Istri Kecil Di Keluarga Mafia

Istri Kecil Di Keluarga Mafia
Chapter42 Orang Gila


__ADS_3

"Baiklah, aku akan pergi maaf menganggu" Kata YuuGi lemas


"Tunggu dulu Tuan, kita tidak bisa langsung mempercayai kata-kata begitu saja. Bagaimana jika kita periksa setiap ruangan yng ada di rumah ini, jika tidak ada baru kita bisa pergi" Kata Rey yang membuat Esa terkejut.


YuuGi menoleh ke arah Rey dan kemudian mengangguk, sepertinya YuuGi setuju dengan idenya Rey. Tapi tidak dengan Esa, dia merasa keberatan jika semua ruangan yang ada di rumahnya bakalan di periksa. Hal itu semakin membuat Rey percaya diri dengan dugaan nya.


"Jika kau tidak mengijinkan kami memeriksa semua ruangan yang ada rumahmu berarti kau sedang menyembunyikan sesuatu kan?" kata Rey memanas manasin YuuGi yang ada di sampingnya.


"Bu-bukan begitu tapi...."


"Periksa semua ruangan Rey!" Kata YuuGi. Esa tidak bisa menolak perintah YuuGi yang kemudian mengijinkan mereka memeriksa ruangannya satu persatu. Dan yang benar saja, ada beberapa laki-laki mendiami kamar kamar yang ada di rumahnya Esa dan tidak ada tanda tanda kalau Glory pernah ada di rumah ini.


YuuGi terlihat kecewa dan kemudian pergi meninggalkan rumahnya Esa tanpa berpamitan. Rey membungkuk ke Esa dan kemudian pergi mengikuti YuuGi keluar.


"Aku harus mencari Glory kemana lagi? Rey kau punya ide?" Tanya YuuGi


"Ya, saya juga bingung mau mencari Nyonya Muda kemana. Karena handphone nya mati kita tidak bisa menghubungi dan melacak tempat Nyonya berada. Bagaimana jika kita mencarinya ke bangunan bawah tanah, tempat Nyonya bekerja sebelumnya sebagai penjual K3?" Jawab Rey

__ADS_1


Serasa masuk akal, YuuGi mengiyakan idenya Rey yaitu untuk mencari Glory di bangunan bawah tanah. Mereka pun pergi ke lokasi yang di tuju.


Sementara itu, di pagi ini aku masih di rantai di atas kasur dan aku belum mandi seharian. Dan di pagi ini juga aku belum sarapan sama sekali, air pun tidak ada. Benar-benar tersiksa aku tinggal di tempat ini.


Aku menangis dan berdoa berharap agar YuuGi beserta keluargaku cepat menemukan ku, membawaku balik ke rumah dan hidup normal seperti biasa.


Tak lama kemudian laki-laki yang berbadan besar bertato itu datang, masuk ke kamar dan membawa makanan. Sekarang dia memakai setelan jas, dan dia terlihat keren memakainya. Dirasakan dari suasana rumah yang sunyi dan yang selalu datang membawakanku makanan dan membawakanku kebutuhan lain hanya pria ini, aku menebak jika di rumah ini hanya ada aku dan dia. Tidak ada pembantu atau anggota keluarga lainnya di rumah itu.


"Sayang aku pulang, aku tau kau pasti lapar dan sekarang aku sudah membawakanmu makanan. Jadi berhentilah menangis, kau mau aku saupin? Makanan kali ini enak loh, aku membeli ikan sarden kalengan di minimarket. Haha maklum aku tidak pandai memasak, aku takut kau tidak akan menyukai masakanku jika aku memasak hari ini tapi kalau untuk makan sendiri, masakanku tidak buruk buruk amat bisa dimakan lah intinya." Katanya, sambil menyiapkan makanan dari bungkus lain ke sebuah piring.


