
...Melawan Pasukan Goblin...
...------------------------------------------...
Author POV#
Di tengah hutan belantara di daerah kekuasaan Abyss terlihat sosok Jendral Iblis, tubuhnya berwrana Merah dan Hitam mirip seseorang yang memakai Zirah, tapi itu bukalah Zirah, melainkan tubuhnya memiliki bentuk seperti itu, bagian kepalanya juga sama terlihat seperti memakai Helm Zirah, di wajanya hanya terlihat matanya yang berwana merah menyala, namanya adalah Abyss Grimfield.
Grimfield sedang berbincang dengan sesosok Iblis bertubuh manusia berwarna merah memiliki sayap seperti kelelawar, telinganya panjang dan memiliki tanduk di kepala, dia adalah Abyss Fire Mage.
"Tuanku, saya sudah melakuakan apa yang anda perintahkan, sekarang Manusia itu sudah mengamuk, para pasukan Goblin dan Lizard Man juga sudah bergerak untuk menyerang perbatasan Kerajaan Larazaya."
Tegas Abyss Fire Mage, teryata sosok laki-laki berjumbah Hitam yang memberikan Delusion pada Leomord adalah Abyss Fire Mage, dengan kemampunya dia bisa berubah wujud menjadi sosok manusia dan dia sudah berhasil menipu Leomord.
"Bagus, hahaha!"
Abyss Grimfield tertawa dengan lantang, setelah mendengar keberhasilan dari rencananya.
"Kalau begitu saya izin udur diri untuk membantu para pasukan tuanku."
"Baiklah cepat pergi!"
...∆∆∆∆...
Lenn POV#
Setelah kedatangan Lora dan teman-teman, meraka pun berhasil menahan Leomord yang mengamuk, sekarang Energi ku sudah terkupul, Aku sudah siap untuk mengeluarakn Elemental Brust Elemen Kayu ku.
Sebelum mengeluarkan Elemental Brust ku, Aku menggunakan Elemental Skill ku terlebih dahulu, Elemental Skill Elemen Kayu miliku adalah menciptkan Pohon yang bergerak seperti akar yang mampu mejerat lawan dengan kuat.
Semua orang pun terkejut melihat ku yang menggunakan Elemen Kayu.
Batang-batang Kayu itu pun terus bergerak dan terus menubuhkan cabang-cabang baru untuk menjerat Loemord.
Leomord pun terjerat dan mengaung, suaranya sudah hampir menyerupai Monster. Waktuku tidak banyak lagi, kalau Aku terlambat sedikit saja Leomord pasti akan berubah menjadi Monster.
Aku segera mengeluarkan Elmental Brust ku, Pohon besar berukuran raksasa muncul dari dalam tanah, di atasnya terlihat sebuah kucup bunga yang masih belum mekar.
Mio berteriak padaku.
__ADS_1
"Master cepat tambahkan Elemen Air pada kucup bunga itu!"
Tanpa pikir panjang Aku segera mengeluarkan Water Ball dan melemparkanya pada pucuk bungan itu.
Bunga itu pun mekar dengan mengeluarkan Aura berwana Hijau, serbuk sari dari bunga itu menyebar menebarkan Energi positif, Energi kegelapan yang terdapat dalam tubuh Leomord pun menghilang, Semua orang yang tekena serbuk sari dari bunga itu akan mendapatkan Healing dan Energi Recharge, sebear 100%, tak hanya itu, serbuk sari dari bunga itu juga bisa menabhan Buff ATK dan menabhakan 200% Crit DMG dan Crit Rate. Skill ini benar-benar sangat luar biasa, semua itu bisa di dapatkan dalam satu paket, tapi itu membutuhkan Energi Consum yang sangat besar.
Leomord akhinya berhasil di selamatkan, dia terlihat tak sadarkan diri.
Aku bertanya pada Mio.
"Mio-chan, kenapa tadi kau menyuruh ku untuk menambakan Elemen Air?"
"Itu Karena Elemen Kayu memilki reaksi Elemetal yang berbeda saat bertemu dengan Elemen Lain, Master akan tau sendri setelah mencoba memicunya dengan Elemen yang berbeda."
Jelas Mio, Aku baru tahu soal ini, mungkin lain kali Aku akan mencobanya.
Setelah itu leomord pun di bawa oleh petugas kesehatan, sekarang Aku harus segera menyusul Fredja Sensei ke perbatasan untuk membatu melawan pasukan Goblin.
Aku segera menyuruh Lumie dan Charlotte mengeluarkan Familiyarnya.
