
...Bergabungnya Charoline Ke Dalam Party...
...------------------------------------------...
Setelah menyelematakan Charoline, sekarang kami berdua berangkat bersama menuju kelas, dalam perjalanan Aku berpikir, mungkin sebaiknya Aku memasukan Charoline ke dalam Party ku, karena jika dia masuk ke dalam Party, Charlotte dan yang lainya bisa saling melindungi jika sampai Charoline di serang lagi.
Sebaiknya Aku tanyakan saja padanya, Aku pun bertanya pada Charoline.
"Itu? Charoline-chan, apa kau bersedia bergabung dengan Party ku?"
Dia terlihat senang setelah Aku menawarinya untuk bergabung ke dalam Party.
"Serius, apa boleh Lenn-kun?"
"Tentu saja, makanya Aku menawarimu, Aku berpikir mungkin akan lebih aman jika kau berada di sampingku."
Wajah Charoline sedikit memerah.
"Baiklah Aku mau!"
Dia menjawab sembari tersenyum lebar kepadaku.
"Kalau begitu nanti sepulang Sekolah Aku akan memberitahu pada yang lainya kalau mulai hari ini kau akan bergabung dalam Party."
"....umm baiklah."
Setelah sampai di kelas, Charoline berpamitan untuk duduk di bangkunya sembari tersenyum manis kepadaku.
Aku melihat Dirk dan yang lainya sedang memperhatikan ku. Saat Aku duduk di bangku ku, Dirk langsung bertanya padaku, Kurt dan Gin cuma melihat dengan wajah penasaran.
"Hoe Lenn, apa yang terjadi antara kau dan Charoline? tidak seperti biasanya Charoline tersenyum seperti itu kepadamu, Aku tidak akan memaafakan mu jiaka kau tidak berkata jujur, karena kau sudah mencuri waifu kami lagi."
"Ehhh, apa maksud mu dengan mencuri waifu, lagian Aku tidak ada apa-apa dengan Charoline."
"Mencurigakan."
Dirk dan yang lainya terus memandangi ku dengan wajah curiga, bersamaan dengan itu dari belakang tiba-tiba Lumie menyapa ku dengan kata-kata manjanya sembari memeluku.
"Selamat pagi Lenn-kun."
Aku pun terkejut, dada Lumie sangat tersa menempel di punggungku, Aku jadi sedikit gerorgi.
"L-Lumie-chan! apa yang kau lakukan?"
Dirk dan yang lainya tambah melihat ku dengan tatapan iri, sialan Aku bisa di bunuh oleh mereka nih.
"Cepat lepaskan pelukanmu Lumie-chan, nanti mereka bisa salah paham."
"Ehh memangnya kenapa?"
Saat itu juga Alice juga datang dan langsung memeluku dari depan sembari berbicara pada Lumie, karena tidak mau kalah.
"Lumie-chan kau curang sekali, Aku juga tidak mau kalah dengan mu!"
Ini apa lagi kenapa Alice juga ikut-ikutan? Dipeluk dua Gadis seprti ini benar-benar mantap, tidak, tidak, tidak, seluruh murid cowok di kelas sedang menatpku dengan tatapan membunuh, Aku juga melihat Charoline menatapku dengan wajah cemberut. Gawat kenapa Aku selalu berada di situasi seperti ini.
__ADS_1
Bersamaan dengan itu.
"Apa yang sedang kalian lakukan bodoh, kenapa kalian berpelukan seperti itu di dalam kelas? itu sangat tidak senonoh."
Charlotte datang dan segera melepaskan pelukan Lumie dan Alice, ah kau memang penyelamat ku Charlotte-chan.
Lumie pun tidak terima dan mananggapi perkataan Charlotte.
"Kenapa kau selalu saja mengganggu, apa mungkin kau itu cemburu padaku, kau juga ingin memeluknya kan?"
Mendengar tanggapan Lumie, wajah Charlotte sedikit memerah, ia menjawab dengan gugup.
"T-tidak!"
"Tapi kenapa wajahmu memerah begitu, kau itu sangat tidak jujur ya Tuan Putri!"
Melihat mereka yang selalu bertengkar Aku mendesah dalam dan segera menghentikan pertengakaran mereka.
"Sudah cukup hentikan! kenapa kalian selalu saja bertengkar sih."
"Hmmmph!"
Merka berdua saling memalingkan pandangan mereka. Dasar mereka itu.
Setelah itu Frejda sensei datang, semua murid segara duduk di bangkunya masing-masing untuk memulai pelajaran.
...∆∆∆∆...
Setelah pulang Sekolah Aku segera menemui Charlotte untuk berbicara.
Melihat Aku yang sedang berbicara dengan Charlotte, Lumie dan Alice segera menghampiri kami.
"Apa yang ingin kau bicarakan?"
Tanya Charlotte dengan wajah penasaran.