"Diamlah, ternyata kau banyak omong juga ya. Apakah setiap ceritamu itu bisa di percaya?" Tanyaku


"Oh? Glory ternyata kau galak juga ya, aku kira anak polos lugu yang tidak berani berbicara kepadaku. Tapi sepertinya kau sudah tau kalau aku sebenarnya adalah orang baik, jadi kau tidak perlu takut takut karena aku tidak akan memakanmu. Tapi jika aku ingin aku akan memakanmu dengan lahap, makanya jadilah anak yang baik dan penurut maka aku akan memperlakukan mu dengan baik" Katanya lagi, kata-katanya lancar seperti air mengalir


"Ku bilang diamlah, sekarang cepat lepaskan rantai ini. Badanku bau dan aku perlu mandi dan gosok gigi" Bentakku


"Hais aku lupa kalau kau belum mandi, tapi walaupun demikian kau masih tetap cantik dan bersinar sempurna. Itulah sebabnya aku menjadi jatuh cinta kepadamu, baiklah karena kamu tidak suka aku berbicara banyak. Sekarang aku akan mengantarmu ke kamar mandi dan membantumu untuk mandi" Jelasnya

__ADS_1


"Kau tidak perlu membantuku mandi, aku tidak akan kabur . Aku juga tidak tau dimana tempat ini" Jawabku


"Bagaimana aku bisa mempercayaimu? Eh bentar aku mau ngambil sesuatu dulu, jika kau lapar makanlah dulu. Tapi terserah kamu juga sih mau makan dulu baru mandi, atau mandi dulu baru makan. Semuanya bagus" Katanya yang kemudian pergi keluar.


Tak lama kemudian dia datang dengan membawa rantai baru, tapi kali ini bentuk rantainya berbeda. Seperti sebuah rantai anjing, dan yang benar saja itu benar benar rantai anjing. Pria yang bernama K ini pun memasangkan kalung rantai di leherku, dan kemudian melepaskan rantai rantai yang lain yang ada di tangan dan kakiku.


"Apa maksudnya ini? Bagaimana bisa aku mandi jika masih menggunakan rantai? Kau gila ya, kau kira aku ini anjingmu?" Aku marah marah


"Kan sudah ku bilang kau tinggal nurut dan melakukan apa yang aku suruh jika ingin hidupmu baik-baik saja karena aku mencintaimu. Dan kemarin aku juga bilang kalau aku akan menjadikanmu seperti Dogina yang cantik dan aku menyukainya. Sekarang mari kita mandi" Katanya sambil mengancam dengan senyuman


Dogina? Itu kan nama anjing perempuan, kenapa dia menyebutku Dogina? Aku berjalan mengikutinya dari belakang, tangannya masih memegang rantai yang di pasangkan di leherku. Aku berjalan melewati lorong lorong gelap dan di sepanjang perjalanan ke kamar mandi aku tidak menemui satu orang pun disana, dan seperti tebakanku di rumah yang besar ini hanya ada aku dan dia.


Aku memberanikan diri untuk bertanya


"Kau tinggal dengan siapa di rumah ini Master K?" Tanyaku, tiba-tiba dia berhenti berjalan dan berbalik ke arahku. Suasananya mendadak berubah menjadi horor, aku merinding saat dia menepuk kedua pundak ku dan mukanya tiba-tiba maju tepat di depan wajahku, sangat dekat.


"Kenapa kau menanyakan hal yang sudah kau ketahui? Tentu saja sekarang aku tinggal bersama sayangkuuu disini yaitu kamu, kenapa? Kau takut kalau orang lain akan merusak kebahagiaan kita berdua di rumah ini? Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, aku akan tetap ada disisi mu dan menjadi sandaran ternyaman untukmu tertidur. Tenang saja, tidak akan ada orang yang berani mengusik kita berdua disini. Sekarang kita berdua tapi mungkin nanti kita akan bertambah anggota lagi, yaitu anak anak kita nanti aku sangat menantikan kehadiran mereka di antara kita. Kau setuju sayang?" Tubuhnya bergidik mendengar kata-katanya yang sangat menyeramkan.

__ADS_1


__ADS_2