Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN

Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN
Vol.1 Chapter 23


__ADS_3

...Terlahir Sebagai Manusia Setengah Elf...


...------------------------------------------...


Charoline POV#


Setiap kali Aku sedang bercermin, Aku selalu merasa hidupku kurang beruntung dari kebanyakan orang, saat Aku melihat di depan cermin sementara tetesan air mengalir di mataku.


Berapa banyak, berapa kali, Aku ingin menghancurkan cermin ini menjadi beberapa bagian? Setiap kali aku melihat telinga ku sendiri.


Aku adalah manusia setengah Elf, Aku lahir dari kalangan bangsawan, Ibu ku adalah manusia biasa, tapi Ayah ku adalah seorang Elf, walau sampai saat ini Aku belum pernah melihat wajah Ayah ku.


Dari cerita yang Aku dengar, Ibu ku pernah menjalin hubungan dengan Elf, Kakek ku tidak menyetujui hubungan tersebut dan memisahkanya, ia menjodohkanya dengan laki-laki lain.


Tapi pada saat itu Ibuku sudah pernah melakukan hubungan dengan Elf tersebut, saat Ibu mengandung dan melahirkan ku, suaminya tidak terima kalau teryata anak yang di lahirkan adalah manusia setengah Elf, suaminya pun menceraikanya dan meninggalkan Ibu.


Nasi sudah menjadi bubur, masa lalu tidak bisa di perbaiki, Akhirnya walau Aku terlahir sebagai manusia setengah Elf, kakek ku masih menyayangi ku, Aku pun cuma hidup dengan Ibu sekarang.


Tapi semua itu tidak berjalan lancar, saat Aku mulai tumbuh dan merasakan kehidupan, hidup menjadi manusia setengah elf di tengah-tengah manusia biasa tidak lah mudah.


Semua orang selalu membicarakan telingaku yang panjang, mereka selalu menghina dan membuli ku, tidak ada yang ingin berteman dengan manusia bertelinga panjang seperti ku. mereka menganggap kalau Aku ini aneh.


Kenapa Aku menjadi manusia setelangah Elf, Aku teringat akan masa lalu yang mengerikan. Aku mengepalkan tangan ku dan memukul cermin itu.


Kenapa? Kenapa Aku melihat dengan mata seperti itu? Kenapa?


Kenapa Aku harus menderita seperti ini? Kenapa? kenapa? kenapa?


Aku mengulangi pertanyaan yang sama kepada diriku sendiri berulang-ulang kali. Kata-kata itu tidak lagi membawa makna.


Tuhan sangat kejam padaku. Kepribadianku hancur oleh mimpi buruk saat itu, Aku juga kehilangan masa muda, teman dan diriku sendiri. Aku harus memperbaiki kesalahan itu sekarang. Tidak peduli berapa banyak mereka membenciku, masih lebih baik daripada menderita lagi. Itu benar. Aku tidak memerlukan masa muda. Yang paling penting adalah Aku harus melindungi diriku sendiri.


Aku akan melakukan apapun Aku harus memastikannya.


Waktu itu, saat Ibu Melihat ku yang selalu bersedih, Ibu terus memberikan semangat padaku, dia pun menyuruhku untuk memanjangkan ranbut ku dan melipat telingaku supaya tidak terlihat.


Aku pun mengikuti saran ibu dan teryata benar, saat rambut ku panjang dan melipat telingaku, telinga panjangku tidak terlihat lagi, tapi semua orang di sekitar ku sudah terlanjur mengetahuinya, jadi Aku memutuskan Saat Aku masuk Akademi nanti Aku harus menjadi diriku yang baru. Karena Aku telah di anugrahi kemanpuan Sihir Air.


Di Akademi ini tidak ada yang tahu kalau Aku adalah manusia setengah Elf kecuali Lenn.


Aku sempat kaget saat dia mengetahui kalau Aku adalah seorang Elf, tapi entah kenapa saat dia memegang telinga ku dia merasa begitu senang, Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan tentang ku dan itu membuat ku sedikit senang.


Tapi dia malah menyuruh ku untuk melakukan hal bodoh untuk mencuri data kemampuan orang dari Osis. Dia mengacam ku untuk memberitahu pada orang-orang kalau Aku adalah Elf jika Aku tidak menurutinya.


Dasar cowok yang menyebalkan, awalnya Aku berpikir begitu, tapi saat Aku mendengar alasanya darinya dia melakukan itu demi teman-teman kelasnya untuk memenangkangkan kompetisi, pemikiran ku pun berubah, Aku pikir dia itu cowok yang baik, walau dia mengaku melakukan ini demi dirinya sendiri.

__ADS_1


Begitulah kesan pertama ku saat mengenal dirinya.


Ah teryata sudah hampir jam O7:00 pagi.


