Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN

Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN
Vol.1 Chapter 24


__ADS_3

...Terlahir Sebagai Manusia Setengah Elf Bag.2...


...------------------------------------------...


Kilas Balik.


Sebelum Aku menolong Charoline sebenarnya Aku sudah menduga hal ini akan terjadi. Para pemimpin Kelas lain pasti sudah mulai curiga dengan Prestasi yang di raih oleh kelas C.


Setelah Kompetisi berakhir Aku diam-diam selalu mengawasi Charoline dari jauh untuk melindunginya. Aku selalu memastikanya dia kembali ke Asrama dengan selamat.


Saat malam Aku juga selalu melihat di sekitar Asrama, apakah ada sesuatu yang mencurigakan atau tidak.


Pagi nya Aku juga sudah stay mengawasinya dari jauh, dugaanku teryata benar, Charoline di cegat oleh Lima Cowok tidak di kenal, mungkin Charoline tidak mengenalnya tapi Aku mengenal wajah-wajah itu, mereka adalah murid-murid dari kelas S, jadi Aku memiliki kesimpulan kalau orang yang menyuruhnya adalah Leomord.


Aku sengaja membiarkan mereka dulu untuk menangkap Charoline, Aku ingin dengar apa tujuan mereka?


Setelah mendengar pembicaraan mereka, sekarang Aku pun mengerti, mereka teryata sudah menyadari ada seseorang yang bergerak di balik layar, dan mereka ingin tau siapa orang itu. Intinya mereka sedang mencari indentitas ku.


Utungkan Aku sudah bisa menebak hal ini akan terjadi dan sudah menyiapkan sebuah topeng Kitsune untuk di pakai saat menolong Charoline, sebenarnya Aku ingin lebih lama mendengar pembicaraan mereka, tapi Aku sudah tidak tahan melihat Charoline dihina seperti itu, mereka telah mengetahui kalau Charoline adalah seorang Elf, mereka mengolok-olok telinga panjang Charoline.


Dasar mereka itu memang tidak tahu sisi menawan seorang Elf, padahal dari dulu saat berada di dunia ku, Aku sangat menyukai karakter Elf dan sekarang Aku masih tidak percaya bisa melihatnya di dunia ini.


Mereka malah menghinanya dan membuat ku sangat kesal, Akhirnya Aku memakai topeng Kitsune ku dan menghajar mereka semua tanpa menggunakan sihir, Aku menghajar mereka dengan pukulan normal.


Di dunia ini pukulan Normal tanpa menggunakan sihir besar Damag yang di keluarkan tergatung dari Physical Damag seseorang.


Untungnya Aku mempunyai Salah satu skill pasif yang memberikan 300% Physical DMG Bonus.


Dengan mendapatkan 300% Physical DMG Bonus, Aku bisa memberikan kerusakan yang besar pada mereka tanpa menggunakan Elemen sihir ku.


Mereka semua langsung terpental menerima pukulan ku.


"Sial siapa kau sebenarnya?"


Tanya cowok itu sembari bangkit setelah terpental.


"Kau tidak perlu tau siapa Aku, tadi Aku sudah bilang kan Aku tidak suka kau menghina seorang Elf dan itu membuat ku sangat kesal!"


"Sial dasar keparat, berani-beraninya kau menatang kami berlima, kami pasti akan membuatmu merasakan kesakitan."


"Benarkah begitu, apa kalian yakin ingin menggunakan sihir di sini, apa kalian ingin merusak bangunan-bagunan di sekitar? Aku tidak akan ikut bertanggung jawab jika kalian melakukan kerusakan, karena Aku akan bertarung tanpa menggunakan sihir ku."


"Cih, Kami juga akan mengalahkanmu tanpa menggunakan sihir, kau pikir kau akan menang, kau itu cuma sendiri loh, cepat serang dia!"


Teriak Cowok itu menyuruh teman-temanya ikut menyerang.


Aku cuma diam tanpa bergerak sedikitpun untuk melihat Damag kerusakan yang di dapat dari mereka berlima.


Mereka terus memukuli dan menendangku sekuat tenaga, melihat ku yang diam tidak bergerak dan HP ku hampir tidak berkurang mereka pun berhenti menyerang ku.


"Cih apa yang terjadi kenapa HP mu tidak berkurang?"


Tanya Cowok itu, mereka terlihat heran, Aku pun menjawab.

