Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN

Isekai Mantan Gamers Nolep Menyembunyikan Kekuatanya Di Dunia Lain LN
Vol. 2 Chapter 5


__ADS_3

...Kembali Ke Kampung Halaman....


...----------------------------------------------------------------------------------...


Setelah menyelesakan urusan di Guild, sekarang Kami sedang dalam perjalanan menuju kampung halamanku dengan menaiki Dragon.


Perjalanan yang biasanya memakan waktu Dua jam dengan menggunakan Kreta Kuda, sekarang bisa di tempuh dalam waktu Lima belas menit saja.


Ladang yang Hijau dan subur yang membentang luas sudah terlihat, ini adalah ciri khas dari kampung halamanku, kampung halamanku terkenal dengan pertanian yang subur dan hasil pertanian yang berkualitas tinggi, kebanyakan sayuran dan buah-buahan yang berkualitas tinggi yang di jual di Ibukota berasal dari kampung halamanku.


Rumahku sudah terlihat, Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Ibuku.


Kami segera mendarat, sebelumnya Aku tidak memberitahu Ibuku kalau hari ini Aku akan pulang, Ibu pasti akan sangat terkejut saat melihatku.


Setelah turun, Aku segera berjalan menuju pintu.


Aku mengetuk pintu Tiga kali, terdengar seseorang membukakan pintu untuk ku. Teryata yang membukakan pintu adalah Ibuku.


"Lenn Putraku! kau sudah pulang nak?"


Ibu terlihat sangat senang dan mengeluarkan sedikit Air matanya saat melihatku.


Aku pun segera memeluk Ibuku.


"Ibu Aku kembali."


"Lenn, kau sudah tubuh menjadi Pria yang hebat, Ibu dengar dari Ayahmu kau berhasil mengalahkan pasukan Iblis, Ibu sangat bangga padamu, tapi Ibu juga khawatir padamu, kau baik-baik saja kan Lenn?"


Tanya Ibu, dia begitu menghawatirkan ku, Aku melepas pelukanku.


"Aku baik-baik saja kok, Ibu tidak usah khawatir."


Ibu melihat Charlotte dan yang lainya yang berdiri di belakangku dan bertanya.


"Lenn? Siapa mereka?"


"Ahh mereka adalah teman-temanku, kenalkan mereka adalah Charlotte, Lumie, Alice dan Charoline."


Semuanya segera memperkenalkan diri pada Ibuku.


Setelah itu Ibu berbisik padaku.


"Lenn kenapa kau membawa banyak cewek, apa mereka semua adalah pacarmu?"

__ADS_1


"B-Bukan, mereka hanya teman kok, apa Ibu tidak tahu kalau Charlotte adalah seorang Putri dari kerajaan Larazaya?"


Ibu sangat terkejut setelah mendengarnya.


"Serius? Kenapa kau tidak bilang?"


Ibu panik dan segera berbicara dengan Charlotte dengan sopan.


"Maaf atas kelancangan saya tuan Putri, saya tidak tahu kalau anda adalah seorang Putri, mohon maaf karena tidak menyapa anda dengan benar?"


"Tidak apa-apa, jangan di pikirkan, perlakukan saya seperti biasa saja, panggil saja Charlotte."


Tegas Charlotte, dia terlihat gerogi saat berbicara.


Ibu pun tersenyum.


"Baiklah kalau begitu Charlotte-chan."


Bersamaan dengan itu Ayah datang.


"Wah teryata kau Lenn, kau sudah kembali?"


Ayah melihat ke arah Charlotte dan mengusap kepalanya.


"Charlotte-chan, kau Akhirnya datang kesini juga?"


Charlotte terlihat senang sekali melihat Ayah.


Hari sudah hampir malam, setelah itu kami semua masuk ke dalam Rumah.


Ibu menunjukan kamar pada Charlotte dan yang lainya. Setelah itu Ibu segera menyiapkan makan malam untuk kami semua.


Kami semua pun duduk dan saling mengobrol.


Setelah makanan siap, Ibu mengundang kami semua untuk makan malam bersama.


Makan malam hari ini sangat luar biasa, Ibu memasak banyak makanan enak. Kami semua langsung menikmati makanan tersebut.


Saat sedang asyik makan. Tiba-tiba Ayah berkata sesuatu.


"Semuanya hari ini Aku akan memberikan kabar gembira."


Aku jadi bertanya-tanya memangnya kabar apa yang ingin Ayah sampaikan, semua orang juga terlihat penasaran.

__ADS_1


Dia kemudian melanjutkan.


"Lenn dan Charlotte akan segera bertunangan!"


"Bfftttttt!"


Saking terkejutnya Aku memuntahkan makanan yang sedang Aku makan, Aku segera berdiri dan berbicara pada Ayah.


"T-Tunggu Ayah! Apa Ayah sedang bercanda? Kenapa Ayah seenaknya memutuskan begitu?"


Semuanya juga terlihat terkejut, wajah Charlotte langsung memerah.


"Ayah tidak bercanda, Ayah sudah membicarakan ini dengan Raja, dan Raja pun setuju, kenapa terkejut begitu? Bukanya kalian berdua sudah sangat dekat? Apa kau tidak menyukai Charlotte?"


Ayah memberikan pertanyaan yang sangat memalukan, Aku melirik Charlotte dengan wajah yang memerah, wajah Charlotte juga sangat memerah.


Sial, aku harus jawab apa nih, kalau di pikir-pikir Charlotte itu sangat imut, ahh sial, keringat dinginku mulai keluar.


Aku hanya terdiam tidak bisa menjawab karena malu.


Tiba-Tiba Charlotte menyela pembicaraan.


"Maaf Baron-san, bukanya pertanyaan Anda itu terlalu memaksa Lenn?"


"Kau tenang saja Charotte-chan, akan kubuat anak ini mengatakanya, kau juga menyukai Lenn kan?"


Dasar ayah bodoh, dia malah bertanya seperti itu pada Charlotte, Charlotte pun hanya terdiam dengan wajah yang menerah.


Ayah kemudian tertawa melihat tingkah kami.


"Hahaha kalian ini teryata masih malu-malu ya?"


Setelah itu kami semua melanjutkan makan malam.


Setelah kejadian ini, Aku dan Charlotte menjadi sangat canggung.


Hari sudah malam, saat kami semua ingin tidur tiba-tiba Ayah memanggilku dan Charlotte.


Kami berdua pun pergi menemui Ayah.


"Ada perlu apa Ayah memanggil ku dan Charlotte?" Aku bertanya.


"Begini sebenarnya ada permintaan dari Raja, Raja menyuruhku untuk mendekatkan kalian berdua, pokoknya malam ini kalian harus tidur satu ranjang, dan Ayah sudah menyiapkan kamar untuk kalian berdua."

__ADS_1


"Ehhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!"


Bersambung....


__ADS_2