Istri Kecil Di Keluarga Mafia

Istri Kecil Di Keluarga Mafia
Chapter11 Sebenarnya siapa yang pelakor?


__ADS_3

"Ini adalah sumpah sangat sakral, kalian harus fokus mendengarkan dan menjawabnya dengan baik. Apa kalian siap?" Tanya pendeta


"Siap Pendeta!" Jawab kami serempak


"Baiklah, mari kita mulai!


Kepada pengantin pria, apakah anda bersumpah akan selalu setia terhadap istri anda, selalu melindungi, mencintai, menyayangi istri dan keluarga dari istri anda?"


"Saya bersumpah dihadapan semua saksi disini jika saya akan selalu setia, selalu melindungi, mencintai, menyayanginya dan juga keluarga dari istri saya Glory Hirahara!" Jawabnya YuuGi dengan penuh keseriusan, sekarang giliranku


"Baik, kami sebagai saksi disini sudah mendengar sumpah anda.


Kepada pengantin wanita, apakah anda bersumpah akan selalu setia mendampingi didalam suka maupun duka, mencintai, menyayangi suami dan keluarga dari suami anda?"


"Iya!, Saya bersumpah dihadapan semua saksi disini, saya akan selalu setia mendampingi suami saya di dalam suka maupun duka, mencintainya dengan penuh kasih, menyayanginya juga kepada kedua mertua dan ipar ipar saya semuanya!" Jawabku, YuuGi melirik ke arahku dengan senyuman manisnya.


"Baik, karena keduanya sudah saling bersumpah di hadapan kita semua disini sebagai saksi. Kedua pengantin resmi menjadi pasangan suami istri! Semoga Tuhan selalu memberkati pernikahan kalian dan hubungan kalian akan menjadi langgeng selamanya! Glory Hirahara karena anda sudah menjadi bagian dari keluarga Dellamorta maka, nama anda mulai hari ini di waktu ini akan di ganti menjadi Glory Dellamorta dan meninggalkan nama marga sebelumnya! Selamat ya kalian" Kata pendeta di barengi dengan suara tepuk tangan para hadirin, mereka semua bersorak-sorai gembira begitu juga dengan paman Gaiya yang terlalu senang sampai menangis..

__ADS_1


Setelah pendeta pergi karena katanya sedang ada urusan, dan acara pernikahan ku juga sudah selesai. Sekarang di lanjutkan dengan acara melempar buket bunga, tapi sebelum itu seseorang mengejutkan semua orang dengan teriakkannya dari jauh..


"Hentikan! Bagaimana bisa kalian melangsungkan pernikahan tanpa sepengetahuanku? Berani-beraninya pelakor sepertimu menempati tempat di sampingnya YuuGi dengan gaun pengantin itu! Seharusnya aku yang berada di sana saat ini!" Teriak seorang wanita cantik semampai menghampiriku dengan air mata di pipinya.


Semuanya terkejut dan kebingungan, apa lagi aku. Aku dipanggil pelakor oleh wanita ini, ada hubungan apa dia dengan YuuGi? Ku lihat ke arah mertuaku, mereka juga kebingungan dan terlihat marah dengan kelakuan wanita itu yang bikin suasana jadi gaduh.


"Pelakor? Apa maksudmu? Sebenarnya siapa yang pelakor disini? Bukannya itu kamu?" Tanyaku marah, aku tidak suka digituin sama orang yang aku kenal dan datang datang malah menyebutku pelakor


"YuuGi jelaskan! Jelaskan kepada semuanya kalau yang seharusnya menikah denganmu itu adalah aku!" Katanya mengabaikan pertanyaan ku, aku melirik ke arahnya YuuGi . Pandangannya dingin dan menunjukkan ketidaksukaannya pada wanita itu, aku jadi merasa bersyukur karena sepertinya mereka tidak ada hubungan apa apa


"Apa yang kamu katakan? Mori Gatsuu? Apa kau menghabiskan obatmu lagi sehingga kau kumat dan berhalusinasi dengan merusak acara pernikahanku yang suci ini?" Kata YuuGi. Mendengar kata marga Gatsuu aku jadi teringat dengan Ran Gatsuu di kelasku yang ibunya sering berlangganan denganku untuk membeli narkoboy.


