Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN

Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN
Vol.1 Chapter 31


__ADS_3

...Duel Leomord VS X...


...------------------------------------------...


Hari ini Akhirnya tiba waktunya untuk pertanding melawan Leomord.


Kursi-kursi penoton yang tersedia di sekitar arena terlihat penuh sesak, nampaknya murid-murid sangat berantusias untuk datang melihat pertandingan ku setelah kemarin Akademi mengumumkan akan ada duel antara Leomord dan X si murid dari kelas C yang misterius, ya itu adalah julukan ku.


Para penonton yang datang mereka bukan dari kelas 1 saja, kelas 2 dan 3 pun mereka juga sangat berantusias untuk melihatnya.


Banyak murid yang bertaruh untuk menebak siapa pemenangnya, kebanyakan murid bertaruh untuk Leomord.


Liat saja nanti Aku akan membuat kalian bangkrut.


Tidak banyak orang yang mendukung ku, tapi Aku mendapatkan dukungan dari kelas ku sendiri, ya walau cuma mereka yang mendungkung ku itu sudah membuatku senang.


Pembawa acara pun tiba di arena pertandingan, Gadis Imut, berambut panjang bewarana Pink, namanya adah Eliana Senpai, dia segera menyapa pada semua penonton yang ada di luar arena pertandingan.


"Selamat siang semuanya, kali ini Aku Eliana akan mengumumkan pertandingan Duel antara Leomord dari kelas S dengan Pria misterius dari kelas C, dia adalah X."


Semua penonton langsung bersorak untuk Leomord sedangkan Aku di pencundangi oleh para penonton, Aku hanya menyeringai di dalam topengku mendengar olokan mereka.


Aku sudah menyuruh Mio untuk duduk menonton pertandingan ini dengan menyamar sebagai Aku, agar kelas Ku tidak curiga.


Eliana memanggil kami untuk segera masuk ke dalam arena pertandingan, Aku pun segera masuk ke dalam Arena Pertandingan, Eliana menjelaskan pertandingan kali ini, Perserta duel yang berhasil mengalahkan lawan sampai batas HP 5% dia lah yang menjadi pemenangnya.


Leomord datang dengan memakai Zirah perak lengkap sebagai Armor, Aku bisa melihat dari Statusnya Zirah Leomord memiliki status bisa menaikan DEF sebesar 50%, tidak semua orang memiliki Zirah begitu, dia hanya beruntung karena menjadi pangeran, Aku hanya memakai seragam ku saja, sebenarnya Charlotte menawari ku untuk memakai Zirah dari Kerajaanya, tapi Aku menolaknya, karena Aku tidak suka memakai sesuatu yang berat dan merepotkan begitu.


Kali ini Aku akan bertarung dengan Elemen Petir ku, harusnya melawan Leomord agar lebih mudah harus dengan Elemen Api, tapi jika Aku menggunakan Elemen Api, orang-orang akan tau kalau Aku adalah Lenn, karena mereka sudah mengetahui Skill Elemem Api milik ku, tapi itu tidak masalah, walau dengan Elemen Pertir pun, Aku pasti bisa mengalahkanya.


Penghalang di Arena muncul mengitari Arena pertandingan untuk melindungi para penonton.


Eliana sudah memberikan aba-aba, menunjukan bahwa pertandingan sudah di mulai.

__ADS_1


Leomord Segera menyerangku dengan pedangnya yang terinfusion Elemen Es, Aku juga sama, segera bergerak menyarangnya dengan pedangku yang terinfusion Elemen Petir.


Kami berdua saling beradu pedang dengan sengit, Aku sengaja mengimbangi gerakan Leomord terlebih dahulu, untuk bermain denganya.


Mungkin main-mainya cukup sampai di sini saja, Aku mempercepat gerakan ku, Leomord yang tidak bisa mengimbangi kecepatan ku, dia cuma bisa menahan seranganku, saat terlihat celah Aku segera menyayatnya.


Saat pedang ku hampir menyentuh Zirahnya, dia mengeluarkan Elemental Skill nya dengan membuat Prisai Es.


Sudah ku duga dia akan mengeluarkan Elemental Skill nya. Setela mengeluarkan Prisainya, Dia segera menyerang ku tanpa khawatir serangan dari ku, karena sudah terlindung Prisai Es.


Aku harus segera mungkin menghancurkan Prisai Es nya, mungkin dengan Elemen petir membutuhkan waktu sedikit lama untuk menghancurkan Prisai Es miliknya, tapi itu tidak masalah.


