Istri Kecil Di Keluarga Mafia

Istri Kecil Di Keluarga Mafia
Chapter28 Ngga tau malu!


__ADS_3

Hotel Dellavedova adalah Hotel lama yang didirikan oleh kakeknya YuuGi dan sekarang sudah di kelola oleh YuuGi. Hotel yang megah dan mewah itu hanya di datangi oleh tamu tamu yang berdompet tebal saja karena harga kamarnya yang sangat mahal membuat rakyat jelata menggeliat karena mahalnya.


Valen yang sudah selesai shopping, sekarang menyempatkan diri datang ke Hotel Dellavedova demi bertemu dengan YuuGi. Karena dia tau kalau YuuGi yang sekarang menjadi pemilik hotel itu, dan YuuGi merupakan boss yang sangat rajin datang ke hotelnya dan mengelola hotel secara pribadi.


Dia langsung masuk ke lobi depan dan bilang mau memesan kamar. Dia juga bilang kalau dia mau bertemu dengan YuuGi secara terang-terangan dengan wajah ceria. Resepsionis tidak mengijinkan Valen bertemu dengan YuuGi


"Anu , aku ingin bertemu dengan Pak YuuGi bisa kan ya?" Tanya Valen dengan santainya seperti orang yang benar-benar sudah akrab dengan YuuGi


"Maaf buk, apa anda punya janji dengan beliau sebelumnya?" Tanya resepsionis sopan


"Hah?! Emang harus punya janji dulu? Aku ini tunangannya loh! Apa-apaan kamu tidak sopan sekali! Cepat antar aku ke ruangannya YuuGi!" Ketus Valen ngaku-ngaku sebagai tunangannya YuuGi. Resepsionis itu jadi terkejut, karena yang dia tau YuuGi itu sudah menikah, walaupun aku yang merupakan istrinya YuuGi tidak pernah datang ke hotel tapi resepsionis itu kenal dan bahkan akrab denganku sebagai istrinya YuuGi di acara makan malam yang sangat singkat itu.


Tapi karena ngga mau masalah jadi makin panjang, dan dia menjadi bahan ocehannya nya Valen yang buruk itu. Akhirnya Resepsionis itu mengantarkan Valen ke ruangan kerjanya YuuGi bukannya mengantarkan ke ruangan yang dia sewa.


Valen berjalan dengan penuh percaya diri, semua orang yang di temuinya di sepanjang lorong hotel dia beri senyum, sepertinya hatinya sangat gembira.


Sesampainya di depan pintu ruangannya YuuGi bekerja, resepsionis meninggalkan Valen di depan dan menyuruhnya untuk masuk sendiri karena dia takut kena marah, dan lebih parahnya dia bisa di pecat begitu saja karena YuuGi orangnya sangat ketat karena dia merupakan anak mafia.


Tok tok tok!

__ADS_1


Suara ketukan pintu sebanyak tiga kali, dan sesaat kemudian ada sahutan dari dalam. YuuGi melirik ke pintu dan mempersilahkan orang yang mengetuk pintu itu untuk masuk dengan segera.


"Masuklah!" Jawabnya dari dalam. Valen pun segera membuka pintu dan masuk ke dalam. Dia terkejut dengan ruangan kerjanya YuuGi yang begitu besar dan mewah, banyak ada barang barang yang terlihat mahal dan berkilau. Sedangkan YuuGi sangat terkejut melihat seorang perempuan yang tidak dia kenali masuk begitu saja ke ruangannya tanpa memberi salam.


"Siapa kamu? Ada urusan apa kamu ke sini? Tidak sopan sekali kamu!" Bentak YuuGi marah melihat tingkah laku perempuan itu yang menyentuh barang sana sini tanpa ijin. Kemudian perempuan itu melihat ke arah YuuGi dan menjawab


"Ah aku Valen dari....." Kata katanya terhenti saat melihat betapa tampannya YuuGi yang ada di hadapannya berdiri dan menatap tajam ke arahnya. Dia terpesona, terpana dan pokoknya terhura sekali saat melihat wajah tampannya YuuGi. Tapi beda dengan YuuGi dia terlihat kesal dan berjalan ke arah Valen yang masih terpana.


