajaan de Greyson ke dalam keadaan yang lebih stabil. Olivia dan Alexander, yang telah mengatasi rintangan yang menguji cinta mereka, semakin kuat dalam ikatan mereka.
Di tengah kemenangan atas Lord Edmund, kebahagiaan pun datang menghampiri Olivia dan Alexander. Dalam perayaan yang meriah, mereka mengumumkan pernikahan mereka dan merayakan cinta yang tak tergoyahkan.
Namun, di balik pernikahan mereka yang penuh kebahagiaan, ada bayangan masa lalu yang belum selesai. Terungkaplah bahwa Lord Edmund bukanlah satu-satunya pihak jahat yang ingin merusak kerajaan de Greyson. Ada kekuatan lain yang bekerja di balik layar, dan mereka belum puas dengan kekalahan Lord Edmund.
__ADS_1
Puncak kebahagiaan Olivia dan Alexander harus ditunda saat mereka menghadapi ancaman baru yang muncul di kerajaan de Greyson. Keberanian, kebijaksanaan, dan cinta mereka akan diuji sekali lagi saat mereka bersama-sama berjuang melawan kekuatan yang lebih gelap dan jahat.
Ini menandai keputusan yang diambil oleh Olivia dan Alexander, serta konflik yang muncul sebagai akibatnya. Mereka harus menghadapi intrik dan kejahatan yang bersembunyi di balik layar dan melindungi kerajaan de Greyson dari ancaman yang lebih besar. Kini, mereka harus bersatu dan bertahan melalui pergulatan yang belum usai demi mencapai puncak kebahagiaan yang mereka idamkan