"Bisakah kita bicara di tempat mu lagi, mungkin lebih aman jika kita bicara di sana, Aku juga akan mengajak Charoline."
Charlotte sedikit terkejut, Alice dan Lumie juga sama.
"Kenapa kau ingin mengajak dia?"
"Karena ini ada hubunganya dengan Charoline?"
"Baiklah kalau begitu."
Setelah itu Aku mengajak Charoline yang masih duduk di bangkunya, Aku mengajaknya ke tempat Charlotte bersama dengan yang lainya.
Dalam perjalanan menuju tempat Charlotte, Lumie terlihat mengobrol dengan Charoline, Charlotte dan Alice cuma melihatnya saja.
Lumie adalah Gadis yang pandai dalam membaur, dia kayaknya sudah mengenal Charoline sebelumnya, kalau Charlotte jangan di tanya lagi, dia tidak mungkin pernah berbicara denganya, sedangkan Alice mungkin dia hanya tidak percaya diri, karena dia dari kalangan rakyat jelata mungkin dia tidak berani untuk mengajaknya bicara, karena takut tidak di terima.
Setelah sampai di tempat Charlotte, kami semua pun segera duduk.
"Jadi apa yang sebenarnya ingin kau bicarakan?"
__ADS_1
Tanya Charlotte, yang lainya cuma mendengarkan.
"Sebenarnya ada hal gawat yang sudah terjadi, tadi pagi Charoline di jegat oleh Lima cowok, wajahnya tidak asing bagi ku, mereka anak-anak dari kelas S, Aku mempunyai pendapat kalau mereka adalah orang suruhan Leomord, kemungkinan Leomord sudah mengetahui kalau Charoline sudah membocorkan data kemampuan dari Osis, mereka sedang mencari seseorang yang sudah mengendalikan kelas C dari belakang layar."
"Jadi begitu, Aku sudah menduganya sih cepat atau lambat mereka akan mencurigainya, jadi mereka sekarang sedang mengincarmu ya?"
Ungkap Charlotte, sembari memegang dagunya.
"Ya bisa di bilang begitu, untungnya Aku memakai topeng saat menolong Charoline."
"Jadi mereka belum tau kalau orang yang mereka cari itu adalah kau ya? jadi sekarang apa rencana mu Lenn?"
Potong Lumie, Aku pun segera menjawbnya.
"Aku ingin memasukan Charoline ke dalam party kita, jadi kita semua bisa saling melindungi, Aku yakin mereka pasti akan mengincarnya lagi sebelum mendapatkan informasi itu, kalian tidak keberatan kan?"
"Baiklah karena Charoline sudah terlibat rencana kita sejauh ini, jadi Aku sudah menggangap kalau Charoline adalah bagian dari kita."
Tegas Lumie, Charlotte dan Alice juga menganggukan kepalanya, nampaknya mereka juga setuju kalau Charoline masuk ke dalam Party.
Mendengar mereka semua sudah menerina Charoline dengan baik, Charoline pun segera mengucapkan terimaksih pada mereka semua.
"Terimakasih banyak teman-teman, mohon bantuanya dari sekarang."
Sekarang Charoline sudah resmi masuk ke dalam Party ku. Aku juga meminta mereka semua untuk berhati-hati, karena kemingkinan mereka juga bisa menjadi target lain selain Charoline untuk menggali sumber informasi.
...∆∆∆∆...
Leomord POV#
"(T/N) Maafkaan kami Leomord-sama, kami telah gagal untuk mencari informasi dari Gadis itu karena ada Cowok bertopeng yang menolongnya."
Aku menggeratakan gigiku ketika mendengar itu dari orang-orang suruhan ku, Sial sebenarnya siapa orang bertopeng itu? dia pasti bukan orang sembarangan karena bisa mengahkan orang-orang ku, apa jangan-jangan dia adalah X, orang yang Aku cari?
"Bagaimana kemampuan orang itu?" Aku bertanya.
"Dia sangat kuat, dia mengalahkan kami tanpa menggunakan sihirnya?"
Aku terkejut saat mendengar jawaban mereka, sudah bisa di pastikan kalau dia adalah X, Aku mengepalkan tangan ku, tunggu saja Aku pasti akan memancingmu untuk keluar dasar X sialan.
Dia kemudian melanjutkan.
"Kami juga mendapatkam informasi lain Leomord-sama?"
"Apa itu cepat katakan?"
"Aku melihat Gadis yang tadi, dia sebenarnya adalah seorang Elf."
"Apa!? Apa kalian tidak salah lihat?"
"Tidak! Leomord-sama, kami semua bisa menjamin kalau yang kami lihat tidaklah salah?"
Aku tersenyum jahat dalam hati, Ini sungguh mengejutkan, ini Akan semakin menarik, jadi Charoline adalah seorang Elf?
Bersambung....
__ADS_1