Aku juga mengeluarkan Elemental Skill ku, Elemental Skill petir ku adalah menambahkan Elemental Infusion lebih besar pada pedang, saat Aku mengayunkan pedang ku, Akan menimbulkan sebuah sayatan yang berwarna ungu, yang bergerak ke depan, saat konsisi ini, ATK dan ATK SPd ku meningkat sebrsar 50% di Lv 10.


Semua Skill milik ku sekarang sudah Lv 10 semua, karena kemenagan kompetisi kemarin, Aku membagikan semua Poin Skill yang di dapat untuk menaikan Lv Skill nya, status Lv ku juga sudah 100, otomatis HP dan DEF ku akan meningkat.


Sementara semua mirid kelas Satu sekarang rata-rata Lv nya adalah 70, kecuali kelas C yang Lv mereka rata-rata 85, mereka yang selalu mendapatkan nilai Sempurna saat ulangan, di tambahkan kemenagan kompetisi kemarin pasti Lv nya akan sama dengan ku.


Prisai Leomord yang terkena Seranganku terus menerus mulai retak, Lemord terlihat kesal dengan menggeratakan giginya.


"Prakk!"


Prisanya Es Leomord pun pecah, Aku segera menyerang tubuhnya dengan pedangku, Lomord terlempar membentur penghalang dan jatuh.


"Sialan!"


Teriak Lemord penuh dengan emosi di wajahnya.


Damag yang di hasil kan dari seranganku tadi cuma mengrungai HP nya sebesar 15%, jika dia tidak memakai Zirah yang menambahkam DEF sebesar 50% Damag yang di hasilkan pasti lebih besar lagi.


Karena kesal Leomord pun segera mengeluarkan Elemental Burst nya, membuat badai Es yang besar, selama durasi Elemental Burst ATK dan ATK SPD akan meningkat sebesar 50%.


Karena badai ini pandangan ku jadi sangat terbatas, Leomord menyerangku secara tiba-tiba, dia keluar dari kabut Es, Aku terkena serangnya karena tidak bisa melihat, dia menghilang lagi ke dalam kabut Es, Aku tidak bisa melihatnya lagi dan dia pasti bisa melihatku dengan jelas, Aku hanya bisa mengandalkan indra pendengaranku sekarang.

__ADS_1


Aku memejamkan mata ku, menunnggu dia datang, terdengar suara langkah kaki dari kiri mulai mendekat, dia pasti akan menyerangku dari kiri, dan teryata benar, Aku segera menahanya dengan pedangku, dia melakukan itu secata terus menerus sampai durasi Elemental Burst nya habis, dengan mengandalkan indra pendengaranku, Aku bisa memahan semua serangan Leomord dan cuma terkena satu kali saja, tapi itu cukup menguras HP ku srbesar 20%, Aku harus segera mengahari ini.


Leomord terlihat kesal karena Aku hanya terkena seranganya satu kali, di saat Itu Aku segera mengeluarkan Elemental Burst miliku, Aku sudah menunggu moment ini, setelah Leomord menggunakan Elemental Burst nya, Energi miliknya pasti belum terisi kembali, dia tidak akan bisa menggunakan Prisai Es nya lagi, kali ini Aku akan mengahirinya.


Langit pun menjadi mendung, terlihat pusaran Badai di angkasa dengan percikan-percikan muatan listrik di awan.


Petir berbentuk Naga berwarna Biru pun keluar dari dalam awan yang mendung.


Sekarang kau pasti akan segera berakhir Leomord.


"Thundering Dragon!"


Petir berbentuk Naga itu langsung melesat ke arah Lemord, Leomord terlihat melebarkan matanya, Aku menyeringai di dalam topengku.


"Uakkhhh!"


Naga petir itu menyambar Leomord, mengakibatkan Damage sebesar 80% pada Leomord.


Zirah Leomord pun hancur, kerena HP Leomord tersisa 5% dia pun dinyatakan kalah, kelas C pun bersorak untuk ku, sementara para pendukung Leomord terdiam, mereka seakan tidak percaya kalau Leomord di kalahkan. Dan yang bertaruh untuk Leomord mereka semua mengalami kebangkrutan.


"Sialann!"


Leomord terlihat begitu kesal, setelah berteriak dia terlihat mengambil sesuatu dan meminumnya, mungkin dia meminum Potion penyembuhan.


Saat Aku ingin keluar dari Arena, tiba-tiba Leomord memagilku.


"jangan kabur X, pertandingan belum selesai!"


Saat Aku menegoknya, Aku terkejut dan melebarkan mataku, tubuh Leomord sudah di penuhin oleh Energi kegelapan.


Apa-apaan dia itu?


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2