"Apa katamu?! Kau yang telah membuatku menggunakannya! Kau mencampakkanku dan malah menikah dengan Valley dan setelah Valley mati kau malah terus menikah dan tidak pernah melirikku! kau, kau kenapa melakukan itu? Bukankah kau tau kalau aku mencintaimu?" Teriaknya sambil terus mengeluarkan air mata, akhirnya aku tau ternyata mereka pernah ada hubungan.


"Jaga bicaramu! Aku tidak menikahimu karena aku tidak mencintaimu! Dan yang kau tau, bukan aku yang menyebabkan kamu gila tapi kamu sendiri yang membuat dirimu tersiksa. Seharusnya kau sadar dan seharusnya kau bersyukur karena aku tidak pernah berfikiran untuk menikahimu. Kau tau kan mantan istriku semuanya nasibnya bagaimana?" Jelas YuuGi panjang lebar.


Dari mendengar kalimatnya YuuGi aku tau kalau YuuGi menyukai wanita di depanku ini, tapi dia tidak mau nasib wanita itu sama seperti mantan istri istrinya dulu. Dan kalimat nya itu juga membuatku tersadar kalau aku sudah masuk ke dalam list istrinya yang tidak tau akan bernasib seperti apa. Apakah sama seperti mantan istrinya yang dulu atau bagaimana

__ADS_1


"Kau.... Kenapa melakukan ini? Tidak pernahkah kau mencintaiku selama ini? Padahal aku yang selalu ada di sampingmu dulu tapi kenapa kau menikahnya dengan Valley?! Dan sekarang apa? Kau menikah lagi dengan perempuan centil seperti dia!" Katanya yang membuatku tersinggung.


"apaan? Dia menyebutku Centil? Dia kira aku penggoda duda tajir ini kah? Ngga lah njir, aku aja kemarin di ancem agar mau melakukan pernikahan ini." Kataku dalam hati, tapi di luar aku hanya diam.


Kemudian mertuaku menyuruh seseorang untuk menangkap wanita itu dan melanjutkan acara pernikahan nya. Sebenarnya semuanya kacau karena acara tiba-tiba di hentikan dan tamu undangan semuanya balik bekerja. Ayahku juga balik pulang ke rumah, mertuaku juga pulang ternyata mereka tidak serumah dengan YuuGi dan rumah ini adalah rumahnya YuuGi sendirian.


Setelah semuanya pulang, akhirnya rumah ini sangat sepi. Bahkan pelayan yang banyak tadi ternyata bukan pelayan tetap di rumah ini, hanya ada beberapa anak buah YuuGi yang merupakan anggota mafia juga masih berada di rumah itu. Dan mereka merupakan penetap di rumahnya YuuGi bekerja sebagai pelayannya YuuGi sekaligus menjaga keamanan rumah.


"Apa-apaan ini? Gitu doang acaranya? Selesai sudah ya? Hisss kenapa ngga ada honeymoon sih, kan di film film biasanya gitu... Habis nikah mereka honeymoon ke Paris berduaa selama sebulan jalan jalan keliling dunia, dan menghabiskan malam pertama mereka di hotel mewah yang ada di Paris sambil menikmati pemandangan kota yang indah" Gumamku yang tidak sadar di dengar oleh YuuGi sendiri.


"Parah banget impianmu dek" Panggil nya, seketika aku jadi terkejut dan menoleh ke arahnya yang masih berdiri di pintu yang sedang tertutup.


"Ahh ehh?? Bagaimana kau bisa masuk? Dasar cabul! Ini kan kamarku!" Teriakku, dia memiringkan kepalanya sambil berjalan mendekatiku. Aku ketakutan dong


" Kamarmu? Siapa yang bilang kalau ini adalah kamarmu? Sekarang ini adalah kamar kita, kamar ini dulu adalah milikku jadi sejak kapan kamar ini adalah milikmu?" Tanyanya sambil mencondongkan badannya ke arahku, aku menjauh karena wajah tampannya terlalu dekat. Kemudian dia berjalan memutar dan berbaring di sampingku.


"Ka-kamar kita? Aku ngga mau! Aku mau ganti kamar aja!" Kataku sambil berdiri ingin meninggalkan kamar itu, tapi tangannya menarikku dengan sangat kuat sehingga aku jatuh terjatuh dan terbaring di sampingnya.

__ADS_1


(note: Eh njir damagenya bukan main\>//<)


__ADS_2