Saat Aku melihat jam sudah hampir jam O7:00 Aku pun segera berangkat menuju ke Sekolah.


Saat Aku berjalan melewati beberapa bangunan, tiba-tiba Aku dihadang Lima orang cowok tidak di kenal, dia bertanya.


"Hey kau yang namanya Charoline kan?"


"Benar, ada keperluan apa dengan ku?"


"Ikutlah dengan kami sebentar!"


"T-tunggu!"


Salah satu cowok tiba-tiba memegang tangan ku dan memaksa ku untuk ikut, Aku pun di tarik masuk kedalam celah-celah bangunan suapaya tidak terlihat orang, kemudian dia memojokan ku ke tembok.


"Apa yang ingin kau lakukan?" Aku bertanya.


Cowok itu menyeringai kemudian berbicara.


"Cepat beritahu kami, siapa orang yang berada di belakang layar kelas C?"


Aku sedikit terkejut, sebenarnya siapa orang yang sedang mereka cari?


Setelah Aku menjawab dia melemparku ke tembok.


"Kyaa!"


Aku sedikit kesakitan karena membentur tembok.


"Jangan berlagag bodoh, kami sudah tau, kau pasti telah di suruh orang itu untuk mencuri data dari Osis kan, karena hanya kau lah satu-satu nya anggota Osis dari kelas 1, jadi cepat katakan siapa yang menyuruh mu?"


Aku melebarkan mataku setelah mendengar pertanyaan itu, Gawat kenapa mereka bisa tau, apa orang yang sedang mereka cari adalah Lenn? bagaimana ini, Aku benar-benar bingung, tapi Aku tidak akan mengatakan apa pun pada mereka, aku harus tetap tutup mulut, jika Aku mengaku, Lenn dan Aku pasti dalam bahaya.


"T-tidak, Aku tidak tau apa-apa soal itu?"


"Cih dasar keras kepala, kalau kau tidak mau mengaku, Aku akan melecehkan mu?"


Sial cowok itu berusaha menyetuh dada ku, tapi Aku tepis tanganya, Cowok yang lain membantu memegang ku, Aku pun sudah tidak bisa apa-apa.


Salah satu cowok memegang telinga ku, saat dia memegangnya dia pun terkejut.


"Kamu!? Apa kamu seorang Elf? Ehh kenapa kau menyembunyikan telinga jelek mu itu, padahal kau sangat manis."

__ADS_1


Cowok-cowok itu pun mulai memperlihatkan telinga ku.


Aku melebarkan mataku, tamatlah sudah, rahasia ku sudah terbongkar, pikiranku pun kacau, Aku sudah tidak bisa berpikir lagi dan cuma bisa menatap dengan pandangan kosong saat mereka menertawai ku.


"Dasar telinga jelek!"


Pikiran ku di penuhi oleh kata-kata itu.


Bersamaan dengan itu, ke lima Cowok itu tiba-tiba terpental mendapatkan pukulan dari seseorang yang memakai topeng, dia pun berkata pada cowok-cowok itu.


"Dasar, sampah seperti kalian memang harus di beri pelajaran."


Sosok dan suara itu, sepertinya Aku mengenalnya.


Dia kemudia melanjutkan.


"Kenapa kalian menghinanya, bagi ku telinga seorang Elf adalah sebuah kecantikan dan sebuah ciri khas tersendiri dan itu sangat menggoda, Aku menyukainya, Aku tidak akan memaafkan kalian karena telah menghina seorang Elf, mampuslah kalian semua!"


Aku melebarkan mata ku saat mendengar kata-katanya, Aku baru mendengar ada orang yang memuji telinga ku, Pria bertopeng itu pun menghajar Lima pria itu seorang diri, dan akhirnya lima peria itu pun kalah dan melarikan diri.


Saat kelima cowok itu sudah pergi, Pria bertopeng itu mengulurkan tanganya.


"Kau tidak apa-apa Charoline-chan?"


Dia bertanya sembari membuka topengnya, Aku pun terkejut.


"Lenn-kun?"


Aku secara reflek langsung memeluknya dan menagis di dalam pelukanya.


Saat di dalam pelukanya entah kenapa Aku merasa sangat aman dan bahagia, padahal awalnya Aku mengganggap dia cowok yang mesum.


Dia kemudia melepaskan pelukan ku dan bertanya.


"Kau baik-baik saja kan?"


"Aku tidak apa-apa, kenapa kau menolong ku?"


"Aku sudah pernah bilang padamu waktu itu kan, kalau terjadi apa-apa, Aku akan melindungi mu?"


Benar juga, dia pernah bilang begitu, Aku pikir dia hanya bercanda, teryata dia menepati janjinya, wajahku jadi memerah, entah kenapa jatungku mulai berdebar-debar.


Aku pun mengucapkan terimakasih dengan nada lirih.


"Lenn terimakasih."

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2