Tapi sesaat dia sadar, karena tadi pagi dia di telpon oleh ayahnya karena teman lamanya akan pulang dengan membawa anaknya yang merupakan seorang perempuan yang bernama Valen. Dia berhenti dan menatap lebih dalam ke arah Valen, wajah cantik yang tak tertandingi, badan kurus tinggi dan seksi, baju tak murahan dan semuanya branded.


"Kamu Valen anaknya Paman Eddy yang di bicarakan ayah tadi pagi?" Tanya YuuGi


"Ka-kamu kenal sama aku? Jangan jangan kau sudah mengetahui tentang rencana pertunanganku denganmu? Ahh aku jadi tak bisa berkata-kata lagi karena saking senangnya>//<" Kata Valen sangat ekspresif.


"Tunangan? Apa maksudmu? Apakah kita saling kenal?" Tanya YuuGi terkejut dong


"Iya tunangan! Karena kata ayahku, ayahmu dan ayahku dulu itu punya perjanjian. Disaat di antara mereka masing masing punya anak, laki-laki dan perempuan maka mereka akan di tunangkan dan akan menikah. Ayahku dan ayahmu akan menjadi besan" Jelasnya. Pemikirannya benar-benar masih kekanak-kanakan, YuuGi kesal melihat tingkahnya Valen dan cara bicaranya Yang sangat tidak tau malu.


"Iya mungkin kau ada benarnya, mungkin pada jaman dulu ayahku dan ayahmu mempunyai janji yang seperti itu. Tapi sekarang bukan saatnya untuk bermain-main! Aku sudah tua, bukan aku yang seharusnya kau cari. Mungkin saja orang yang akan ditunangkan denganmu adalah adikku Roka" Jelas YuuGi

__ADS_1


"Tidak, kata ayah orang akan menjadi tunangan ku adalah YuuGi bukan Roka. Namamu YuuGi kan? Berarti tak salah lagi, orang yang di maksud adalah kamu" Kata Valen sambil berjalan dan duduk di sofa bahkan tanpa seijin YuuGi.


YuuGi memegang kepalanya, dahinya mengkerut dan bibirnya bergetar. Dia menelepon ayah mertua dengan sigap dan cepat, baru nelpon udah di jawab oleh ayah mertua.


"Halo? Ya ada apa YuuGi?" sapa ayah mertua kepada anaknya yang secara tetumbenan nelpon duluan


"Apa maksudnya ini?" Tanya YuuGi tanpa basa-basi


"Apanya yang apa anakku? Ayah tidak mengerti dengan maksud mu" Tanya ayah mertua terkejut karena YuuGi tiba-tiba nelpon langsung nanya maksud yang belum dia mengerti


"Apa maksudmu bilang kalau kau bakalan mempertunangkanku dengan Valen anaknya sahabat ayah yang dulu itu? Dan bahkan di Valen ini datang ke ruangan kerjaku di hotel! Ayah pokoknya aku ngga mau tau, cepat batalkan perjanjian konyol itu! Ayah kan tau kalau aku sudah punya Glory, dia istriku! Aku menikahi nya juga karena perjanjian, berhentilah bermain-main dengan perjanjian yang melibatkan ku tanpa persetujuan!" Jelas YuuGi panjang lebar, dia sangat kesal dengan ayahnya


"Apa? Pertunangan? Siapa yang bertunangan? Apa salah ayah? Ayah sama sekali tidak mengerti" Sahut ayah mertua yang benar-benar tidak mengerti dengan maksudnya YuuGi karena ayah mertua sama sekali tidak tau hal itu.


"Ahh ayah pasti pura-pura tidak tau! Pokoknya aku mau berhentilah bermain-main dan putuskan perjanjian konyol itu sekarang! Dan suruh si Valen ini untuk segera pergi! Dia sangat menganggu!" Kata YuuGi marah dan segera menutup telepon tanpa pamit.


Setelah itu dia melihat ke arah Valen yang daritadi ngga diem diem, dia kesana kemari menyentuh semua barang dan mengamatinya.


"Hey kau manusia! Pergi kau sekarang! Jangan menyentuh -nyentuh barang tanpa ijin!" Bentak YuuGi seperti membentak seorang anak kecil yang sangat nakal.

__ADS_1


Tapi si Valen itu malah tersenyum dan kegirangan, dia bahkan tidak mendengarkan kata-kata nya YuuGi dan tetap asyik dengan dirinya sendiri di ruangan orang lain.


Note: Jangan di tiru yang sikapnya si Valen itu, ngga baik!


__ADS_2