Mereka berdua pun segera melakukanya, Naga Es milik Lumie dan Naga Badai Milik Charlotte pun keluar. kami semua segera menaikinya.
"Baiklah ayo kita berangkat, tolong ya Articka-kun!"
Aku pun menyuruh Articka si Naga Es untuk segera berangkat.
"Graaaaaaaa!"
Naga Es milik Lumie mangaung dan terbang dengan keceptan tinggi.
Tak butuh waktu lama sampailah di perbatasan, Aku melihat dari Atas Para pasukan kerajaan, pahlawan dan para petulang sedang bertarung melawan pasukan Goblin dan Lizard Man.
Articka menyeburkan semburan kabut Es dari mulutnya kepada para pasukan Goblin bersama Lumie dia mengeluarkan Elemtal Burstnya, sementara Aku dan Mio menyerang dengan Elemen Air, Para Goblin pun membeku karena raksi Elemental Frozen.
Melihat para Goblin dan Lizard Man yang membeku, Alice dan Charlotte segera mengeluarkan Elemental Brust mereka, Saat Angin betemu dengan Api terjadi Reaksi Elemental Chage terbentuklah badai Api, Api itu langsung membakar para Goblin dan Lizard Man yang membeku. Para Goblin pun musnah seketika karena Efek peleburan Atau Reaksi Elemental Melt, kerena terjadi perubahan suhu yang begitu cepat dari dingin menjadi panas, tubuh para Goblin pun lenyap seketika.
Para pasukan Kerajaan pun di buat terkerjut dengan Aksi kami, tapi perang belum selesai, masih banyak pasukan Goblin dan Lizard man yang tersisa, kami semua segera terjun untuk melawan para Goblin dengan senjata kami masing-masing.
Aku segera menebas para Goblin dan Lizard Man dengan pedang ku.
__ADS_1
...∆∆∆∆...
Fredja Sensei POV#
Aku melihat Lenn dan teman-temanya yang sedang bertarung, Aku sangat kagum dengan kemampuan para Murid-murid ku, kalian semua hebat.
Sekarang Aku sedang di barisan belakang menunggu seseorang. Sementara Silvester dan Para Guru lainya, mereka sedang bertarung di baris terdepan.
Seseorang bertubuh kekar dengan Zirah lengkap datang menghanpiriku, dia bertanya.
"Bagaimana keadaanya disini Fredja-san?"
"Ah Baron-san Akhirnya kau datang juga, Saat ini pasukan masih bisa menaganinya."
"Begitu ya, Para prajurut dari kerajaan lain juga akan segera datang untuk membantu, kerajaan sudah menghubungi kerajaan lain untuk membantu, Aku mendengar di Akademi juga terjadi kekacauan, bagaimana dengan keadaan Putraku Lenn dan Tuan Putri apa mereka baik-baik saja?"
"Kau tidak perlu cemas begitu Baron-san, Putramu dan Tuan Putri mereka baik-baik saja, sekarang mereka sedang bertempur di barisan depan."
Wajah Baron terlihat terkejut saat mendengar penjelasanku.
"Benarkah? Jadi, Lenn dan Tuan Putri sedang bertempur di barisan depan?"
"Ya, kalau kau tidak percaya kau bisa melihatnya sendiri, kalau kau melihat Sosok Pria bertopeng, itu adalah Putramu, kau tak perlu khawatir, Lenn dan Charlotte sudah tumbuh menjadi sosok orang yang hebat, mereka sangat kuat."
"Jadi begitu ya, Syukurlah kalau begitu."
Wajah Baron terlihat lega.
Tiba-tiba dari Angkasa datang Sosok Iblis Berwarna Merah, Biru, Putih dan Ungu, mereka datang dalam jumlah banyak, menyusul bersama pasukan Orc, Aku melebarkan mata ku.
Apa-apan ini, mereka terlalu banyak, Aku bertanya pada Baron.
"Baron-san, bagaimana dengan pasukan bantuan, kalau mereka terlambat pasukan kita pasti akan kalah, dengan kedatangan mereka, sekarang pasukan Abyss pasti sudah melebihi 1.000 Pasukan?"
"Mereka Akan datang sebentar lagi, Ayo Ferdja-san, kita juga harus bertarung untuk menahan mereka sampai pasukan bantuan datang."
"...umm Aku mengerti!"
Setelah Itu, Aku dan Baron segera Maju kebarisan depan untuk bertempur.
__ADS_1
Bersambung...