__ADS_1


"Jumlah HP ku adalah 100.000, Damag serangan kalian berlima adalah 1.534 Per detik, Aku mempunya Pasif Skill Healing untuk diri sendiri seberasar 2.000 per detik, jadi serangan kalian tidak akan berpengaruh kepada ku!"


Mereka melebarkan matanya seolah tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.


"Ini tidak mungkin!"


Ungkap mereka, mereka terlihat ketakutan.


Setelah itu dengan cepat Aku langsung mencengkram rahang salah satu cowok itu dan Aku jatuhkan wajahnya ke lantai.


"Uakhh!"


Satu lalat mampus, lanjut Aku menendang perut cowok satunya lagi, dia pun tepental.


Dua lalat, lanjut lagi Aku memukul wajah salah satu cowok itu.


Tiga lalat, lanjut lagi Aku membanting Salah satu cowok itu.


Empat lalat, dan terakhir Aku memegang baju cowok yang dari tadi bicara dengan sombongnya sembari berbicara.


"Tadi kau bilang ingin membuat ku merasakan kesakitan kan? akan aku tunjukan rasa sakit yang sebenarnya!"


"Palak!"


Aku memukul perut cowok itu lagi dengan keras dan terpental, Lima lalat, dan semuanya beres.


Mereka pun ketakutan dan segera melarikan diri sembari berteriak.


Setelah itu Aku segera menolong Charoline, setelah Aku membuka topeng ku, entah kenapa dia langsung memeluku.


Aku di peluk oleh seorang Elf, rasanya sepeti mimpi saja, dulu saat di Dunia ku, Aku sempat berhayal begini.


Andai Aku bisa di peluk oleh seorang Elf mungkin Aku akan sangat senang, dan sekarang Aku benaran di peluk oleh seorang Elf, Ras Elf memang menggoda, Charoline juga sangat harum, kalau terus begini bisa gawat, Aku pun melepaskan pelukan ku dan berbicara padanya.


Setelah berbicara panjang lebar dia berterimakasih padaku dengan malu-malu.


Charoline imutnya, sial dia begitu imut.


"Sama-sama Charoline-chan."


Aku membalasnya begitu dan lanjut bertanya.


"Charoline-chan, apa Aku boleh meminta sesuatu darimu?"


"...umm boleh apa itu?"


"Sungguh!"


"Ya katakan saja, karena kamu sudah menolongku jadi?"


"K-kalau begitu bolehkan Aku memegang telingamu?"


Charoline sedikit terkekejut.

__ADS_1


"Ehh?! cuma itu?"


"Ya cuma itu."


Dia menjawab dengan malu-malu dengan wajah memerah.


"...umm silakan."


Aku pun sangat senang dan segera memegang telinganya.


"Huaa hebat, kamu beneran seorang Elf!"


Aku mengelus-elus telinganya, Charoline pun menahan geli dengan wajah memerah dan sedikit mengeluarkan suara aneh.


"K-kyaah!"


Mendengar itu, Aku pun segera berhenti dan meminta maaf.


"M-maafkan Aku, Charoline-chan."


"Tidak apa-apa kok, Aku hanya sedikit geli saja!"


Ungkap Charoline dengan wajah memerah, Aku jadi pun jadi sedikit malu.


Dia melanjutkan bertanya.


"Lenn kenapa kau ingin menyetuhnya? apa kau tidak merasa jijik dengan telinga ku?"


Aku sedikit terkejut dengan pertanyaanya.


"Kenapa kau bertanya begitu? sudah ku bilang Aku menyukai telingamu itu, kau itu lebih manis jika tidak menyembunyikan telingamu itu, jadi berbanggalah kalau kau itu seorang Elf, jangan pernah rendahkan dirimu lagi di hadapan orang-orang mengerti, balaslah orang-orang yang selalu merendahkanmu, mereka pasti hanya iri kepadamu karena kau mempunyai telinga yang cantik!"


Charoline melebarkan matanya sembari berkata.


"Lenn-kun!"


Air matanya terus mengalir keluar, tapi Aku tidak melihat kesedihan di wajahnya, Aku melihat kalau dia menangis bahagia.


Dia pun membersihkan Air matanya dengan tanganya sembari terus mengucapkan terimakasih padaku.


Aku pun mengusap-usap kepalanya sembari tersenyum padanya.


"Yus-Yus, mulai sekarang kau harus lebih percaya diri lagi Charoline-chan!"


Dia membalas senyum manis kepadaku.


"...ummm bailah Lenn-kun, ehehehe!"


Doki-Doki, Doki-Doki.


Kawaii, Charlone benar-benar imut sialan.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2